Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Model Kinerja Pegawai Bina Mental Spiritual Bidang Kesra Dalam Pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Sukabumi Eris Endarwati; Sait Abdullah; Muhamad Nur Afandi; Abdul Rahman; Teni Listiani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model kinerja pegawai Bina Mental Spiritual Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Sukabumi. Penyelenggaraan MTQ merupakan program strategis bidang keagamaan yang keberhasilannya sangat bergantung pada kinerja pegawai pengelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen terhadap informan yang dipilih secara purposive, melibatkan pegawai, pimpinan, serta pemangku kepentingan terkait pelaksanaan MTQ. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan penerapan triangulasi untuk menjamin kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai dipengaruhi oleh tujuh dimensi utama, yaitu kemampuan pegawai, kejelasan peran dan tanggung jawab, dukungan organisasi, sistem penghargaan, mekanisme evaluasi dan umpan balik, kesesuaian tugas dengan kompetensi, serta lingkungan kerja. Ketujuh dimensi tersebut dikelompokkan ke dalam faktor penggerak, faktor pengarah, dan faktor pendukung yang saling berinteraksi membentuk kinerja secara dinamis. Model kinerja yang dirumuskan bersifat holistik dan aplikatif, serta dapat digunakan sebagai alat diagnosis dan dasar perumusan strategi peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan manajemen kinerja sektor publik, khususnya dalam konteks pelayanan keagamaan dan penyelenggaraan MTQ di tingkat daerah.
Strategi Peningkatan Kompetensi Kepemimpinan Ketua RT RW Di Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi Watnaria Dian Utami; Sait Abdullah; Muhamad Nur Afandi; Teni Listiani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10300

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis serta merumuskan strategi peningkatan kompetensi kepemimpinan Ketua RT dan RW di Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi pengelolaan administrasi yang masih manual, keterbatasan penguasaan teknologi informasi, rendahnya efektivitas komunikasi sosial, serta belum optimalnya kemampuan perencanaan strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat, termasuk kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dilengkapi analisis tematik berdasarkan teori kompetensi kepemimpinan Robert Katz (technical skill, human skill, conceptual skill) dan analisis Fishbone untuk mengidentifikasi akar masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi ketua RT/RW relatif kuat pada aspek human skill, namun masih memerlukan penguatan pada aspek technical skill dan conceptual skill. Strategi peningkatan kompetensi disusun melalui pendekatan pengembangan SDM yang berkelanjutan, pelatihan terarah, pendampingan, serta digitalisasi administrasi. Penelitian merekomendasikan prioritas utama pada peningkatan kemampuan konseptual (perencanaan strategis), diikuti peningkatan keterampilan teknis berbasis teknologi, serta penguatan komunikasi partisipatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kepemimpinan lingkungan.
Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi Yulia Prastika; Teni Listiani; Septiana Dwi Putrianti; Abdul Rahman
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi dalam kerangka sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian berada di Pemerintah Kota Sukabumi dengan fokus pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pejabat pengelola kepegawaian, tim manajemen talenta, serta ASN yang terlibat dalam proses assessment dan rotasi jabatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi telah memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 60 Tahun 2022, namun implementasi manajemen talenta belum berjalan optimal. Kendala utama meliputi belum terbentuknya talent pool yang komprehensif, keterbatasan pelaksanaan assessment kompetensi, belum adanya rencana suksesi yang sistematis, serta sistem penilaian kinerja yang belum sepenuhnya objektif. Penelitian ini juga menghasilkan model penerapan manajemen talenta yang terdiri dari tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan talenta yang terintegrasi dengan faktor pendukung seperti nilai meritokrasi, dukungan pimpinan, sistem database kepegawaian, dan sistem penilaian kinerja. Model ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam penguatan implementasi manajemen talenta untuk mendukung profesionalitas ASN dan peningkatan kinerja organisasi pemerintahan daerah.