Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Tradition of Khatam Qur’an at the Grave of the Padang Bolak Community Ilham Ramadan Siregar; Syaripah Aini; Akhyar Akhyar
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v6i1.11926

Abstract

This study aims to describe the culture of khatam Qur’an at the grave that are preserved by the Padang Bolak people. The study was conducted using an ethnographic approach by directly observing and participating in khatam activities. The results of this study analyze the background of the growth of the khatam tradition in relation to the entry of Islam into the Padang Bolak area, the doctrine of tariqat/suluk being the most important in this section. The khatam process at the grave is usually carried out based on the parents' will for those left behind or at the initiation of the family who feels responsible. Although it is not considered fardhu kifayah, khatam Qur’an at the grave is voluntary in nature as well as a standard of value for the community in the form of devotion to parents. Another conspicuous concern in the procession lies in the accommodation and service which erodes the financial loss of the who got calamity.
Efek Membaca Alquran Pada Pendidikan Mental Syaripah Aini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10102

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan bagaimana efek membaca Alquran pada pendidikan mental. Karena ketika seseorang membaca Alquran, maka akan memberi dampak positif dalam dirinya, Ia merasa ada suatu ketenangan jiwa dan perasaan puas terhadap hidup yang ia jalani. Demikian itu dirasakan oleh setiap individu yang membaca Alquran dengan benar. Hal ini disinggung oleh Alquran surat Fussilat ayat 44 yang artinya “Katakanlah, “Alquran adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan (Alquran) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh’’. Ini mengisyaratkan bahwa orang yang membaca Alquran dengan iman akan menjadi penyembuh keadaan hati yang tidak bahagia.
Konsep Kesehatan Jiwa dalam Al-Qur’an: Membahas Penyembuhan Melalui Doa dan Dzikir dalam Perspektif Psikologi Amiruddin Amiruddin; Syaripah Aini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.235

Abstract

yang memengaruhi cara berpikir, merasakan, dan berperilaku. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung berbagai konsep yang berkaitan dengan kesehatan jiwa, termasuk metode penyembuhan non-medis melalui doa dan dzikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kesehatan jiwa dalam Al-Qur’an dan menelaah efektivitas penyembuhan melalui doa dan dzikir dari perspektif psikologi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah literatur keislaman, tafsir, serta karya-karya ilmiah psikologi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa doa dan dzikir dapat menenangkan hati, menurunkan stres, dan meningkatkan kesadaran spiritual, yang semuanya berkaitan dengan stabilitas jiwa. Temuan ini menunjukkan adanya titik temu antara nilai-nilai spiritual Islam dan teori psikologi modern dalam pendekatan holistik terhadap kesehatan mental.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Maktabah Syameela Pada Pondok Pesantren Darul Ulum Kabupaten Mandailing Natal Amiruddin Amiruddin; Syaripah Aini; Nugraha Andri Afriza
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2581

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul "Pelatihan Penggunaan Aplikasi Maktabah Syamela" bertujuan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan santri dan guru pesantren Darul Ulum kabupaten Mandailing Natal. Maktabah Syamela merupakan aplikasi pustaka digital yang kaya akan koleksi kitab-kitab klasik dalam berbagai disiplin ilmu Islam. Namun, keterbatasan pemahaman terkait penggunaan aplikasi ini sering menjadi kendala dalam memaksimalkan manfaatnya.Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pemaparan materi tentang fungsi dan fitur Maktabah Syamela, demonstrasi penggunaan aplikasi, dan sesi praktik langsung. Metode pendekatan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pendampingan individu. Kegiatan ini diikuti oleh 170 peserta yang berasal dari santri juga guru pesantren Darul Ulum kabupaten Mandailing Natal . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi Maktabah Syamela secara efektif, dengan peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 85% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Peserta juga memberikan respons positif terkait relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan mereka dalam studi maupun pengajaran. Pelatihan ini memberikan dampak signifikan dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar berbasis literatur digital, serta membuka peluang lebih luas untuk mengakses pengetahuan Islam secara modern.
Konsep Keadilan Sosial Dalam Al-Qur’an Implikasi Bagi Peradaban Islam Syaripah Aini; Amiruddin Amiruddin
Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol. 2 No. 01 (2026): IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadilan sosial merupakan salah satu prinsip fundamental dalam ajaran Islam yang memiliki posisi sentral dalam pembentukan tatanan masyarakat dan peradaban. Al-Qur’an menempatkan keadilan sebagai nilai normatif dan operasional yang harus ditegakkan dalam seluruh aspek kehidupan, baik personal, sosial, ekonomi, maupun politik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep keadilan sosial dalam Al-Qur’an serta implikasinya bagi pembangunan peradaban Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keadilan sosial dalam Al-Qur’an dibangun atas prinsip tauhid, kesetaraan manusia, tanggung jawab sosial, dan perlindungan terhadap kelompok rentan. Implementasi keadilan sosial tercermin dalam sistem distribusi ekonomi, penegakan hukum tanpa diskriminasi, dan penguatan solidaritas sosial. Konsep ini menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban Islam yang berorientasi pada kemaslahatan, keseimbangan, dan martabat manusia.
THE MARKHOTOM AL-QUR'AN TRADITION AMONG ELDERLY WOMEN AT MAJELIS TAKLIM MISBAHUS SUDUR, PIDOLI DOLOK, PANYABUNGAN DISTRICT Syaripah Aini; Akmal Gunawan; Amiruddin .
Ibn Abbas : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Vol 9, No 1 (2026): JANUARI - JUNI
Publisher : Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UINSU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ias.v9i1.29525

Abstract

This research is a Living Qur’an study on the Markhotom tradition practiced by the Majelis Taklim in Pidoli Dolok, Panyabungan District, Mandailing Natal Regency. Markhotom is a local term referring to the activity of reciting the Qur’an in turns or collectively, usually carried out to strengthen Islamic brotherhood and deepen spirituality, particularly among elderly women. The Markhotom tradition of Majelis Taklim Misbahus Sudur in Pidoli Dolok is a practice rooted in the local wisdom of the Pidoli community. Every Friday afternoon, members of the Majelis Taklim mostly elderly women gather to carry out the Markhotom activity. This activity is held once a week and has become a highly anticipated spiritual routine for its members. This study is a field research project with a descriptive qualitative approach, employing the Living Qur’an method. The data sources in this research were collected through interviews with respondents, consisting of several members of Majelis Taklim Misbahus Sudur in Pidoli Dolok. The study is also supported by references from various literatures to strengthen the research findings. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The researcher identified several findings and concludes that the Markhotom Al-Qur’an tradition at Majelis Taklim Misbahus Sudur serves as an expression of gratitude and a hope for blessings in all aspects of life, including health, inner peace, and sustenance. This tradition demonstrates that although it is practiced by a group of elderly women, it has a significant impact on shaping the spiritual and social character of the local community.