Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS DETERMINAN TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN SUMBAWA Fifi Nurulita; K Kamaruddin; A Asmini
Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jeb.v11i2.1314

Abstract

This research aims to study the determinants of poverty levels in Sumbawa Regency which consist of economic growth, human development index and unemployment, both partially and simultaneously. The type of this research is causal associative with a quantitative approach. The type of data used is a quantitative obtained from secondary sources using the documentation method. The data that has been collected will be processed using the SPSS program for further study using techniques, including multiple linear regression analysis, partial hypothesis testing (t test), simultaneous hypothesis testing (F test), and determining the coefficient of determination (R2). The results of the data analysis show that partially economic growth and the human development index have no effect on the poverty rate in Sumbawa Regency, while unemployment has a negative and significant effect on the poverty rate in Sumbawa Regency. Simultaneously, economic growth, human development index, and unemployment have a significant effect on the poverty rate in Sumbawa Regency. The ability of the variables of economic growth, human development index, and unemployment to vary changes in the poverty rate variable in Sumbawa Regency is 82.5%, while the remaining 17.5% is influenced by other variables outside this research model, such as education that is too low, lazy to work, limited natural resources, limited employment opportunities, limited capital, and family burdens.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI PUPUK KOMPOS SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN PUPUK MASYARAKAT I Nyoman Sutama; Ika Fitriyani; K Kamaruddin; Abdul Rahim; Rosyidah Rachman
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v2i1.802

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk di perkotaan yang pesat berdampak terhadap peningkatan jumlah sampah yang dihasilkan. Peningkatan jumlah sampah yang berasal dari rumah tangga jika tidak diikuti oleh perbaikan dan peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang mengakibatkan permasalahan sampah menjadi komplek. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Mengelola sampah pada dasarnya membutuhkan peran aktif dari masyarakat, oleh karena itu, tim pengabdian Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Samawa (UNSA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa. Tujuan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya dalam mengatasi permasalahan sampah dengan langkah konkrit berupa pemberian sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam pengolah sampah menjadi pupuk kompos sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pupuk. Melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, masyarakat dapat memproduksi sendiri pupuk untuk kebutuhan pertaniannya sehingga dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya pupuk, pada akhirnya pendapatan masyarakat dapat meningkat.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA LABUHAN SUMBAWA S Syafruddin; Ika Fitriyani; Marisa Sutanty; K Kamaruddin; Rosyidah Rachman
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v3i1.807

Abstract

Pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia di awal tahun 2020 telah mengubah tatanan pendidikan dari semula tatap muka langsung di kelas menjadi proses pembelajaran dengan sistem belajar yang dilakukan secara daring/online. Pada satu sisi, pembelajaran daring menjadi salah satu keberhasilan untuk menciptakan perilaku social distancing sehingga dapat meminimalisir munculnya keramaian yang dianggap berpotensi semakin menyebarnya covid 19. Namun di sisi lain, muncul permasalahan dalam pembelajaran daring, yaitu hampir semua siswa merasakan ketidakefektifan dalam pembelajaran daring yang berakibat pada ketidakpahaman terhadap materi yang diajarkan. Oleh karena itu, tim pengabdian yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Samawa (UNSA) melaksanakan program pendampingan belajar bagi siswa Sekolah Dasar di Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas. Program ini dilaksanakan bulan Agustus 2020 dengan memberikan pendampingan kepada siswa untuk memahami materi pelajaran sekolah dan pengerjaan tugas sekolah, serta tambahan bidang lain seperti mengaji, menghafalkan doa sehari-hari, dan keterampilan karya seni. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran yang dilakukan secara daring sehingga prestasi akademik siswa dapat meningkat.
MENINGKATKAN IMUNITAS MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI PEMBUATAN APOTEK HIDUP DENGAN MEMANFAATKAN LAHAN KOSONG Binar Dwiyanto Pamungkas; K Kamaruddin; Marisa Sutanty; H Herwansyah; Reka Wahyu Larazanty
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v4i1.812

Abstract

Desa Jorok adalah salah satu desa yang memiliki keunggulan alamiah berupa tanah yang subur. Namun, masih banyak lahan kosong yang berada di sekitar perumahan masyarakat yang belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemanfaatan lahan kosong menjadi apotek hidup. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Sabtu 17 April 2021 di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwes. Kegiatan ini terdiri dari sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang optimalisasi pemanfaatan lahan kosong sebagai apotek hidup sebagai sarana edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemanfaatan lahan dan budidaya tanaman obat. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan lahan menjadi apotek hidup sehingga dapat membuat lahan kosong masyarakat menjadi lebih bermanfaat.
PENGUATAN DAYA SAING UMKM MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI DESA LABUHAN BADAS KECAMATAN LABUHAN BADAS I Nyoman Sutama; Sri Rahayu; Elly Karmeli; K Kamaruddin; Abdul Rahim
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v4i1.817

Abstract

Tingginya angka pengangguran merupakan masalah yang selalu dihadapi oleh setiap negara, terlebih negara sedang berkembang seperti Indonesia. Salah satu cara untuk mengatasi pengangguran adalah tidak hanya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi juga mempersiapkan masyarakat untuk dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan berlokasi di Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa pada hari Senin, 17 Mei 2021. Tujuan kegiatan ini adalah untuk penguatan entrepreneurship insight dan peningkatan daya saing diberikan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sumbawa dengan metode sosialisasi dan pelatihan praktik mengenai entrepreneurship insight dan implementasi meningkatkan daya siang melalui perbaikan label kemasan, perbaikan kemasan yang marketable, dan metode pemasaran memanfaatkan media online. Hasil pengabdian kepada masyarakat menujukan bahwa Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memainkan suatu peran yang vital didalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Menyadari pentingnya peran UMKM, maka mutlak diperlukan upaya pemberdayaan UMKM dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi daerah dan pusat serta peningkatan daya saing produk UMKM. Universitas Samawa (UNSA) berinisiatif untuk melakukan kegiatan penguatan daya saing UMKM melalui sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa
PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN KABUPATEN SUMBAWA Heru Surahmad; A Asmini; K Kamaruddin
Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi & Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jeb.v11i3.1412

Abstract

This study aims to analyze the agricultural sector development strategy as an effort to improve the economy in Sumbawa District. This study used a descriptive method with a qualitative approach. The type of data used in this study is qualitative data in the form of research informants' perceptions regarding agricultural sector development strategies as an effort to improve the economy of Sumbawa District obtained through interviews. Informants in this study were determined using a purposive technique, namely determining informants based on certain criteria. The informants for this study consisted of the Head of the Agriculture Department, the Head of UPTD. Untir Iwes Sub-District, rice farmers and corn farmers. Data analysis in this study used the SWOT analysis technique. The results of this study showed that the SWOT analysis of agricultural sector development as an effort to improve the economy in Sumbawa District produces four alternative strategies, namely SO Strategy, ST Strategy, WO Strategy, and WT Strategy. In general, the results of this study describe that the agricultural sector in Sumbawa District has enormous potential to be developed as an effort to improve the economy in Sumbawa District. The priority of the agricultural sector development strategy as an effort to improve the economy in Sumbawa District is to increase the government's active role in the development of the agricultural sector and to collaborate with related agencies to design a program to accelerate the development of the region's leading agricultural sector.