Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Athar Asmas, Muhammad; Ridwan, Ihwan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 1 No 1 (2022): November
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.605 KB) | DOI: 10.56959/jesfa.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai Di Desa Bababulo Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Studi Kasus Masyarakat Pedesaan Pesisir Pantai)”. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif Kulatitatif. Subjek penelitian adalah kepala desa dan 1 orang, tokoh masyarakat 1 orang,  Ketau BPD, dan organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari Ketua BKM. Tahnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara. Dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk mengetahui Pemberdayaan masayarakat pedesaan pesisir pantai digunakan strategi pemberdayaan masyarakat pedesaan yang memperoleh hasil penelitian bahwa: Pemberdayaan yang dilakukan oleh Organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat sangat baik karena iklim yang dibangun oleh seluruh lapisan masyarakat saling melindungi dan saling membangun fasilitas infrastruktur dan suprasturktur, dan strategi gotong roying yang diciptakn menghasilkan kerjasama yang baik yang berakibat pada mudahnya pemecahan masalah yang di hadapai masyarakat karena pemberdayaan yang dlikaukan bukan sekedar kreatifitas melinkan lebih menekankan pada nilai-nilai kemanusiaan.
Collaborative Learning Networks for Farmer Economic Empowerment: A Literature Review Hasdiansyah, Andi; Ridwan, Ihwan; Ida, Nur; Salama, Salmia
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 12 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v12i1.84809

Abstract

This article examines the role of Collaborative Learning Networks (CLN) in empowering smallholder farmers economically in developing countries through a narrative literature review. CLN models, such as Farmer Field Schools (FFS), Farmer-to-Farmer Extension (F2FE), and Agricultural Cooperatives, offer solutions to address challenges like poverty, low productivity, limited market access, and vulnerability to economic-climatic shocks. The analysis reveals that CLN models contribute to enhancing technical knowledge, adopting sustainable technologies, and improving market access through multi-stakeholder collaboration. Agricultural Cooperatives are effective in strengthening farmers' bargaining power and income stability, while FFS focuses on building technical capacity. However, CLN efficacy depends on inclusive design, equitable network governance, and integration with structural reforms (e.g., land access, credit, and infrastructure). Challenges such as power imbalances, elite dominance, and hierarchical cultural norms may hinder empowerment outcomes. Policy recommendations include multidimensional programs combining technical training with institutional strengthening, gender quotas for women’s participation, and multi-stakeholder collaboration. CLN holds potential as catalysts for sustainable rural development if supported by holistic and context-sensitive approaches.