Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Darwis yang Terdampak Covid-19 Melalui Digital Marketing di Desa Siangan Ida Ayu Trisna Yudi Asri; I Gusti Agung Ayu Mas Suariedewi; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.487 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i2.27

Abstract

Keadaan Indonesia khususnya di Bali saat ini sedang mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19, dimana banyak kegiatan atau tempat wisata yang sangat terdampak pada banyak sektor kehidupan masyarakat seperti kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi dan pariwisata. Situasi pariwisata yang semula mengalami pertumbuhan positif, saat ini semakin melemah seiring dengan pandemi yang tidak kunjung usai. Tujuan dalam kegiatan PkM ini yaitu 1) membantu pemerintah dalam program melestarikan dan mengembangkan potensi desa wisata; 2) memberikan kesempatan kepada tim pengabdi untuk mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuannya dalam bentuk kegiatan PkM sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi melalui penyuluhan; dan 3) membantu pengelolaan pembentukan rintisan desa wisata pada Desa Siangan, Gianyar khususnya melalui digital marketing. Subjek yang terlibat dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah kelompok sadar wisata yang terdampak pandemi Covid-19 yang berlokasi di Desa Siangan, Gianyar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan digital marketing bagi kelompok sadar wisata untuk memperkenalkan wisata alam dan wisata budaya yang ada di desa dalam upaya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal sehingga dikenal oleh seluruh kalangan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini memberikan pengetahuan dan menyadarkan masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan lokasi wisata agar masyarakat memahami perannya dalam memajukan desa. Kelompok sadar wisata desa siangan sebagai pelopor dalam pengembangan rintisan desa wisata harus segera bergerak dan berkolaborasi dengan pihak terkait untuk menjalankan program – program yang mendukung pengembangan wisata alam dan wisata budaya yang ada di Desa Siangan, Gianyar.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Akuntansi dan Digitalisasi di Banjar Gagah Desa Tegallalang I Wayan Chandra Adyatma; I Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; I Made Dwi Sumba Wirawan
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): November : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v2i4.2550

Abstract

Tegallalang Village, located in Gianyar Regency, Bali Province, Indonesia, has become an attractive tourist destination due to its natural and cultural uniqueness. Situated in the northern part of Gianyar Regency and bordering several other villages, including Ubud Subdistrict to the south, Tegallalang Village plays an important role as a supporting village for tourism in the Ubud area. However, the development of community-based tourism in Banjar Gagah, Tegallalang Village, faces two main issues: suboptimal business management due to traditional administrative and financial recording systems, and the underutilization of tourism potentials such as agro-tourism, handicraft centers, and natural attractions. The stages of the community service activities are well-structured. It begins with the preparation stage, which involves coordination between the proposing team, the implementers, and the partners. The planning stage includes the preparation of event schedules, meetings with partners, the formation of a support team, and the preparation of outreach materials. The implementation stage is conducted in several sessions, starting with the first visit during the outreach and training sessions. Periodic evaluations are conducted about three months after the training to monitor the partners' progress in applying the knowledge and skills acquired. As such, this community service activity is expected to have a significant positive impact on the development of tourism, the local economy, as well as the preservation of culture and nature in Tegallalang Village.
Pemberdayaan Kelompok Darwis yang Terdampak Covid-19 Melalui Digital Marketing di Desa Siangan Asri, Ida Ayu Trisna Yudi; Suariedewi, I Gusti Agung Ayu Mas; Prayoga, Kadek Agus Mahabojana Dwi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v2i2.27

Abstract

Keadaan Indonesia khususnya di Bali saat ini sedang mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19, dimana banyak kegiatan atau tempat wisata yang sangat terdampak pada banyak sektor kehidupan masyarakat seperti kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi dan pariwisata. Situasi pariwisata yang semula mengalami pertumbuhan positif, saat ini semakin melemah seiring dengan pandemi yang tidak kunjung usai. Tujuan dalam kegiatan PkM ini yaitu 1) membantu pemerintah dalam program melestarikan dan mengembangkan potensi desa wisata; 2) memberikan kesempatan kepada tim pengabdi untuk mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuannya dalam bentuk kegiatan PkM sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi melalui penyuluhan; dan 3) membantu pengelolaan pembentukan rintisan desa wisata pada Desa Siangan, Gianyar khususnya melalui digital marketing. Subjek yang terlibat dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah kelompok sadar wisata yang terdampak pandemi Covid-19 yang berlokasi di Desa Siangan, Gianyar. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan digital marketing bagi kelompok sadar wisata untuk memperkenalkan wisata alam dan wisata budaya yang ada di desa dalam upaya melestarikan dan mengembangkan budaya lokal sehingga dikenal oleh seluruh kalangan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini memberikan pengetahuan dan menyadarkan masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan lokasi wisata agar masyarakat memahami perannya dalam memajukan desa. Kelompok sadar wisata desa siangan sebagai pelopor dalam pengembangan rintisan desa wisata harus segera bergerak dan berkolaborasi dengan pihak terkait untuk menjalankan program – program yang mendukung pengembangan wisata alam dan wisata budaya yang ada di Desa Siangan, Gianyar.
Digital Queue Prototype at West Denpasar Auxiliary Health Center Agus Mahabojana Dwi Prayoga, Kadek; Dika Nugraha, Made; Gunantara, Nyoman
INAJEEE (Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering) Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajeee.v6n2.p39-42

Abstract

In the growing era of digitalization, the use of technology is a solution to improve the efficiency of health services. Health centers often face the problem of long and irregular queues. A promising solution is the use of an Arduino Uno-based digital queue. This system allows patients to register electronically through a counter or mobile app. After registration, the patient is given a queue number which is displayed on the LCD screen. The advantage of this system is that it reduces patient waiting time, improves service efficiency, and helps medical staff manage queues better. This research aims to create an Arduino Uno-based digital queuing system at the Dauh Puri Sub-Community Health Center in West Denpasar. This tool consists of Arduino Uno, thermal printer, LCD display, speaker, and wireless push button at the counter. Testing shows that all devices are well integrated, providing timely responses. In conclusion, the Arduino Uno-based digital queue can improve efficiency and patient satisfaction at the health center.
Pengembangan Sistem Penyiraman dan Pemupukan Otomatis Berbasis ESP32 dengan RTC dan Blynk Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; P, I Gusti Ngurah Agung Pawana
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v8i1.6020

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penyiraman dan pemupukan otomatis untuk mengatasi kendala manual dalam bidang pertanian, terutama dalam hal efisiensi waktu dan tenaga. Sistem ini dirancang untuk mendukung proses perawatan tanaman kangkung yang dibudidayakan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa. Komponen utama yang digunakan meliputi Real Time Clock (RTC) untuk penjadwalan waktu, mikrokontroler berbasis modul ESP32 untuk pengendalian sistem, aplikasi Blynk sebagai antarmuka pengguna, dan smartphone sebagai alat pengendali jarak jauh. Sistem ini diatur agar mampu menyiram dan memupuk hingga 10 tanaman dalam satu siklus operasional, berdasarkan kapasitas pompa air dan distribusi larutan nutrisi yang telah diuji dalam penelitian ini. Jumlah ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan melalui pengaturan tambahan pada sistem irigasi dan pemupukan. Pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menyiram tanaman dengan volume air sebanyak 220 mililiter per menit. Selain itu, sistem hanya akan menyiram dan memupuk tanaman sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Untuk tanaman kangkung, penyiraman dilakukan dua kali sehari, sementara pemupukan menggunakan pupuk urea dilakukan sekali dalam seminggu. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem bekerja secara optimal dan sesuai dengan spesifikasi yang dirancang, sehingga mampu meningkatkan efisiensi proses perawatan tanaman serta memberikan hasil pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. Dengan demikian, sistem ini mendukung penerapan teknologi otomatisasi dalam pertanian modern dan berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman secara keseluruhan.
Pelatihan Sensor ESP32 dan Aplikasi Mobile untuk Monitoring dan Kontrol di SMK Mahabojana Dwi Prayoga, Kadek Agus; Edwindra, Riza; Mas Suariedewi, I Gusti Agung Ayu; Nugraha, Made Dika; Yudi Prabhadika, I Putu; Agung Pawana P, I Gusti Ngurah; Dwikiarta, I Made Sastra; Arygunartha, Gede Yohannes; Ludra Antara, I Nengah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6405

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Negeri 1 Sukawati dalam penguasaan teknologi Internet of Things (IoT), khususnya melalui pelatihan pemrograman mikrokontroler ESP32 dan integrasinya dengan aplikasi mobile Blynk untuk monitoring dan kontrol perangkat elektronik. Permasalahan mitra meliputi rendahnya keterampilan pemrograman sensor, kurangnya pemahaman integrasi perangkat keras dan aplikasi mobile, serta ketiadaan pelatihan aplikatif berbasis teknologi terbaru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing), terdiri atas lima tahapan: identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi konsep IoT, pelatihan teknis ESP32 dan Blynk, pendampingan proyek mini, serta perumusan keberlanjutan program. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, observasi, serta wawancara pascaprogram. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 39,6 (pre-test) menjadi 78,9 (post-test), serta keberhasilan lebih dari 90% peserta dalam praktik pemrograman ESP32 dan integrasi dengan aplikasi mobile. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta terhadap teknologi IoT, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara pendidikan vokasi dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi tepat guna menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.
Antrian Digital Berbasis Wireless di Pukesmas Pembantu (PUSTU) Dauh Puri Denpasar Barat Made Dika Nugraha; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; I Nyoman Angga Prabawa
Postgraduated Community Service Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.3.2.2022.58-63

Abstract

Accumulation of the number of patient queues at the Pukesmas Pembantu (Pustu) Dauh Puri. This is due to fewer service facilities compared to the number of requests so that the time used by patients in the queue becomes unsystematic. The registration process and ordering queue numbers are still done manually without implementing a wireless system with a button keypad, where the manual queue machine has been printed first, first taken by the patient. Come to the puskesmas first to be able to take the queue number, then wait for registration by being called by the puskesmas officer without using an automatic dialing machine that is integrated with the queue machine so that patients have to wait their turn to be called in to get services from doctors in the absence of a seven segment display for petrified showing the last queue number and the registration counter to be addressed by the patient. The method that will be used in making this tool is a method of discussion and workshop-based tool work. The stages of the activity will be as follows: First, the proposer will provide the basic concept of the importance of digital technology knowledge. Second, the proposer will assemble the tools according to the distribution of the criteria for patients and clinics. Third, the proposer will provide training on the use of tools already using a wireless system. Fourth, if the PkM activity is about to end, a questionnaire will be distributed as an evaluation material in the activity. The solution that will be carried out is to overcome the services of elderly, general and toddler patients, namely the service of making a wireless-based queue number machine by installing an installation system, providing training to community health workers regarding the running and maintenance process.
Pemanfaatan Teknologi ‘Website DJP Online’ Bagi Karang Taruna di Desa Siangan Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; Made Dika Nugraha; I Putu Yudi Prabhadika; Anak Agung Gde Krisna Paramita; Gede Yohanes Arygunartha
Postgraduated Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.4.2.2023.79-82

Abstract

Pemahaman dan pemanfaatan teknologi dalam membayar pajak menjadi krusial dalam perkembangan sistem perpajakan global. Di Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan DJP Online pada tahun 2015, sebuah inovasi penting dalam administrasi perpajakan. Dalam era digital, DJP Online mencerminkan upaya pemerintah untuk menyederhanakan, meningkatkan efisiensi, dan memberikan transparansi dalam perpajakan. Tujuan platform ini adalah meningkatkan efisiensi administrasi, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui layanan pajak berbasis online. PKM ini dilakukan dengan fokus pada kelompok Karang Taruna di Desa Siangan, yang dihadapkan pada kurangnya pemahaman tentang pembayaran dan pelaporan pajak serta pemanfaatan DJP Online. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan penggunaan DJP Online kepada kelompok tersebut. Metode PkM menggunakan ceramah/sosialisasi dan praktek langsung dengan tutorial pengisian DJP Online. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pemahaman dan kesadaran wajib pajak di Desa Siangan, terlihat dari partisipasi aktif dan tanggapan positif peserta. Materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten, Bapak I Made Dwi Sumba Wirawan, SE., M.Si., BKP, yang membahas fitur portal layanan perpajakan DJP Online. Kegiatan PkM berhasil memberdayakan kelompok Karang Taruna dengan memberikan pengetahuan praktis tentang pembayaran dan pelaporan pajak melalui DJP Online. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran perpajakan di masyarakat.
Instalasi dan Sosialisasi Teknologi Solar Panel System Untuk Penerangan Pura di Banjar Jematang Denpasar Barat Made Dika Nugraha; Kadek Agus Mahabojana Dwi Prayoga; Kadek Diviariesty
Postgraduated Community Service Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.5.2.2024.99-104

Abstract

Community service in Banjar Jematang Denpasar is a form of campus concern for its environment, both the general public, government and village officials covering the Denpasar city area, especially West Denpasar sub-district, giving complaints because the road to the temple is dark at night and the community's desire to reduce bills PLN electricity, especially for temples which still rely on cash from the Hindu temple community for operational costs. Considering that currently the need for lighting is high for Hindus when praying at night, temple street lighting has electricity source technology such as a solar panel system that is capable of running without being connected to paid PLN electricity. This service will involve traditional services, service services and 4 visitors, respectively, Puseh temple, Mojopahit temple and Maospait temple. It is hoped that the results of the service will help partners and be able to understand and continue the application of the tool and in the future the system can be developed to advance technology in the Denpasar city area.