Aminullah
Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Gambaran Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Psikososial Anak: A Literatur Review Aminullah Aminullah; Kusrini S. Kadar; Kadek Ayu Erika
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.403 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 menimbulkan rasa takut yang berlebihan pada anak  karena banyaknya informasi yang mereka terima tentang pandemi ini. Dampak yang timbul selain permasalahan kesehatan fisik juga psikososial yang dialami masyarakat Indonesia khususnya anak, yang merupakan kelompok umur yang paling banyak terdampak, dan menjadi sumber penularan bagi keluarganya.Maksud dan tujuan dilakukan review ini untuk membandingkan literature yang sudah ada.Tujuan dengan adanya penelitian ini diharapkan orangtua dapat memahami dampak pandemic terhadap keadaan psikososial anaknya. Kriteria inklusi dalam artikel ulasan ini adalah berfokus pada pasien anak yang mengalami gangguan pada psikososial akibat pandemi covid-19.Desain yang digunakan adalah literature review. Artikel yang diidentifikasi di awal sebanyaak 21.939 strategi pencarian menggunakan database EBSCO, ScienceDirect,Proquet, dan pubmed. Ada 17 artikel mulai dari tahun 2020 sampai 2022 yang diperoleh yang akan dilakukan riview. Sehingga hasil yang diperoleh yaitu Dampak dari Covid-19 terhadap kondisi psikososial anak yaitu anak terbebani dengan tugas pembelajaran daring, anak merasa kesulitan beristirahat akibat Covid-19 yang mengharuskan mereka belajar dari rumah dan tidak dapat bertemu dan dengan teman sebayanya dan juga merasa cemas akibat Covid-19 yang kian meningkat Berdasarkan review jurnal, dapat diambil kesimpulan beberapa artikel menunjukan bahwa trauma yang dialami oleh kalangan anak dimasa pandemi berlangsung diakibatkan oleh beberapa faktor. Perubahan sistem pembelajaran menjadi bentuk online merupakan salah satu trauma pada anak. Selain itu rasa bosan, kesepian dan cemas merupakan yang dialami pada anak saat pandemi.
The Effectiveness of Foot Massage on Reducing Intradialytic Blood Pressure in the Hemodialysis Room of RS.TK. II Pelamonia Makassar Andi Wahyuni; Aminullah; Nursamsi; Muhammad Abu; Hayyu sitoresmi
Comprehensive Health Care Vol 7 No 2 (2023): Comprehensive Health Care
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jch.v7i2.888

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a health problem with an increasing prevalence every year. Deaths caused by chronic kidney failure increased by 31.7% over the last 10 years and became the 3rd leading cause of death in the world. The number of patients with chronic kidney failure in the world exceeds 500 million with 1.5 million undergoing hemodialysis. Objective: The purpose of this study was to determine the effectiveness of foot massage in reducing intradialytic blood pressure given to patients with chronic kidney failure who were in the hemodialysis room of the hospital. kindergarten. II Pelamonia Makassar. This type of research is quasi-experimental with a one-group pre-post-test design to compare the results of the intervention before and after giving a foot massage to the decrease in intradialytic blood pressure in the Hemodialysis Room of the Hospital. kindergarten. II Pelamonia Makassar. Results: Statistical test results showed that foot massage was effective in reducing intradialytic blood pressure (ρ=0.00). Conclusion: this study shows that foot massage is effective for reducing intradialytic blood pressure, both systolic and diastolic blood pressure.
Relationship between Family Support and Medication Adherence in Tuberculosis Patients Muhammad Sahlan Zamaa; Dewi Purnama Windasari; Esse Puji Pawenrusi; Aminullah Aminullah; Zulfiqrie Iskandar
Jambura Nursing Journal Vol 5, No 2: July 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jnj.v5i2.19547

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that attacks the respiratory system with a high incidence in Indonesia.. Tuberculosis treatment requires a long time, at least 6 months causing many patients to stop taking drugs. One of the factors that causes patients to drop out of medication is the lack of family support while the patient is undergoing treatment. This study aims to determine the relationship between family support and medication adherence in TB patients. This type of research is analytic research with a cross sectional approach. The population in this study were 60 TB patients with a large sample of 52 respondents taken using accidental sampling technique. Data collection used an observation sheet and was analyzed using the fisher exact test. The statistical test results showed a ρ value of 0.007 (p
OVERVIEW OF KNOWLEDGE ABOUT FIRST AID FOR HYPOTHERMIA IN MOUNTAIN CLIMBERS IN MAKASSAR S.Kep., Ns., M.Kep., aminullah
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2025): VOLUME 16 NO.1 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i1.1984

Abstract

Hypothermia is a medical condition that occurs when body temperature drops abnormally. This condition occurs because the body can no longer produce enough heat to compensate for the heat loss that occurs. According to data obtained from BASARNAS between 2015 and 2018, accidents during climbing are often caused by several factors, with hypothermia being the most dominant with a percentage of 47%. The purpose of this study was to determine the description of knowledge about first aid for hypothermia in mountain climbers in Makassar.This study is a descriptive study with a population and sample of 133 climbers, selected using purposive sampling techniques . The data collection instrument uses a questionnaire. The results of the study showed that the level of knowledge of climbers about First Aid for Hypothermia, the majority of whom had good knowledge, as many as 107 climbers (80.5%), and a small portion had sufficient knowledge, as many as 26 climbers (19.5%). The conclusion of this study is that the level of knowledge of mountain climbers in Makassar, especially in PKD South Sulawesi, about first aid for hypothermia is quite good. Several factors that can influence the results of the study include experience and information owned. It is expected that respondents can further improve their knowledge about first aid for hypothermia by seeking information from various sources, such as mass media and the internet, and attending training. Thus, it is expected to reduce the number of hypothermia cases that occur during climbing.
PEMBERIAN MP-ASI PADA USIA 6 BULAN MELALUI PENYULUHAN DI POSYANDU SARROANGING DESA BONTORAPPO Aminullah; Nurleli; Esse Puji Pawenrusi; Nur Alfiana Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v3i2.383

Abstract

Latar belakang: Makanan Tambahan ASI (MP-ASI) adalah makanan yang mudah dicerna untuk bayi. MP-ASI yang diberikan harus memberikan nutrisi tambahan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang sedang tumbuh. Meskipun ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, bayi yang berusia di atas 6 bulan membutuhkan lebih banyak vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat. Tujuan: Untuk mengetahui pemahaman terkait pemberian MP-ASI pada usia 6 bulan. Metode: Metode dari pengabdian masyarakat ini yaitu metode penyuluhan berupa pemaparan materi ceramah dan menggunakan kuesioner yang di berikan kepada ibu yang memiliki balita, sebanyak 15 orang dengan menggunakan Media lembaran kuesioner dan brosur Hasil: Edukasi terdapat tingkat pengetahuan ibu yang masih kurang sebanyak 9 orang (60%) sedangkan yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 4 orang (40 %). Maka penyuluhan tentang pemberian MP-ASI kepada ibu sangat penting dilakukan dan setelah dilakukan penyuluhan tersebut maka didapatkan hasil pengetahuan ibu yang masih kurang sebanyak 4 orang (26,7%) sedangkan ibu yang memiliki peningkatan pengetahuan yang baik sebanyak 11 orang (73,3%). Maka dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan yang didapat ibu setelah penyuluhan tentang pemberian MP- ASI. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat ini secara keseluruhan sangat efektif, sehingga diperoleh peningkatan pengetahuan sesudah dilakukan penyuluhan tentang pemberian MPASI pada bayi.
PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMP NEGERI TERNATE KABUPATEN ALOR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Aminullah; Sofyanthinus Donuhulu
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i1.364

Abstract

Dunia kesehatan menyatakan bahwa merokok memberi dampak negatif yang luas bagi kesehatan dan diduga sebagai salah satu penyebab utama timbulnya penyakit kanker paru, penyakit jantung koroner, impotensi, bahkan gangguan kehamilan dan janin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Merokok Pada Siswa SMP Negeri Ternate Kabupaten Alor Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini sebanyak 83 siswa dengan cara pengambilan sampel teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner kepada responden untuk melihat distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Pengetahuan responden tentang bahaya merokok berada pada kategori baik yaitu sebanyak 57 orang (71,2%) sedangkan Sikap orang tentang bahaya merokok pada kategori positif yaitu sebanyak 16 orang (20,0%),untuk pengaruh masyarakat dalam penanganan bahaya merokok pada kategori baik yaitu sebanyak 57 kepala keluarga (71,2%). Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap siswa dan pengaruh masyarakat tentang bahaya merokok cukup baik. Untuk meningkatkan pengetahuan siswa, maka perlu di lakukan penyuluhan dan seminar tentang bahaya merokok guna membantu meningkatkan pengetahuan siswa.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN MAROS Muhammad Hatta; Suarni; Zachrani Fitra Ramadhani; Andi Wahyuni; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.448

Abstract

Latar belakang: IUD adalah bentuk kontrasepsi yang sangat andal dan aman yang saat ini digunakan oleh 15,5% wanita usia reproduksi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data di uji dengan uji statistik Chi square dan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikan α < 0,05. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pada Umur (X2: 4.868), jumlah anak (X2:7.636), dan social ekonomi (X2: 7.636), sedangkan yang tidak ada hubungan pendidikan (X2/p: 1,479 ), pekerjaan (p=0.477) dan dukungan suami (p=1,000) padang penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan umur, jumlah anak, dan social ekonomi dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.
HUBUNGAN INDEX ENTOMOLOGI DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Jufri; Ilham Syam; Muhammad Hatta; Sulaiman; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.487

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabakan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Berdasarkan data Puskesmas Minasa Upa, pada tahun 2019 tercatat 19 kasus DBD, tahun 2020 terjadi penurunan dengan 8 kasus, namun meningkat kemabli pada tahun 2021 dengan 32 kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara house index, container index, dan bretau index dengan kejadian DBD. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional, dimana populasi dan sampel terdiri dari 96 rumah. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling, instrument penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Hasil: Analisis univariat yakni HI berisiko sedang 39,6%, CI berisiko sedang 18,5% BI berisiko tinggi 52%. Hasil analisis bivariat melalui uji chi-square menujukan adanya hubungan signifikan antara house index dengan kasus DBD (P=0,000), serta antara Container index dengan kasus DBD (P=0,0001), namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara Bretau index dan kasus DBD (P=1,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan anatar House Index (HI) dan Container Index (CI) dengan kejadian DBD, namun tidak ditemukan hubungan signifikan antara Bretau Index (BI) dengan kejadian DBD. Di sarankan bagi masyarakat melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin menggunakan metode 3M plus, guna mengurangi populasi jentik nyamuk penyebab penularan DBD.
HUBUNGAN KESEPIAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI PUSKESMAS KARUWISI KOTA MAKASSAR Jufri; Muh. Sahlan Zamaa; Renaldi M; Aminullah; Delviani Peruge
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i2.534

Abstract

Latar belakang: Kesepian pada lansia dapat disebabkan oleh penurunan fisik, pembatasan sosial, dan kurangnya dukungan keluarga dan orang yang dicintai. Hal ini tentu mempengaruhi kondisi psikologis, emosional dan sosial. Kesepian juga terjadi karena Kehilangan pasangan hidup di usia tua sehingga dapat memicu lansia mengalami depresi, kesedihan, gangguan mood, dan kehilangan nafsu makan. Menurut data dari WHO jumlah Lansia di Indonesia sebesar (41,4%). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kesepian dengan kualitas hidup pada lansia di Puskesmas Karuwisi kota Makassar Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif desain penelitian bersifat Deskriptif dengan Pendekatan Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 480 lansia dan diperoleh sampel 83 lansia. pemilihan sampel purpose sampling. Data di peroleh menggunakan instrumen yaitu kusioner university Of Angeles (UCLA) dan Kusioner WHOQOL-BREF. Hasil: Lansia mengalami kesepian berat (33,7), kesepian sedang (39,8%), kesepian rendah 26,5%) dan Kualitas hidup baik (61,4%), kualitas hidup buruk (38,6%). Hasil uji chi-square didapatkan nilai (p = 0.00, <0.5), yang menunjukkan terdapat hubungan Kesepian Dengan Kualitas Hidup Lansia di Puskesmas Karuwisi Kota Makassar. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kesepian dengan kualitas hidup pada lansia. Diharapkan kepada keluarga maupun tenaga kesehatan agar lebih memperhatikan kondisi lansia dan aktif dalam kegiatan sosial untuk mengurangi rasa kesepian sehingga kualitas hidup berjalan dengan baik.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SAWAH Dewi Purnama Windasari; Andi Wahyuni; Aminullah; Elni Putri Olifia Kumape
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.541

Abstract

Latar belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi pada pembuluh darah, dimana tekanan sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Kota Makassar dengan (29,35%), memiliki jumlah kunjungan penderita Hipertensi terbanyak. Penelitian ini Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara riwayat keluarga, aktivitas fisik, kualitas tidur, kebiasaan merokok dan asupan natrium dengan hipertensi pada masyarakat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode crossectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 250 masyarakat yang menderita hipertensi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 154 orang di tentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian: Hasil uji statistic dari 154 orang dengan menggunakan uji Chi Square terdapat hubungan antara riwayat keluarga dengan hipertensi nilai p = 0,020 (p<0,05), ada hubungan antara aktivitas fisik dengan hipertensi nilai p = 0,039 (p<0,05), ada hubungan antara kualitas tidur dengan hipertensi nilai p = 0,000 (p< 0,05), ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan hipertensi nilai p = 0,054 (p<0,05), da nada hubungan antara asupan natrium dengan hipertensi nilai p = 0,016 (p<0,05). Kesimpulan: Simpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara riwayat keluarga, aktivitas fisik, kualitas tidur, kebiasaan merokok dan asupan natrium pada masyarakat. Disarankan pada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di tempat pelayanan kesehatan terdekat.