Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan lansia dengan edukasi gizi penyakit hipertensi Eva Fitriyaningsih; Ichsan Affan; Andriani Andriani; Iskandar Iskandar
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 3, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.312 KB) | DOI: 10.30867/pade.v1i2.705

Abstract

Lansia perlu mendapatkan perhatian khusus dalam pemberian makanan tambahan, penyuluhan menu simbang dan senam lansia untuk kesehatan lansia. Pemilihan makanan untuk lansia dapat diatasi melalui penyusunan menu yang tepat, dengan mempertimbangkan akan kecukupan gizi, konsistensi makanan, dan tekstur makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan  dan ketrampilan lansia tentang gizi seimbang kaitannya dengan penyakit hipertensi. Memberikan penyuluhan/ edukasi  tentang menu seimbang dan gaya hidup sehat pada ibu pra menopause, ibu  lansia dan keluarganya  diawali dengan pre dan post test serta pemberian contoh praktek pengolahan menu seimbang untuk  lansia berkaitan dengan penyakit hipertensi. Pengabdian masyarakat pada lansia ini dilaksanakan di desa Bayu Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Dilaksanakan tanggal 14 November 2020 dengan jumlah responden yang hadir 40 orang. Hasil distribusi frekuensi menunjukkan sebagian besar responden berumur 40-49 tahun (62.5%). Hasil pengukuran antropometri untuk menentukan status gizi lansia sasaran berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) menunujukkan bahwa sebagian besar responden menunjukkan status gizi kelebihan berat badan ringan yaitu 52.5% dan hasil pemeriksaan tekanan darah sebagian besar responden berada dalam kelompok prehipertensi atau hipertensi tahap ringan sejumlah 42.5%.. Penyuluhan yang diberikan di peroleh hasil pengetahuan lansia yang sebelumnya sejumlah 30% dalam pengetahuan baik tentang gizi seimbang berkaitan dengan penyakit hipertensi meningkat setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan tersebut sebesar 82.5%.  Penyuluhan yang diberikan akan meningkatkan pengetahuan lansia tentang gizi seimbang berkaitan dengan penyakit hipertensi. Perlu dilakukan penyuluhan dan konseling secara berkesinambungan kepada  lansia berkaitan dengan pengatuan pola makan untuk penyakit degeneratif lainnya.
PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN RAMPAN KARIES MELALUI PENYULUHAN DI BANDA ACEH Elfi Zahara; Andriani Andriani; Intan Liana
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v1i2.421

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Rampan karies merupakan karies yang terjadi sangat cepat dan mengenai beberapa gigi serta sering menimbulkan rasa sakit sehingga anak sulit makan dan rewel. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak dan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dan meningkatkan tindakan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar serta untuk menurunkan indeks plak gigi anak di Desa Lhong Cut Banda Raya Banda Aceh.Metode: Peningkatan pengetahuan dilakukan dengan sasaran yaitu 40 anak dan ibunya sebagai responden di Desa Lhong Cut Banda Raya Banda Aceh. Intervensi yang diberikan berupa penyuluhan tentang kesehatan gigi anak dan demonstrasi cara meyikat gigi yang baik dan benar. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan yaitu 93,33% mempunyai kriteria baik dimana orang tua sudah mengetahui cara pemeliharaan kesehatan gigi pada anak sebagai upaya pencegahan rampan karies .Kesimpulan: Ada peningkatan pengetahuan orang tua dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak dalam pencegahan rampan karies ABSTRACTBackground: Rampan caries is caries that occurs very quickly and affects several teeth and often causes pain so that the child has difficulty eating and is fussy. This community service aims to increase the knowledge of children and mothers about dental and oral health and improve actions on how to brush their teeth properly and correctly and to reduce the dental plaque index of children in Lhong Cut Village, Banda Raya Banda Aceh.Method: Knowledge improvement was carried out with the target of 40 children and their mothers as respondents in Lhong Cut Village Banda Raya Banda Aceh. The interventions provided were in the form of counseling about children's dental health and demonstrations on how to brush their teeth properly and correctly.Results: There was an increase in knowledge, namely 93.33% had good criteria where parents already knew how to maintain dental health in children as an effort to prevent rampant caries.Conclusion: There was an increase in parental knowledge in maintaining children's dental and oral health in the prevention of rampant caries
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo