Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN DAN DEMONTRASI KOMPRES DINGIN PADA PENDERITA FRAKTUR TERTUTUP DI POLI ORTHOPEDI RUMAH SAKIT UMUM KOTA LANGSA TAHUN 2022 Nora Hayani; Zulkarnaini Zulkarnaini; Azwarni Azwarni; Maria Irwani; Zakirullah Zakirullah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i10.5186

Abstract

One of the clinical manifestations felt by fracture patients is pain. Pain in fracture sufferers is sharp and stabbing, One way to reduce pain in fracture patients non-pharmacologically is to apply cold compresses to the pain area. Pain can occur in almost every fracture area, if not treated it can have a dangerous effect that will interfere with the healing process and increase morbidity and mortality. The purpose of the service is to increase the insight, knowledge and willingness of the community to apply cold compresses, especially to patients with closed fractures to reduce pain. Participants in this activity were 48 people with closed fractures at the Orthopedic Poly Hospital, Langsa City General Hospital. This community service method first carried out counseling, demonstration of cold compresses using an ice bottle. The results of community service showed that knowledge after being given counseling increased from 54.2% to 72.9% as well as the intensity of pain from moderate pain to mild pain the participants also said it was very comfortable to be given cold compresses. It is hoped that patients with closed fractures can do therapy non-pharmacological cold compresses to reduce pain and reduce the side effects of using drugs.
Formulasi body scrub alami berbahan sari labu kuning dan ampas kelapa sebagai eksfolian Maria Irwani; Wurul Maghfiranda; Amelia Sari; Ernita Silviana; Burdah Burdah
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 5, No 3B (2024): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v5i3B.1843

Abstract

Background: Pumpkin juice and coconut pulp are natural ingredients that have potential as body scrubs. Pumpkin is known to be rich in antioxidants, such as vitamin C, vitamin E, and β-carotene, which play an important role in protecting the skin from UV damage. Coconut pulp functions as a natural exfoliant that can remove dead skin cells, scrape off the outermost layer of dry and rough skin, and moisturize the skin. The use of these natural ingredients in making body scrubs aims to develop skin care products made from natural ingredients.Objective: This study aims to formulate pumpkin juice (Curcubita moschata) and coconut pulp (Cocos nucifera L.) into a body scrub preparation and evaluate the physical characteristics of the preparation.Methods: Experimental research was conducted at the Unsyiah Herbarium Laboratory and the Pharmaceutics Laboratory of the Poltekkes Kemenkes Aceh from February to April 2023. Evaluation of the preparation includes organoleptic test, homogeneity, spreadability, emulsion type, irritation, liking test, and pH measurement. Data analysis was carried out descriptively.Results: The results showed that the formulated body scrub preparation had a semi-solid shape, yellow color, distinctive aroma of pumpkin juice and coconut pulp, and good homogeneity. The pH of the preparation was in accordance with SNI standards (pH 6.1-6.2), the spreadability met the requirements (5.5 cm), and the type of emulsion formed was oil in water. All preparations did not cause skin irritation, and the formula most preferred by respondents was F3 (20% pumpkin juice and 15% coconut pulp).Conclusion: The combination of pumpkin juice and coconut pulp can be used as a natural exfoliant in body scrub cream.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo