Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Samakmur Samakmur; Mara Judan Rambey; Dinda Vebrina
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) apakah terdapat sektor unggulan pertanian di Kabupaten Tapanuli Selatan, 2) Spesialisasi pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten tapanuli Selatan, 3) Pertumbuhan Sektor-sektor Unggulan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi yang dijadikan peneliti dalam penelitian ini adalah Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Tapanuli Selatan dan Produk Domestik Regional Bruto Sumatera Utara Tahun 2019-2023 Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Konstan 2010, selama 5 tahun X 17 uraian = 85 populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diketahui bahwa nilai hasil sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menunjukkan nilai LQ > 1 yaitu sebesar 1,84 yang berarti sektor ini termasuk ke dalam sektor unggulan. Hasil sektor pertambangan dan penggalian mempunyai nilai LQ > 1 yaitu sebesar 8,46 yang berarti sektor ini termasuk sektor unggulan. Hasil sektor jasa keuangan dan asuransi mempunyai nilai LQ < 1 yaitu sebesar 0,29 yang berarti sektor ini tidak termasuk ke dalam sektor unggulan. Hasil nilai sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib mempunyai nilai LQ <1 yaitu sebesar 0.018 yang berarti sektor ini termasuk ke dalam sektor unggulan.
Pengaruh Praktik Pengalaman Lapangan (Ppl) Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Prodi Ekonomi/Akuntansi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Samakmur Samakmur; Mara Judan Rambey; Dinda Vebrina
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 5 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (in-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i5.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Gambaran Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), 2) Gambaran Kesiapan Menjadi Guru 3) Pengaruh Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Prodi Ekonomi/Akuntansi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh Mahasiswa Prodi Ekonomi/Akuntansi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan yang berjumlah 253 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sehingga sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 45 orang. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa gambaran Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Prodi Ekonomi/Akuntansi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan memperoleh nilai rata-rata yaitu 66,31. Apabila dikonsultasikan pada kriteria penilaian yang terdapat pada Bab III tabel 3.5, berada pada posisi “Baik”, sedangkan nilai rata-rata Kesiapan Menjadi Guru yaitu 66,18. Apabila dikonsultasikan pada kriteria penilaian pada Bab III tabel 3.5, maka berada pada posisi “Baik”. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan dapat diketahui bahwa nilai thitung 8,446 > ttabel 2,016 dan signifikan 0,001<0,05, artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terhadap Kesiapan Menjadi Guru Mahasiswa Prodi Ekonomi/Akuntansi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Mengolah Singkong Menjadi Kue Lapis Legit Desa Runding Mengolah Singkong menjadi kue Samakmur Samakmur; Nur Aidah Siregar; Robiatul Adawiah Rangkuty; Herman Syaputra Pasaribu
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Edisi Agustus 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.956 KB) | DOI: 10.37081/adam.v1i2.896

Abstract

  Freshwater cassava is one of the aquaculture commodities that is economically viable. Hutaimbaru is one of the villages in the Hutaimbaru sub-district where most of the residents have freshwater cassava ponds either for hobbies or additional income, therefore students are encouraged to carry out PKM activities in this village to develop freshwater cassava farming in this village. The objectives of this PKM are (1) to know what freshwater cassava farming is (2) to know how to cultivate freshwater cassava in a narrow area of ​​hutaimbaru village (3) to know the positive impact of freshwater cassava farming in the hutaimbaru village. The data collection technique used includes observation and documentation, the method used in its implementation is the Participatory Rural Appraisal method, which is an approach method that invites the community to participate in the development of activities. The results achieved from this PKM activity are increasing and developing interest and pote nsi of the community in freshwater cassava farming activities, as well as the realization of the image and development of freshwater cassava farming in improving the economy of the surrounding community.   Keywords : Managing cassava into a legit layer cake, Runding Village     Abstrak Singkong merupakan salah satu komoditas perkebunan manfaat yang bernilai ekonomis.Runding adalah salah satu desa di kecamatan panyabungan barat yang sebagian besar penduduknya memiliki lahan baik untuksekedar hobi atau tambahan dari penghasilan,oleh karena itu mahasiwa terdorong untuk melakukan kegiatan Pkm pada desa ini untuk mengembangkan manfaat singkong pada desa ini.Adapun Tujuan Pkm ini yaitu (1) mengetahui apa itu manfaat singkong  (2) Mengetahui bagaimana cara memanfaatkan singkong dilahan sempit desa runding (3) mengetahui dampak positif dari budidaya singkong dilahan sempit desa Runding.Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi,metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah metode model Participatory Rural Apraissal yaitu suatu metode pendekatan yang mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi pada pengembangan kegiatan yang dilaksanakan.Hasil yang dicapai dari kegiatan Pkm ini yaitu meningkat dan berkembangnya minat dan potensi masyarakat dalam kegiatan manfaat singkong,serta terwujudnya citra dan berkembangnya memanfaatkan singkong dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.   Kata Kunci :  Mengolah Singkong menjadi kue lapis legit