Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Konseling Kelompok Rekan Sebaya bagi Disabilitas Netra di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta Ati Kusmawati; Irhamni Rahman; Ayu Fauziyah; Chika Aulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11607

Abstract

Mahasiswa disabilitas netra masih sulit untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi dikarenakan masih kurangnya rasa percaya diri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat melalui konseling diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan dan mahasiswa disabilitas netra dapat memiliki kepercayaan diri untuk berinteraksi di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini telah bekerjasama dengan Disabled Care Community Universitas Muhammadiyah Jakarta (DCC UMJ). Tim pengmas melaukan pendekatan melalui rekan sebaya Bersama DCC UMJ, melakukan diskusi dan bertanya tentang kebutuhan mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ baik secara akademik maupun non-akademik. Metode yang digunakan dalam pengmas ini adalah dengan Metode Pendekatan Partisipatif dimana mitra telah tim pengmas ajak berperan aktif untuk menemukenal permasalahan yang mereka hadapi dan Bersama tim pengmas menemukenali pula jalan keluar dari permasalahan yang mitra hadapi. Dalam hal ini komunitas DCC UMJ sebagai mitra dimana sebagian besar anggotanya terdiri atas mahasiswa-mahasiswa disabilitas netra di kampus UMJ. Hasilnya melalui konseling Bersama rekan sebaya, mahasiswa yang tergabung di DCC UMJ mampu menemukenali permasalahan yang mereka hadapi sekaligus bersama merumuskan solusi dari permasalahan yang mereka hadapi.
Evaluasi Layanan Disabilitas Netra di Universitas Muhammadiyah Jakarta Tahun 2022 Irhamni Rahman; Ati Kusmawati; Alfrida Hermawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11608

Abstract

Di Indonesia belum semua perguruan tinggi yang memiliki layanan disabilitas. Di sisi lain, berdasarkan hasil data yang didapat dari Kementrian Sosial RI (2018) wilayah yang paling besar untuk jumlah penyandang disabilitas adalah Jawa Barat (13,02%), Jatim (10,53%), Jateng (8,34%). Untuk data penyandang disabilitas netra seluruh Indonesia berjumlah 11.361 orang dan lowvision berjumlah 6,811 orang. Penyandang disabilitas netra menjadi salah satu ragam dari disabilitas lainnya masih belum mendapatkan kesempatan yang sama ketika akan menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, meskipun pemerintah sudah lama membuat peraturan dan Undang-Undang. Universitas Muhammadiyah Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang membuka layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi layanan disabilitas netra yang ada di kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2022 ini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif evaluatif. Adapun hasil penelitian ini yaitu model pelayanan bagi penyadang disabilitas di Universitas Muhammadiyah Jakarta, berupa Model Layanan Pendampingan Administratif dan Rekan Sebaya dinilai sudah baik dimana pihak kampus membantu mahasiswa disabilitas netra dalam memenuhi kebutuhan akses mereka selama berkegiatan di kampus dengan pendampingan sejak mula pendaftaran. Selanjutnya, posisi rekan sebaya sebagai pendamping, pihak kampus melibatkan komunitas DCC UMJ (Disable Care Community Universtas Muhammadiyah Jakarta). Kerja sama antara pihak kampus dari sisi administratif dan relawan mahasiswa DCC UMJ ini mampu menjawab kebutuhan mahasiswa disabilitas netra untuk memahami dan mendapatkan layanan, fasilitas, serta arahan akademis maupun non-akademis yang sesuai dengan mahasiswa penyadang disabilitas netra butuhkan.
Modifikasi Perilaku Terhadap Anak Trauma Bullying Melalui Metode Psikodinamik Irhamni Rahman; Andrio Ramadhan; Fadhil Aryadi; Muhammad Abi Januar; Muhammad Andri Saputro
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5289

Abstract

Bullying, as a deliberate and repetitive form of aggression, can result in detrimental psychological, physical, and social impacts, occurring across various educational levels. This article aims to assist individuals affected by bullying trauma in their recovery, fostering self-confidence, and mitigating feelings of social inadequacy. The study emphasizes intervention employing a Biopsychosocial technique within the Psychodynamic method, utilizing the Operant Conditioning Theory (Skinner's Experiment). Through a planned and implemented ten-day intervention, behavioral modifications successfully attained the intended objectives. The client has been able to engage socially at least once a day for two weeks, with a duration of six hours per day, signifying success in addressing the repercussions of bullying and reintegration into their social milieu.
Peningkatan Kapasitas Diri Tenaga Pendidik Melalui Program Indonesia Digital Learning PT. Telkom Indonesia Irhamni Rahman; Ety Rahayu
Jurnal Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i3.3985

Abstract

AbstrakKemajuan teknologi informasi dan komunikasi pada era globalisasi yang di mulai pada tahun 2000an membuat kehidupan manusia diwarnai penggunaan teknologi digital. Tidak terkecuali di dunia pendidikan dimana tenaga pendidik dituntut mampu menghadirkan kebaruan melalui pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu PT.Telkom hadir melalui Program Indonesia Digital Learning untuk memberdayakan guru sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah program ini mampu memberdayakan peserta program dalam meningkatkan kapasitas mereka untuk melakukan pembelajaran berbasis digital. Hasil penelitian menunjukan bahwa rangkaian pelatihan berbasis digital secara intensif yang diberikan kepada tenaga pendidik mampu meningkatkan kemampuan dasar digital yang dimiliki oleh peserta ke tingkat yang lebih baik dari sebagai pengguna dasar perangkat pembelajaran digital menjadi instruktur terlatih yang selain mampu menghadirkan ragam pembelajaran berbasis digital di kelas yang mereka ajar juga mampu berkolaborasi dan berbagi kepada tenaga pengajar lain di sekolah mereka maupun di tingkat pelatihan nasional.Kata Kunci: Peningkatan-Kapasitas, Pendidikan, Program Pembelajaran Digital, Tenaga Pendidik. AbstractThe progress of information and communication technology in the era of globalization which began in the 2000s made human life colored by the use of digital technology. No exception in the world of education where educators are required to be able to present novelty through digital based learning. Therefore PT. Telkom is present through the Indonesia Digital Learning Program to empower primary and secondary school teachers in Indonesia. This study aims to determine whether this program is able to empower program participants in increasing their capacity to conduct digital based learning. The results showed that the intensive digital-based training series provided to educators was able to improve the basic digital capabilities of the participants to a better level than the basic users of digital learning devices to be trained instructors who were able to present a variety of digital-based learning in the classroom. they teach also be able to collaborate and share with other teaching staff in their schools and at the national training level.Keywords: Capacity-Building, Education, Digital Learning Programs, Educators.
STRATEGI INTEGRASI SOSIAL WILAYAH TRANSMIGRAN MELALUI PUSTAKA MUSAMUS DI DISTRIK SOTA MERAUKE Irhamni Rahman; Sokhivah; Clara Novita Anggraini
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/x3p56n54

Abstract

South Papua faces complex challenges to social cohesion due to the spatial segregation of settlements between Indigenous Papuan communities and transmigrant groups. This study aims to analyze the sociocultural integration strategies developed by Pustaka Musamus in Sota District, Merauke Regency. Studying employs a qualitative approach with a case study design. Data was collected through in-depth interviews with program managers, customary leaders, and parents, complemented by participant observation of program activities. Data were analyzed using interactive thematic analysis, with data validity ensured through source and method triangulation. The findings indicate that spatial segregation between Route A, predominantly inhabited by the Kanum and Marind-Anim communities, and Route B, predominantly inhabited by Javanese transmigrants, has the potential to reinforce social distance, prejudice, and intergroup conflict. Pustaka Musamus functions as an inclusive, neutral, and egalitarian Third Space through mentoring 125 children and adolescents, non-formal literacy education, theater activities, and ecosystem-based team building. Daily interaction and cross-group collaboration strengthen trust and social capital for harmony from an early age. This study confirms that community-based sociocultural integration is relevant for strengthening inclusive and peaceful community development in Indonesia's border regions, in line with Sustainable Development Goals 10 and 16.
Pembentukan Komunitas Parenting di Sekolah: Upaya Meningkatkan Regulasi Emosi Anak Berkebutuhan Khusus Di SD Muhammadiyah 37, Tangerang Selatan Ati Kusmawati; Rika Sa'diyah; Irhamni Rahman
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v1i1.11

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berlandaskan pada fenomena dimana fase perkembangan anak usia sekolah memainkan peran penting dalam pertumbuhan individu. Lingkungan perkotaan dan pedesaan mempengaruhi pola pengasuhan anak-anak, terutama bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Sehingga anak-anak ini menghadapi kesulitan beradaptasi dan mengatur respons emosional, menggarisbawahi pentingnya dukungan komprehensif dari keluarga, sekolah, dan lingkungan. Adapun tujuan pengmas ini adalah untuk membentuk komunitas parenting inklusif di SD Muhammadiyah 37, Tangerang Selatan. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi pembentukan komunitas parenting di SD Muhammadiyah 37. Data dikumpulkan melalui seminar, observasi, dan wawancara dengan anggota komunitas, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil Pengabdian masyarakat ini menekankan bahwa pentingnya membangun komunitas parenting inklusif untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Dukungan sosial, adaptasi lingkungan pendidikan, dan pemanfaatan teknologi menjadi langkah kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung. Komunitas parenting yang inklusif diharapkan menjadi fondasi bagi pertumbuhan anak-anak, memberikan dukungan yang berarti bagi orang tua, dan membawa perubahan positif bagi anak-anak berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 37, Tangerang Selatan. Pengabdian masyarakat ini menggarisbawahi perlunya pendekatan holistik dan inklusif dalam mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan pendidikan.