Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENGARUH AIR SODA TERHADAP KUAT TEKAN BETON Revisdah Revisdah; Mira Setiawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton  merupakan material bangunan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan konstruksi,  baik pada konstruksi bangunan gedung, jalan maupun konstruksi bangunan air. Salah satu keunggulan beton yaitu ketahanan beton terhadap tekanan dan bertahan lama ( durability ). Dewasa ini banyak penelitian tentang beton guna menambah kekuatan beton, baik menggunakan bahan tambah maupun bahan pengganti. Namun dari sekian banyak penelitian pada beton guna meningkatkan kuat tekan beton tetap saja beton memiliki kelemahan, terutama terhadap reaksi kimia yang dapat menyebabkan korosi pada tulangan beton. Salah satu penyebab korosi pada tulangan beton ialah akibat adanya reaksi karbonasi dari gas CO2 yang membentuk asam dan tercampur ke dalam beton yang menyebabkan pH sebagai pelindung permukaan tulangan beton turun. Sementara dampak yang ditimbulkan akibat karbonasi pada beton sendiri menurut teori  tidak selalu merugikan terhadap kuat tekan beton. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengamati dampak dari adanya gas CO2 yang terdapat pada air soda ( soda water ) yang digunakan untuk menggantikan air campuran beton terhadap kuat tekan beton itu sendiri. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terjadi peningkatan kuat tekan beton. Peningkatan terjadi hingga penggunaan air soda 8%.  Kuat tekan yang didapat dengan penggunaan air soda 8% yaitu sebesar 421,993kg/cm2, mengalami peningkatan sebesar 2,134% dibandingkan dengan kuat tekan beton normal. Ini dikarenakan CO2 bereaksi secara optimal dengan kapur bebas pada beton, hasil reaksi berupa kalsium karbonat yang bersifat keras dan mengurangi permeabilitas permukaan beton.
FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEMEN PADA BETON Mira Setiawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan fly ash sebagai material pembentuk beton memberikan dampak positif jika ditinjau dari segi lingkungan. Fly Ash merupakan sisa pembakaran batu bara yang sangat halus. Kehalusan butiran fly ash ini berpotensi terhadap pencemaran udara. Penanganan fly ash pada saat ini masih terbatas pada penimbunan di lahan kosong. Dalam penelitian ini, akan mengidentifikasi manfaat fly ash sebagai material pengganti semen pada beton. Identifikasi material fly ash menitikberatkan pada pengaruh penggunaan material ini terhadap kuat tekan beton khususnya pada awal umur beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan fly ash sebagai bahan pengganti semen terhadap kuat tekan beton. Persentase fly ash yang digunakan bervariasi, mulai dari 5% sampai 12,5% dengan interval penggunaan Fly ash sebesar 2,5%. Beton akan diuji pada umur 3, 7, 14 dan 28 hari setelah terlebih dahulu dilakukan curing. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk kubus sebanyak 96 benda uji dimana untuk setiap variasi sebanyak 12 benda uji. Dari penelitian ini diperoleh bahwa nilai kuat tekan tertinggi pada penggunaan 12,5% fly ash, yaitu 404,03 Kg/cm2 pada umur 28 hari dengan persentase peningkatan 27,95%. Pada awal umur beton nilai kuat tertinggi pada penggunaan fly ash 12,5%, sebesar 231,04 Kg/cm2 dengan persentase peningkatan sebesar 60% terhadap beton normal. Dapat disimpulkan bahwa pada awal umur beton, penggunaan fly ash mempengaruhi kekuatan beton. Persentase penggunaan fly ash 12,5% pada beton,akan menghasilkan beton dengan kuat tekan maksimum.