Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kolaborasi Pesantren dan Perguruan Tinggi Islam: Model Manajemen Kemitraan Berkelanjutan Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali; Marlina, Marlina
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/9s94b812

Abstract

Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam merupakan langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kedua institusi ini dapat saling melengkapi dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, memiliki kekayaan nilai-nilai moral dan spiritual yang sangat penting. Di sisi lain, perguruan tinggi Islam membawa pendekatan akademis yang lebih modern dan sistematis. Melalui metode library research, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk menganalisis praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Misalnya, kolaborasi dalam bentuk program pertukaran pelajar atau pengembangan kurikulum bersama dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat. Namun, tantangan seperti perbedaan manajemen dan visi pendidikan sering kali muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat peran sosial pesantren dalam masyarakat. Dengan mengintegrasikan kekuatan masing-masing, kolaborasi ini dapat menciptakan model pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kesimpulannya, kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam tidak hanya bermanfaat bagi institusi itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Karakter Islam Refleksi Untuk Pendidikan (Karakter Yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Guru) Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Qomarudin, Muslih
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i3.3843

Abstract

Pendidikan karakter sungguh dapat menahan kemerosotan mental dan perilaku manusia. Selain itu, pendidikan karakter dapat juga meningkatkan mutu dan kualitas manusia yang sempurna, sebagai abdullah dan khalifatullah. Karakter yang baik dapat mengantarkan manusia mencapai ketentraman dan ketertiban hidup bersama (bermasyarakat). Artikel ini disusun dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), baik berwujud buku-buku maupun jurnal ilmiah lainnya yang relevan dengan tema pembahasan. Setelah bahan-bahan kajian terkumpul, maka langkah selanjutnya adalah analisis bahan kajian kemudian dijelaskan dengan deskriptif untuk mendapatkan kerangka teoritis yang konstruktif tentang “Karakter Islam Refleksi untuk Pendidikan”. Karakter bagi seorang guru yang dapat digali dari sumber agama Islam diantaranya adalah: berakhlak Islamiah yang benar dan kokoh, mengamalkan syariah secara benar dan baik, ikhlas dan khusnuzan kepada Allah, berakhlak karimah, mencintai ilmu dengan berusaha menguasai IPTEK dan ilmu agama, bersyukur, beretos kerja islami tinggi, profesional, sabar dan tawakal, serta menebarkan rahmat bagi sesama.
Peran Deep Learning dalam Optimalisasi Proses Manajemen Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Dwi Novianti
Edu-MI Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2025): Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Edu-MI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini, teknologi informasi telah menjadi komponen yang sangat penting dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan. Perkembangan teknologi yang pesat mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang menjanjikan adalah penerapan deep learning dalam manajemen pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Deep learning, sebagai bagian dari kecerdasan buatan (artificial intelligence), memiliki kemampuan untuk memproses data dalam jumlah besar, mengenali pola, dan menghasilkan prediksi yang akurat. Teknologi ini dapat membantu mengoptimalkan proses belajar mengajar melalui analisis kebutuhan belajar siswa, meningkatkan efisiensi pengelolaan data akademik, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih personal sesuai kemampuan dan gaya belajar masing-masing siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran deep learning dalam manajemen pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah, dengan menggunakan studi pustaka sebagai metode utama. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa penerapan deep learning berpotensi meningkatkan hasil belajar siswa, mempermudah pengambilan keputusan manajerial, serta mendorong inovasi pembelajaran yang berkelanjutan di lingkungan madrasah
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran PAI di MI Roudhotu Tolibin Pisang Indah Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Moh. Solikul Hadi
Edu-MI Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2025): Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Edu-MI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media pembelajaran interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Roudhotu Tolibin Pisang Indah. Pengembangan media ini berangkat dari permasalahan rendahnya variasi bahan ajar konvensional serta kurangnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, yang berdampak pada minimnya pemahaman konsep dan motivasi belajar. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi di kelas, serta evaluasi efektivitas. Media berbasis AI yang dikembangkan dilengkapi dengan fitur pembelajaran adaptif, kuis otomatis, umpan balik instan, audio-visual interaktif, serta simulasi sederhana materi PAI untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini layak digunakan dengan skor rata-rata validasi ahli sebesar 88% dan respons siswa mencapai 91%, yang menandakan bahwa tampilan, isi materi, serta kemudahan penggunaan sangat diterima oleh pengguna. Selain itu, terdapat peningkatan hasil belajar sebesar 27% setelah penggunaan media, menunjukkan bahwa integrasi AI berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep dan partisipasi aktif siswa. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AI dapat menjadi alternatif inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di madrasah ibtidaiyah
Implementasi Pelatihan Public Speaking sebagai Upaya Membangun Kepercayaan Diri Santri Mahasiswa Ma’had al-Jami’ah Al-Hikmah Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Rahmatun Liana
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan public speaking bagi santri mahasiswa Ma’had al-Jami’ah Al-Hikmah Way Kanan dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum. Berdasarkan hasil pengamatan awal, sebagian besar santri mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan secara terstruktur, kurang percaya diri, dan gugup ketika berbicara di hadapan audiens. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pendekatan pelatihan berbasis praktik yang meliputi pemahaman konsep dasar public speaking, latihan vokal dan artikulasi, teknik menyusun pidato, dan praktik berbicara secara langsung dengan umpan balik (feedback) dari instruktur. Peserta kegiatan berjumlah 13 santri, terdiri atas 7 santri putri dan 6 santri putra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan terkait keberanian tampil, kelancaran berbicara, kemampuan mengorganisasi ide, serta penguasaan bahasa verbal dan non-verbal. Pelatihan public speaking terbukti efektif dalam membangun kepercayaan diri santri mahasiswa, serta dapat dijadikan program pembinaan berkelanjutan di lingkungan Ma’had al-Jami’ah
Penguatan Moderasi Beragama melalui Majelis Taklim Digital di Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan Ali Kuswadi; Feri Riski Dinata; Dinata Firmansyah
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan moderasi beragama di masyarakat pedesaan, khususnya di Kampung Simpang Asam, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, di tengah pesatnya perkembangan media digital yang turut memengaruhi cara masyarakat memperoleh pemahaman keagamaan. Topik ini dipilih karena majelis taklim memiliki peran strategis sebagai wahana pembinaan keagamaan yang dekat dengan masyarakat, namun memerlukan penguatan melalui pendekatan digital agar lebih adaptif, inklusif, dan mampu menangkal pemahaman keagamaan yang bersifat ekstrem maupun eksklusif. Metode pengabdian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan masyarakat, sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama, pendampingan pengelolaan majelis taklim berbasis digital, serta pelatihan pemanfaatan media sosial dan platform komunikasi daring sebagai sarana dakwah yang edukatif dan moderat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman jamaah terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan berbasis digital, serta berkembangnya sikap toleran, seimbang, dan bijak dalam menyikapi perbedaan dan informasi keagamaan di ruang digital. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penguatan moderasi beragama melalui majelis taklim digital merupakan model pengabdian yang efektif dan berkelanjutan dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang harmonis serta relevan dengan tantangan era digital di masyarakat pedesaan
URGENSI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DAN PENDIDIKAN ISLAM Kuswadi, Ali
Istinbath Vol 15 No 1 (2015): Istinbath
Publisher : Kopertais Wilayah VII Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya Islam memandang setiap manusia merupakan pemimpin (Khalifah). Sehingga setiap umat Islam sebagai pemimpin harus berusaha secara maksimal untuk meneladani kepemimpinan Rasulullah sebagai konkretisasi kepemimpinan Allah SWT dan peran Allah sebagai pencipta, pengajar dan pendidikan terhadapt umat manusia secara operasional diamanahkan kepada Rasulallah Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan para ulama’ sebagai pewarisnya. Nabi Muhammad SAW selalu berdakwah untuk mendorong manusia agar melaksanakan kebaikan dan menuruti petunjuk, menyuruh mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka dari perbuatan munkar, agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat, begitupula dalam dunia pendidikan selalu membimbingan atau memipin secara sadar oleh si pendidikan terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
URGENSI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DAN PENDIDIKAN ISLAM Kuswadi, Ali
Istinbath Vol 15 No 1 (2015): Istinbath
Publisher : Kopertais Wilayah VII Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya Islam memandang setiap manusia merupakan pemimpin (Khalifah). Sehingga setiap umat Islam sebagai pemimpin harus berusaha secara maksimal untuk meneladani kepemimpinan Rasulullah sebagai konkretisasi kepemimpinan Allah SWT dan peran Allah sebagai pencipta, pengajar dan pendidikan terhadapt umat manusia secara operasional diamanahkan kepada Rasulallah Muhammad SAW yang kemudian dilanjutkan para ulama’ sebagai pewarisnya. Nabi Muhammad SAW selalu berdakwah untuk mendorong manusia agar melaksanakan kebaikan dan menuruti petunjuk, menyuruh mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka dari perbuatan munkar, agar mendapat kebahagiaan di dunia dan di akhirat, begitupula dalam dunia pendidikan selalu membimbingan atau memipin secara sadar oleh si pendidikan terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
Kolaborasi Pesantren dan Perguruan Tinggi Islam: Model Manajemen Kemitraan Berkelanjutan Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali; Marlina, Marlina
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/9s94b812

Abstract

Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam merupakan langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kedua institusi ini dapat saling melengkapi dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, memiliki kekayaan nilai-nilai moral dan spiritual yang sangat penting. Di sisi lain, perguruan tinggi Islam membawa pendekatan akademis yang lebih modern dan sistematis. Melalui metode library research, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk menganalisis praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Misalnya, kolaborasi dalam bentuk program pertukaran pelajar atau pengembangan kurikulum bersama dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat. Namun, tantangan seperti perbedaan manajemen dan visi pendidikan sering kali muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat peran sosial pesantren dalam masyarakat. Dengan mengintegrasikan kekuatan masing-masing, kolaborasi ini dapat menciptakan model pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kesimpulannya, kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam tidak hanya bermanfaat bagi institusi itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Kolaborasi Pesantren dan Perguruan Tinggi Islam: Model Manajemen Kemitraan Berkelanjutan Dinata, Feri Riski; Kuswadi, Ali; Marlina, Marlina
Islamic Management : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63097/9s94b812

Abstract

Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam merupakan langkah strategis dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana kedua institusi ini dapat saling melengkapi dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan tradisional, memiliki kekayaan nilai-nilai moral dan spiritual yang sangat penting. Di sisi lain, perguruan tinggi Islam membawa pendekatan akademis yang lebih modern dan sistematis. Melalui metode library research, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk menganalisis praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Misalnya, kolaborasi dalam bentuk program pertukaran pelajar atau pengembangan kurikulum bersama dapat menciptakan sinergi yang bermanfaat. Namun, tantangan seperti perbedaan manajemen dan visi pendidikan sering kali muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperkuat peran sosial pesantren dalam masyarakat. Dengan mengintegrasikan kekuatan masing-masing, kolaborasi ini dapat menciptakan model pendidikan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam kesimpulannya, kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi Islam tidak hanya bermanfaat bagi institusi itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.