Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Tentang Rokok Dan Dampaknya Dengan Status Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Masyarakat Di Desa Lamsayeun Kecamatan Ingin Jayakabupaten Aceh Besar Tahun 2018 Linda Suryani
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.432 KB)

Abstract

PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo
PERAN ORANG TUA, GURU DAN TENAGA KESEHATAN DALAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DISABILITAS DI SDLB KOTA BANDA ACEH Eka Sri Rahayu; Linda Suryani; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5209

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut pada anak penyandang disabilitas dari 68 siswa terdapat 87% siswa terpapar karies dan membutuhkan perhatian lebih tentang cara perawatan gigi dan mulut. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas di SDLB Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam tentang peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode mixed method yakni penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan concurrent embedded dimana metode kedua memperkuat metode pertama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di SLB Banda Aceh dan partisipan ibu, Guru dan Tenaga Kesehatan.
PERAN ORANG TUA, GURU DAN TENAGA KESEHATAN DALAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DISABILITAS DI SDLB KOTA BANDA ACEH Eka Sri Rahayu; Linda Suryani; Reca Reca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5209

Abstract

Permasalahan gigi dan mulut pada anak penyandang disabilitas dari 68 siswa terdapat 87% siswa terpapar karies dan membutuhkan perhatian lebih tentang cara perawatan gigi dan mulut. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas di SDLB Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam tentang peran orang tua dalam upaya kesehatan gigi dan mulut anak disabilitas. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode mixed method yakni penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan concurrent embedded dimana metode kedua memperkuat metode pertama. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di SLB Banda Aceh dan partisipan ibu, Guru dan Tenaga Kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN RISIKO TERJADINYA KARIES MENGGUNAKAN METODE IRENE’S DONUTS DI DESA GAROT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Natasya Miranda; Henny Febriani; Linda Suryani; Ainun Mardiah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5303

Abstract

Permasalahan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih cukup tinggi, salah satunya karies gigi pada anak yang diakibatkan berbagai faktor seperti pola makan, kebiasaan menyikat gigi yang buruk, serta kurangnya pengetahuan dan perhatian orang tua terhadap kesehatan gigi. Anak-anak usia dini merupakan kelompok rentan karena masih sangat tergantung pada pengawasan dan perawatan oleh orang tua, khususnya dari ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan risiko terjadinya karies pada anak usia 2–5 tahun menggunakan metode Irene’s Donuts. Metode penelitian ini pendekatan analitik dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 69 ibu yang memiliki anak usia 2-5 tahun di Desa Garot Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 april dan 14 april 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan aplikasi Irene’s Donuts, yang berisi pertanyaan terkait pengetahuan ibu serta penilaian risiko karies anak. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan risiko terjadinya karies (p = 0,001) p <0,05. Kesimpulan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan risiko terjadinya karies. Disarankan adanya edukasi, motivasi dan pendampingan yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo