Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Efek Akupresur Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien ESRD (End Stage Renal Disease) Di Ruang Hemodialisa RS. Pelamonia Makassar Halmina Ilyas; Suradi Efendi; Andi Wahyuni
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.784 KB) | DOI: 10.12345/jikp.v10i1.205

Abstract

Gagal ginjal tahap Akhir atau ESRD (end stage renal disease) merupakan keadaan dimana terjadi penurunan laju filtrasi pada ginjal yang mengakibatkan pasien harus menjalani terapi hemodialysis (HD) untuk dapat bertahan hidup, namun sebagian pasien ESRD sering mengeluhkan adanya gangguan fisik selama menjalani HD seperti nyeri, kelelahan, gangguan tidur sampai kepada penuruan kualitas tidur, kondisi seperti ini bila biarkan akan membahayakan keadaan pasien ESRD. Akupresure menjadi Salah satu terapi komplementer yang dapat membantu mengurangi keluhan pasien ESRD, dengan pemberian yang tepat akan mampu membuat pasien merasa nyaman dan dapat meningkatkan kualitas tidur pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian terapi akupresure pada pasien ESRD (End Stage Renal Disease) di ruang Hemodialisa RS. Pelamonia Makassar yang mengalami gangguan tidur. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 orang, dimana dibagi menjadi 3 kelompok yaitu untuk kelompok 1 titik Hegu, kelompok 2 titik Shenmen, dan kelompok 3 titik Hegu dan Shenmen. Analisa data dengan menggunakan Wilcoxon dan Paired Sample t Test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kualitas tidur pasien ESRD setelah diberikan terapi akupresur dimana untuk kelompok 1 titik Hegu p(0,001), kelompok 2 titik Shenmen p(0,003), dan kelompok 3 titik Hegu dan Shenmen p(0,000)namun peneliti tidak membandingkan hasil PSQI (pittsburgh sleep quality index) untuk masing-masing kelompok. Kesimpulan terapi akupresure mampu meningkatkan kualitas tidur pasien ESRD yang menjalani HD, dengan pemberian terapi yang rutin dan tepat selama 1 bulan pasien ESRD merasakan kenyamanan dan perubahan yang sangat signifikan setelah pemberian terapi akupresur.
Repositioning To Prevent the Risk Of Decubitus using Digital Skin Moisture Tools Muhammad Abu; Nur Halimah; Andi Wahyuni; Nursamsi; Hayyu sitoresmi
Comprehensive Health Care Vol 6 No 3 (2022): Comprehensive Health Care
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jch.v6i3.887

Abstract

Stroke is the biggest contributor to the risk of decubitus in health care. This incidentis due to immobilization which affects the moisture of the skin. Decubitus can worsenthe patient's quality of life and lead to death. Prevention of the risk of decubitus iscarried out by repositioning. Objective: find out the effect of repositioning on the riskof decubitus using Digital Skin Moisture. Method: quasi-experimental research with anon-equivalent control group design consisting of intervention and control groups.The sample is a stroke patient with immobilization, registered a maximum of 3x24hours of first reception. Sixty people (30 intervention groups and 30 control grouppeople) were recruited using purposive sampling techniques. The study wasconducted over 3 months (July-September 2022). Results: the Mann-Whitney testshowed that the post-test results of the intervention group experienced more skinmoisture reduction (mean-rank 23.63) compared to the control group (mean-rank37.37) with a significant value of p=0.002<p=0.05. Therefore, it was concluded thatrepositioning measures positively influenced the risk of decubitus seen from themoisture of the patient's skin. Conclusion: A stroke is a high-risk event of decubitusjudging from skin moisture. Almost all stroke patients have abnormal skin moisture.Repositioning every 2 hours has a significant effect on reducing skin moisture. Skinmoisture measurement can be used with Digital Skin Moisture Tools. This tool ishighly recommended because it can provide accurate and fast information on therisk of decubitus.Keyword: Stroke, Repositioning, Decubitus, Digital Skin Moisture Tools
Gambaran Kecukupan Pangan dalam Pemenuhan Status Gizi Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Nurleli Nurleli; Andi Wahyuni; Esse Puji Pawenrusi; Sudariari Sudariari
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.171 KB)

Abstract

Indonesia sedang dilanda wabah COVID-19. Untuk mengantisipasi penyebaran virus tidak meluas maka Pemerintah Indonesia mengeluarkan aturan tentang pembatasan sosial skala besar (PSBB). Hal tersebut mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat, sehingga berdampak pada kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Survei yang telah dilaksanakan oleh UNICEF dan BPS menyatakan bahwa 75 % rumah tangga mengalami penurunan pendapatan sebagai dampak COVID-19. Hal ini berdampak pada status nutrisi anak di Indonesia, khususnya stunting akan mengalami peningkatan seiring adanya peningkatan tingkat kemiskinan yang disebabkan oleh COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kecukupan pangan dalam pemenuhan status gizi keluarga di masa pandemi COVID-19 di Desa Parambambe Kabupaten Takalar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga. Sampel sebanyak 140 responden, dengan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 140 responden sebanyak 114 responden (81,4%) memiliki persediaan pangan keluarga, 114 responden (81,4%) memiliki keterjangkauan pangan keluarga, dan sebanyak 114 responden (81,4%) terpenuhi pangan keluarganya. Simpulan penelitian ini adalah distribusi aspek ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan dan konsumsi pangan sudah baik dalam penelitian ini. Dan disarankan kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan bahan makanan pokok yang ada dirumah untuk tetap menjaga status gizi anggota keluarga selama masa pandemi COVID-19.
Gambaran Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Tempat Pembuangan Akhir Sampah Antang Makassar Muhammad Sahlan Zamaa; Kamariana; Renaldi; Muhammad Hatta; Andi Wahyuni; Arman Jaya
Journal of Bionursing Vol 5 No 1 (2023): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bion.2023.5.1.168

Abstract

Background: ARI (Acute Respiratory Infection) is one of the main causes of death in Indonesia and worldwide. Many toddlers experience ARI in Antang landfill area. In general, Antang landfill area is far from healthy standard. In Puskesmas Tamangapa, ARI cases on children under five were 0.94% in 2018, 1.03% in 2019, 0.38% in 2020, and 0.44% in 2021. Lack of previous studies conducted research in this area. Aim: This study aimed to describe the incidence of ARI on toddlers. Method: This research was descriptive research in that number of sample was 46 toddlers who had suffered from ARI based on the evaluation of the last 3 months from the Puskesmas Tamangapa selected by total sampling. Data collection applied questionnaire as a research instrument. Results: The results revealed that toddlers with ARI were male 29 (63.0%), good nutritional status was 32 (69.6%), complete immunization status by 31 (67.4%), those whose father smoked were 42 (91.3%), exposed to the smell of light garbage by 21 (45.7%) and the density of the housing was not dense by 38 (82.6%). Conclusion: It concluded that most respondents were male, performed appropriate nutritional status, complete immunization status, their father smokes, exposed to the smell of light garbage and the density of the dwelling is not dense.
NGOPIKA: SINERGIS DALAM BERMUAMALAH DAN BERKARYA YANG AMAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Chitra Dewi; Andi Wahyuni; Marisna Eka Yulianita; Muti Sahida; Jufri; Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.266

Abstract

Infeksi virus Corona di seluuh dunia yang menyebar secara luas dan berbanding lurus dengan jumlah angka insiden dan mortalitas pada masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus mengikuti mobilisasi manusia. Sehingga seluruh negara melakukan pembatasan pergerakan warga sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun disisi lain, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemic COVID-19. Edukasi ini memberikan penguatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan bermuamalah (berinteraksi) selama pandemic COVID-19 menjadi hal yang bisa tetap dilaksanakan guna mendukung produktivitas masyarakat dalam menghasilkan karya dan menopang kebutuhan hidup mereka dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Proses kegiatan ini disertai dengan antusiasme peserta dalam menerima dan memberikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ngopika (ngobrol perkara ilmu kesehatan): sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu langkah efektif guna menyampaikan informasi mengenai COVID-19 dan memberikan solusi pada masyarakat tentang bagaimana cara yang tepat dalam berinteraksi antar sesama dengan mematuhi instruksi pemerintah untuk melakukan Gerakan 3M dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.
MODUS INTERVENSI METODE QUANTUM TEACHING DENGAN KONSEP “TANDUR” DALAM MENINGKATKAN HYGIENE PERSONAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR KOTA MAKASSAR Chitra Dewi; Andi Wahyuni; Muti Sahida
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.181

Abstract

Masalah kesehatan menjadi fenomena yang sangat serius dinegara miskin danberkembang, terutama yang terjadi pada anak-anak (Fida dan Maya, 2012). Diperkirakansekitar 3,2 juta kematian per tahun pada balita disebabkan karena diare (Widoyono, 2008).Hal ini biasanya disebabkan oleh personal hygiene anak yang kurang baik. Salah satupencegahan yang bisa dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengaruh intervensi metode Quantum Teaching dengankonsep TANDUR dalam meningkatkan hygiene personal pada siswa Sekolah Dasar.Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan Non EquivalentControl Grup. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Sampel ditarik secaraaccidental sampling sebesar 120 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan respondenmengalami peningkatan yaitu metode Quantum Teaching dengan konsep TANDUR 68,30%dan metode ceramah 29,79%. Sama halnya dengan rata-rata skor sikap respondenmengalami peningkatan yaitu metode Quantum Teaching dengan konsep TANDUR 23,18%dan metode ceramah 4,96%. Berdasarkan analisis Post Hoc Test didapatkan perbedaansignifikan rata-rata peningkatan skor pengetahuan dan sikap responden antara kelompokTANDUR dengan kontrol (p=0,000), dan antara kelompok TANDUR dan ceramah (p=0,000).Akan tetapi ada perbedaan yang signifikan antara kelompok ceramah dan kontrol untuk skorpengetahuan (p=0,103) dan skor sikap (p=0,672).Simpulan, Quantum Teaching dengan konsep TANDUR menjadi metode yang palingefektif dalam penelitian ini. Saran, penyuluhan kesehatan harus mempertimbangkan umurkelompok sasaran, terutama pada anak-anak untuk disajikan dengan materi yang mendukungkemampuan secara Visual, Auditory, dan Kinestetik (VAK) atau materi penyuluhanmendukung kemampuan indra dalam melihat, mendengar, dan gerakan sehingga pesan yangdisampaikan dapat diterima secara maksimal.
GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN CHF YANG MENGALAMI REHOSPITALISASI DI RSUD KAREL SADSUITUBUN LANGGUR KABUPATEN MALUKU TENGGARA Andi Wahyuni; Muhammad Sahlan Zamaa; Nicky Hery HN
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.275

Abstract

Introduction CHF adalah gangguan struktural maupun fungsional dari ejeksi darah atau pengisian ventrikel yang menghasilkan sindrom klinis yang kompleks. Akibat dari gangguan pada kardiovaskuler menyebabkan 17,5 juta orang di dunia meninggal (WHO 2016). Prevalensi CHF di Indonesia menurut Riskesdas (2016) sebesar 0,3% dari total jumlah penduduk di Indonesia. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk diketahuinya gambaran kepatuhan minum obat pada pasien CHF yang mengalami rehospitalisasi di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur Kabupaten Maluku Tenggara Objectives Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk diketahuinya gambaran kepatuhan minum obat pada pasien CHF yang mengalami rehospitalisasi di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur Kabupaten Maluku Tenggara Methods Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian Deskriptif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penlitian ini sebanyak 55 orang Result Responden yang tidak patuh minum obat tertinggi yaitu 31 dengan persentase sebanyak 86,1% sedangkan responden yang patuh minum obat terendah 5 dengan persentase sebanyak 13,9%. Conclusion Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah mayoritas pasien CHF yang mengalami rehospitalisasi memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang rendah. Diharapkan kepada pasien CHF untuk mematuhi terapi obat yang telah ditentukan karena kepatuhan minum obat merupakan aspek penting dalam keberhasilan penatalaksanaan gagal jantung kongestif.
Gambaran Dukungan Suami dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Ibu Persit di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar Andi Wahyuni; Esse Puji Pawenrusi; Nurhida
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.321

Abstract

Keluarga Berencana (KB) dalam perspektif organisasai kesehatan dunia yaitu suatu bentuk tindakan yang mengontrol pasangan suami istri untuk memilih kelahiran yang tidak diinginkan dan kelahiran yang diinginkan, menetapkan jumlah anak dalam keluarga, dan mengatur interval di antara kehamilan. Hasil Penelitian ini diperoleh responden terbanyak pada kategori umur yaitu antara 26-35 tahun terdapat 45 orang (60.0%), pada kategori pekerjaan responden terbanyak pada responden yang memiliki pekerjaan sebagai PNS sebanyak 27 orang (36.0%), pada kategori pemilihan jenis KB responden terbanyak yaitu pada pemilihan jenis KB IUD yaitu sebanyak 34 orang (45.3%) dan gambaran dukungan suami dalam pemilihan alat kontrasepsi pada ibu persit di RS TK. II Pelamonia Makassar sebanyak 74 orang (98.7%) yang mendapatkan dukungan dari suami dan sebanyak satu orang (1.3%) yang kurang mendapatkan dukungan dari suami untuk penggunaan kontrasepsi.
Gambaran Persepsi Keluarga Tentang Perilaku Hidup Sehat Yang Di Terapkan Selama Covid-19 Di Sukaria RW 007/RT 005 Kel.Tamamaung Kec. Panakukang Kota Makassar Andi Ayumar; Andi Wahyuni; Andi Yulia Kasma; Wianan Desriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.339

Abstract

Diawal tahun 2020, dunia mengemparkan dengan merebaknya virus baru yaitu corona virus jenis baru (SARS-CoV- 2) dan penyakitnya disebut Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Diketahui, asal mula virus ini berasal dari Wuhan, Tiongkok. Ditemukan pada akhir Desember tahun 2019. Sampai saat ini sudah dipastikan terdapat 65 negara yang telah terjangkit virus satu ini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Persepsi Keluarga Tentang Perilaku Hidup Sehat Yang Di Terapkan Selama Covid-19 Di Sukaria Rw 007/Rt 005 Kel.Tamamaung Kec. PanakukangKota Makassar. Jenis metode penelitian ini mengunakan survey deskriptif,. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 101 Kartu Keluarga dan Sampel 81 orang dengan teknik pengambilan sampel aksidental. Hasil penelitian dari 81 responden menunjukkan persepsi yang positif sebanyak 66 responden (81,5%) dan persepsi yang negative sebanyak 15 responden (18,5%) sedangkan untuk PHBS menunjukkan dilakukan sebanyak 40 responden (49,4%), tidak dilakukan sebanyak 41 responden (50,6%). Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden di Sukaria Rw 007/Rt 005 Kel.Tamamaung Kec. Panakukang Kota Makassar. lebih banyak yang sudah paham tentang Covid-19 dibanding dengan PHBS-Nya hanya sebagian yang besar tidak dilakukan. Di sarankan kepada responden memiliki kesadaran dalam berperilaku hidup sehat dan bersih sehingga mengurangi penyebaran Covid-19.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN MAROS Muhammad Hatta; Suarni; Zachrani Fitra Ramadhani; Andi Wahyuni; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.448

Abstract

Latar belakang: IUD adalah bentuk kontrasepsi yang sangat andal dan aman yang saat ini digunakan oleh 15,5% wanita usia reproduksi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data di uji dengan uji statistik Chi square dan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikan α < 0,05. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pada Umur (X2: 4.868), jumlah anak (X2:7.636), dan social ekonomi (X2: 7.636), sedangkan yang tidak ada hubungan pendidikan (X2/p: 1,479 ), pekerjaan (p=0.477) dan dukungan suami (p=1,000) padang penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan umur, jumlah anak, dan social ekonomi dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.