Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Mitrasehat

PENGARUH METODE KANGAROO MOTHER CARE (KMC) DENGAN PENINGKATAN SUHU TUBUH PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSKD. IBU DAN ANAK SITTI FATIMAH KOTA MAKASSAR Suarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v6i1.169

Abstract

Introduction Bayi prematur yang mempunyai berat badan lahir rendah cenderung mengalami hipotermi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar prevelensi bayi dengan BBLR 10,2% pada tahun 2013, variasi prevelensi yang begitu mencolok kejadian bayi dengan BBLR dari terendah di Sumatera Utara (7,2%) dan tertinggi di Sulawesi Tengah (16,9%), sedangkan di Sulawesi Selatan (9,3%) (Riskesda, 2013). Objectivs Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode kangaroo mother care (KMC) dengan peningkatan suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah di RSKD. Ibu Dan Anak Sitti Fatimah Kota Makassar. Method Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian preexperimental design menggunakan rancangan pendekatan pretest-posttest design dengan uji Wilcoxon. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 376 bayi dan sampel penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 29 bayi. Results Data diolah menggunakan SPSS uji analisa menunjukkan perbedaan yang bermakna antara suhu tubuh bayi berat badan lahir rendah sebelum dan sesudah metode kangaroo mother care (KMC), bahwa secara signifikan metode kangaroo mother care (KMC) dapat meningkatkan suhu tubuh bayi berat badan lahir rendah nilai ρ = 0,000 < α = 0,05. Conclusion Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode kangaroo mother care (KMC) dengan peningkatan suhu tubuh pada bayi berat badan lahir rendah, disarankan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan kajian dan informasi bagi perawat tentang manfaat metode kangaroo mother care (KMC) yang dapat diimplementasikan dalam pemberian asuhan keperawatan pada bayi.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN MAROS Muhammad Hatta; Suarni; Zachrani Fitra Ramadhani; Andi Wahyuni; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.448

Abstract

Latar belakang: IUD adalah bentuk kontrasepsi yang sangat andal dan aman yang saat ini digunakan oleh 15,5% wanita usia reproduksi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data di uji dengan uji statistik Chi square dan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikan α < 0,05. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pada Umur (X2: 4.868), jumlah anak (X2:7.636), dan social ekonomi (X2: 7.636), sedangkan yang tidak ada hubungan pendidikan (X2/p: 1,479 ), pekerjaan (p=0.477) dan dukungan suami (p=1,000) padang penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan umur, jumlah anak, dan social ekonomi dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.