Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDEKATAN PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL PADA PROGRAM PELATIHAN Ridwan, Ihwan; Dollo, Asdar; Andriyani, Andriyani
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 3 No 2 (2019): Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v3i2.34913

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi pendekatan partisipatory rural appresial pada program pelatihan pengolahan hasil pertanian dan model pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian PRA, lokasi penelitian di Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi Subjek penelitian adalah pengelola PKBM, tokoh masyarakat, mitra dan peserta pelatihan. Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, analisis data yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PRA efektif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan memanfaatkan rumah produksi berbasis teknologi informasi. Model PRA yang diformulasikan dengan pengelola PKBM menemukan bahwa pada tahap refleksi perlu dilakukan monitoring dan evaluasi pada tahap perencanaan dan tindakan agar dapat diketahui output dan outcome dari kegiatan pelatihan.
Implementasi Pendekatan Participatory Rural Appraisal pada Program Pelatihan Ridwan, Ihwan; Dollo, Asdar; Andriyani, Andriyani
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 3, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v3i2.34913

Abstract

This study aims to determine the implementation of the rural appresial participatory approach in the women's empowerment program at PKBM Rezky Amaliyah and the empowerment model. This study uses a qualitative approach to PRA research design, research locations in the Masalle District, Enrekang Regency. data collection techniques using questionnaires, interviews and documentation. Research subjects are managers of PKBM, community leaders, partners and training participants. The technique used is purposive sampling, analysis the data used is quantitative descriptive analysis. The results showed that the PRA approach was effective in improving the standard of living of the community by utilizing information technology-based production houses. The PRA model formulated with PKBM managers found that at the reflection stage it was necessary to monitor and evaluate at the planning and action stages so that the outputs and outcomes of the activities could be known training.
Implementation of Digital Literature Training on Equality Tutor Ridwan, Ihwan; Ida, Nur
Journal of Nonformal Education Vol 8, No 1 (2022): February: Education Equity, Adult Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v8i1.31592

Abstract

Digital literacy training is a human desire both in the pandemic era and in the new normal era because today's society is faced with a period of industrial revolution, therefore, it is necessary to have innovations carried out by PKBM so that the goals are successful. The goals of this research were to: 1) identify the implementation of digital literacy training at PKBM Sipatuwo Deceng, Parepare City and 2) identify whether the implementation of digital literacy training for equivalence tutors is effective?, the approach and type of research used was a quantitative approach with a statistical evaluation research type, the research location was at the Sipatuwo community learning center in Parepare City, the research period started from September to December 2020, the data analysis used was descriptive statistics and applied the T test with the pired sample T test analysis. The results of the study proved that the application of digital literacy training used 2 methods, namely online and offline. For online learning, the learning module was Google Classroom and for offline, operating Ms. Offices. Digital literacy training run effectively by using the Kirkpatrik evaluation model to see the effectiveness of the digital literacy training program, namely at the reaction level, training participants were satisfied, learning levels, training participants have increased understanding. At the behavior level, training participants had better behavior changes, and made the level of result of the training participants felt the good effects from digital literacy training. 
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pengolahan Ikan Lele dan Diversifikasi Produk di UMKM Mutiara Timur Ihwan Ridwan; Dian Wahyudi

Publisher : Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jdm.v3i2.441

Abstract

The women's empowerment program is the most important sector that must be considered in national development. Great women must have expertise at least in politics, economics, religion, law, and education so as not to become subordinates in the life of the state. Strengthening the status of women's position is contained in the Universal Declaration of Human Rights, an effort made in improving the standard of living of society by providing knowledge and skills to create empowered women. Through the women's empowerment program which is carried out together with UMKM Mutiara Timur partners, this is a form of concern about gender equality. Some of the problems faced by partners are as follows: 1) the product produced is only grated; 2) raw materials that are not available at any time due to lack of information obtained about catfish cultivator producers; 3) marketing systems that still rely on distributors and message production; and 4) non-standard product packaging. Efforts made in advancing the business carried out with four approaches, namely (1) providing training in the diversification of catfish preparation; (2) providing training and assistance to collaborate with farmers in Makassar and surrounding areas; 3) provide marketing management training and provide access to modern markets so that their products are known; and 4) provide product packaging training. Transforming the knowledge and skills provided to couples can increase family economic income. The results of the implementation of activities in the form of mentoring cooperation with marketing partners, business licenses, and suppliers (breeders) of catfish around Makassar.
PEMBINAAN ANAK DIRUMAH ANAK YATIM ASSYIFA KOTA MAKASSAR Ihwan Ridwan
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v4i2.8212

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Pembinaan Akhlak di Rumah Yatim Assyifa Kota Makassar. 2) Pembinaan Keterampilan di Rumah Yatim Assyifa Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. di Rumah Yatim Assyifa Kota Makassar. Teknik pengumpulan data yaitu observasi terstruktur, wawancara terbuka, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Pembinaan akhlak, anak dibina dengan nilai-nilai religius dan diajarkan tetap istiqamah dalam menjalankan perintahnya, anak yang dibina suka meonolong kepada sesama, dan Menghargai orang yang lebih tua, 2) Pembinaan keterampilan, anak dibina agar mampu mengaktualisasikan potensi peserta didik melalui pelatihan keterampilan dan membangun kerjasama dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat demi kepentingan Rumah Yatim Assyifah.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS SENTRA PERSIAPAN DI PAUD MELATI KOTA PARE-PARE Rezky Yanna Putri; Ihwan Ridwan; A Hasdiansyah
Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (JPPM)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppm.v9i2.17778

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran berbasis sentra persiapan pada anak usia dini di PAUD Melati SKB Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan alat pengumpul data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik dalam pengumpulan data dan instrumen penelitian yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data didefinisikan sebagai suatu proses  atau  upaya  pengolahan  data  yang  terkumpul  dapat  dianalisis  menjadi sebuah informasi baru agar karakteristik data tersebut menjadi lebih dimengerti dan berguna untuk solusi suatu permasalahan. Hasil  penelitian  ini  diterapkan  pendekatan  duduk  melingkar  atau biasa disebut BCCT di pembelajaran di PAUD Melati dengan menekankan analisisnya  pada  proses  penyimpulan  deduktif  dan  induktif  mencakup sebuah pijakan, dengan macam-macam aktivitas bermain serta mengevaluasi   proses belajar di tiap sentra yang ada. Dalam penelitian ini data yang dikumpulkan Mengacu kepada 3 kriteria yang telah ditetapkan yaitu teknik analisis data yang digunakan penerapan duduk melingkar atau BCCT di pembelajaran sentra persiapan tidak selaras dengan prosedur dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan . Pelaksanaan pembelajaran dengan model sentra persiapan sudah berjalan sesuai dengan teori pembelajaran sentra, terlihat dari prosedur yang diberikan oleh guru.
Pemberdayaan Perempuan pada Penyelenggaraan Program Life Skills di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sipatuwo Deceng Muhtar Abdullahi; rahmawati; Ihwan Ridwan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 2 No 1 (2023): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.19 KB) | DOI: 10.161985/jesfa.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pemberdayaan perempuan melalui program life skills PKBM Sipatuwo Deceng Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian terdiri dari Pengelola Program, Instruktur pelatihan, Peserta Pelatihan yang berdaya dan peserta pelatihan yang tidak berdaya. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa implementasi penyelenggaraan program pemberdayaan perempuan pada program Life Skills dilakukan dengan beberapa tahapan 1) dimulai dari perencanaan program yang meliputi: survey lokasi, pengidentifikasian kebutuhan peserta pelatihan serta Menyiapkan tempat dan bahan belajar pelatihan. hal ini dilakukan agar pada saat pelatihan berlangsung peserta dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan, minat dan tingkah lakunya serta dapat mengetahui layak atau tidak tempat pelatihan digunakan, begitupun dengan bahan belajar seperti mesin jahit dan peralatan pelatihan lainnya yang akan digunakan. 2) Tahapan pelaksanaan program yang meliputi beberapa aspek yakni: metode dan alat belajar, bahan belajar, jadwal pembelajaran dan ragi belajar. Hal ini penting untuk di perhatikan agar pelaksana program dapat memastikan instruktur pelatihan memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi pelatihan dengan baik dan memastikan bahwa materi pelatihan mengacu pada KKNI yang berlaku secara nasional serta pelaksanaan berjalan sesuai dengan perencanaan. 3) Hasil pelaksanaan program meliputi: kemampuan produksi alumni, kemampuan menaikkan keuntungan, dan kemampuan membuka lowongan pekerjaan oleh alumni pelatihan yang dilaksanakan di PKBM Sipatuo Deceng
Innovative and Constructivist Digital-Based Learning Model in Increasing Adults’ Learning Interest Nur Ida; Ihwan Ridwan
Journal of Nonformal Education Vol 9, No 2 (2023): August: (Adult Education and Community Empowerment)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v9i2.47370

Abstract

This study used a quantitative approach in which the design was experimental and the control group with pre-test and post-test. Data analysis of learning residents involved 25 people. Interviews, observations, questionnaires, and documentation were all used to gather data. The findings of this study suggested that innovative learning models were developed using empirical and theoretical studies, and they contributed significantly to evidence of their viability based on the findings of analyses of different stakeholders so that the model could be applied. The results of the application of the innovative learning model with the model test phase I to phase II showed an increase in interest in learning. In conclusion, the application of innovative learning models for learning citizens has been effectively digital-based. This was indicated by the increasing interest in adult learning.
Innovation Development Strategy of Entrepreneurial Skills Education Program in Parepare Hasdiansyah, Andi; Ridwan, Ihwan; Achmad, Ilmar A; Artati, Yuli
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v11i1.71735

Abstract

Innovation in the Entrepreneurial Skills Education (PKW) program is urgently needed. For this reason, an appropriate strategy is required so that the PKW program can align with the times. This study aims to find a strategy model for developing innovation in the PKW program organized by PKBM Sipatuwo Deceng in Parepare City for 2020–2022. This study used a qualitative research method with a case study design. In collecting data, 10 participants were interviewed intensively and in-depth for approximately 3 months, offline and online. The collected data were analyzed using interactive analysis techniques developed by Miles & Huberman. Based on the review and analysis, this study revealed several findings. First, the PKW program was developed by mobilizing community participation through social action during the COVID-19 pandemic. Second, the strategy for developing the PKW program innovation is based on a gradual cycle. Starting with project discussions, case studies, feedback, and forming working groups. Third, the weaknesses were identified, recommending that financial literacy and strengthening the character of participants become essential parts of future PKW programs. Overall, the PKW program development strategy implemented by PKBM Siaptuwo Deceng was quite successful and had a real impact.
Peran Pekerja Sosial pada Pembinaan Anak Usia Dini di Taman Penitipan Anak Dinas Sosial Kota Parepare Salama, Salmia; Ridwan, Ihwan; Yusni, Yusni
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.3532

Abstract

Adapun tujuan penelitian untuk Peran Pekerja Sosial Terhadap Pembinaan Anak Usia Dini di Taman Penitipan Anak Dinas Sosial Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, dokumenasi, dan wawancara terstruktur. Ada tiga faktor penelitian pada penelitian ini, 1) bagaimana peran pekerja sosial, 2) bagaimana pembinaan anak usia dini, dan 3) bagaimana peran pekerja sosial terhadap pembinaan anak usia dini. Sumber data pada penelitian ini adalah 1 kepala yayasan dan 2 pekerja sosial sebagai pembina/pengasuh. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara reduksi, verivikasi, penarikan kesimpulan. Dalam hasil penelitian ditemukan keempat peran tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembinaan anak dengan menggunakan metode pola otoriter, pola demokratuis, dan pola permisif. Selain Pekerja Sosial yang berperan dengan menggunakan empat peran tersebut, para pekerja sosial sering juga disebut sebagai pengasuh atau pendamping anak yang merupakan peran yang multifungsional. Hal ini menunjukkan bahwa menjadi pengasuh atau pendamping adalah peran dimana pekerja sosial memposisikan dirinya sebagai sahabat bagi anak.