Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Lakpesdam dan Gerak Intelektualisme Kaum Muda Nahdlatul Ulama Madura Fathol Haliq
NUMADURA: Journal of Islamic Studies, Social, and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Islamic Studies, Social and Humanities
Publisher : LPTNU Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58790/jissh.v2i2.17

Abstract

Lakpesdam NU Sumenep plays a significant role in coordinating the activities of NU's youth, helping to overcome challenges such as funding shortages, and providing community education. They possess a strong idealism in empowering the community and combine intellectualism with social activism. In their efforts, they face challenges related to relationships with donor organizations and the complexities of power dynamics within society. This study is a field research conducted in the regency of Sumenep. The main research locus is the Institute for the Study and Development of Human Resources (Lakpesdam) of Nahdlatul Ulama (NU). This article presents various empowerment models, such as grassroots, lobbying, and mobilizing, and emphasizes the importance of synergy between civil society organizations, the government, and the private sector in supporting community empowerment. Overall, this article illustrates the vital role of NU's youth in transforming the social and cultural dynamics in Indonesia.
Collaborative Counseling Model in Religious Learning for People with Disabilities Haliq, Fathol; Tatik Hidayati
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v6i1.12910

Abstract

This study examines the collaborative guidance and counseling model for individuals with disabilities in a religious education environment in Madura. This study addresses key questions: How do individuals with disabilities learn Islamic teachings? How do they fulfill religious obligations? What is the role of parents, siblings, and peers in providing social support? This study used a qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The researcher conducted direct observations that allowed for in-depth experiences with families, educators, and students. Data triangulation was obtained through various sources, including focus group discussions (FGDs) with teachers, parents, and individuals with disabilities. The location of the study was SLB Api Alam Tlanakan. The findings indicate that (1) religious values ​​are internalized in both structured (Special School) and unstructured (family and social environments) environments; (2) economic constraints affect the family's ability to support religious education; and (3) religious education plays a unique role in shaping the behavior and identity of individuals with disabilities. This study highlights the importance of community involvement in religious education for individuals with disabilities.
Pengaruh Layanan Bimbingan dan Konseling Terhadap Peningkatan Etika Pergaulan Teman Sebaya Siswa di SMAN 7 Surabaya Aszahra, Vidya Sari; Arifin, Nurul; Fauziyah, Mamluatul; Khodiyah, Suryani; Ariyanti Syafitri, Julia Nur; Masyhuriah, Nabilah Lubabul; Haliq, Fathol
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 22 No 1 (2025): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v22i1.4656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan dan konseling terhadap peningkatan etika pergaulan siswa melalui pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMA Negeri 7 Surabaya. Latar belakang penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perilaku siswa yang tidak mencerminkan etika sosial yang baik di lingkungan sekolah, seperti kurangnya rasa saling menghargai, empati, dan komunikasi yang positif antar teman sebaya. Penelitian ini menggunakan model PTK dari Arikunto (2019) yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-2 yang memiliki permasalahan dalam etika sosial. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan etika sosial siswa yang signifikan setelah diberikan layanan bimbingan dan konseling secara terstruktur melalui tindakan kelas. Simpulannya, layanan bimbingan dan konseling efektif dalam meningkatkan etika pergaulan siswa, dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara rutin dalam kegiatan sekolah.
Analisis RPP IPS SMP Kurikulum 2013 Revisi 2017 di Kabupaten Pamekasan Azizah, Siti; Haliq, Fathol
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru IPS SMP di Kabupaten Pamekasan menyusun kurikulum 2013 revisi 2017, merencanakan RPP apakah sudah terintegrasi dengan unsur pembelajaran abad 21 dan apa kendala yang dihadapi guru IPS dalam menyusun RPP dan solusinya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara dan dokumentasi dalam bentuk RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru mempersiapkannya bersama-sama dengan MGMP tingkat kabupaten/kota. RPP yang disusun sudah sesuai ketentuan dengan tingkat kesesuaian mencapai 86% dengan kategori baik, (2) RPP yang terintegrasi dengan PPK rata-rata 34%, rata-rata literasi 16%, 4C rata-rata 43%, dan HOTS rata-rata 7%, kendala yang dihadapi guru dalam menyusun RPP adalah: (a) kemampuan atau kompetensi guru dalam menyusun RPP masih belum optimal, (b) sering terjadi perubahan peraturan tentang pembelajaran kurikulum 2013 kegiatan, (c) guru masih kesulitan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dengan HOTS, dan (d) kesulitan membuat siswa aktif. Solusinya adalah dengan mengoptimalkan forum MGMP baik di tingkat sekolah maupun di tingkat kabupaten dalam rangka peningkatan kompetensi guru di bidang akademik dan pedagogik seperti penyusunan RPP, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas, dan proses penilaian. Beberapa saran yang dapat dikemukakan, pertama, terus mengoptimalkan dan mengefektifkan keberadaan forum MGMP tingkat kabupaten. Kedua, RPP yang telah dibuat hendaknya terus dievaluasi dan direvisi sesuai perkembangan berdasarkan temuan selama kegiatan pembelajaran di kelas. Ketiga, soal HOTS terus dikembangkan dalam proses penilaian untuk melatih siswa dengan keterampilan tersebut.
Efektivitas Intervensi Pembelajaran Berbasis Praktikum untuk Mengembangkan Literasi Memahami Gambar dan Mereduksi Stres Akademik Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia Hefni, Mohammad; Haliq, Fathol; Qomariyah, Fitriyatul; Hasanah, Iswatun; Fauziyah, Selvi; Zahroh, Fatimatuz
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21732

Abstract

Literasi visual dan stres akademik merupakan isu penting dalam pendidikan abad ke-21, khususnya pada siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang menghadapi tantangan identitas budaya sekaligus tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas pembelajaran sains berbasis praktikum dalam mengembangkan literasi memahami gambar sekaligus mereduksi stres akademik. Metode yang digunakan adalah eksperimen one group pre-test and post-test pada 25 siswa kelas VII dengan instrumen tes literasi visual dan kuesioner stres akademik SLSI yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai literasi visual meningkat dari 50,8 menjadi 72 dengan uji-t signifikan (p = 0,000 < 0,05), menegaskan praktikum mampu memperkuat kemampuan membaca dan menafsirkan representasi visual sesuai teori konstruktivisme. Selain itu, pengukuran stres akademik terhadap 24 siswa menunjukkan 37% berada pada kategori stres rendah, 63% stres sedang, dan tidak ada yang mengalami stres tinggi, yang berarti praktikum efektif menekan stres akademik. Namun, tingginya proporsi stres sedang menandakan perlunya strategi pendukung seperti manajemen waktu dan dukungan psikososial. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktikum tidak hanya meningkatkan kualitas literasi visual, tetapi juga bermanfaat sebagai pendekatan humanis yang mendukung kesejahteraan akademik siswa dan relevan bagi pengembangan kurikulum abad ke-21.