Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Keanekaragaman dan Peran Ekologis Serangga Tanah di Kawasan Hutan Rafae Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu Tae, Valerian Yunito; Seran, Yoseph Nahak; Bani, Polikarpia Wilhelmina
Journal Science of Biodiversity Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i2pp51-60

Abstract

Serangga tanah merupakan jenis dari serangga yang seluruh atau sebagian hidupnya ditemukan di permukaan tanah. Berdasarkan tingkat trofiknya serangga dibagi menjadi 3 jenis yaitu, serangga herbivora, serangga karnivora dan serangga dekomposer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Untuk menganalisis jenis serangga tanah yang terdapat di Kawasan hutan Rafae Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu, Untuk menganalisis Bagaimana indeks keanekaragaman serangga di Kawasan hutan Rafae Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu Penelitian dilakukan pada bulan September – November 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif-eksploratif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Pitffall trap. Hasil penelitian yang di dapat Pada Kawasan Hutan Rafae Kecamatan Raimanuk Kabupaten Belu Ditemukan 14 jenis serangga tanah yang terdiri dari 11 famili serangga dan 5 ordo dengan jumlah individu 364 jenis serangga, dari 12 perangkap yang di pasang pada 2 plot. Spesies serangga tanah yang ditemukan terdapat spesies serangga tanah yang berperan sebagai polinator, dekomposer, predator, parasitoid dan bioindikator.
Keanekaragaman Jenis Vegetasi Riparian pada Daerah Hulu dan Hilir Sungai Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara Messah, Vinsensia Yosefa; Binsasi, Remigius; Binsasi, Yeremias; Bani, Polikarpia Wilhelmina
Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Vol. 5 No. 3 (2025): July
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/biocaster.v5i3.415

Abstract

Riparian ecosystem is a transition zone between land and water bodies that plays an important role in maintaining environmental balance, preventing erosion, filtering pollutants, and providing habitat for biodiversity. This study aims to analyze the diversity of riparian vegetation types in the upstream and downstream of the Noemuti River. The method used is the plot method with a size of 20m x 20m with a total of 24 plots. The results of the analysis showed that there were significant differences in the composition and structure of riparian vegetation between the upstream and downstream of the Noemuti River. In the upstream area, 31 plant species were found belonging to 20 families with a total of 751 individuals, while in the downstream 23 species were found from 16 families with a total of 831 individuals. Dominant species in the upstream include Tectona grandis (262 individuals), Senna siamea (66 individuals), and Leucaena leucocephala (53 individuals), while in the downstream it is dominated by Gliricidia sepium (309 individuals), Vachellia nilotica (131 individuals), and Tectona grandis (125 individuals). The highest Importance Value Index (IVI) in the upstream was shown by Tectona grandis, each of 80.88% (tree), 116.43% (pole), 63.94% (sapling), and 37.57% (seedling). In the downstream, Gliricidia sepium became the most dominant species with IVI of 66.02% (tree), 108.62% (pole), 63.48% (sapling), and 46.05% (seedling). The invasive species Chromolaena odorata also showed significant dominance in the seedling strata with an INP of 39.98% in the upstream and 59.00% in the downstream. The Shannon-Wiener diversity index (Hʹ) in the upstream was recorded at 2.42 and in the downstream at 2.05, both of which are included in the moderate diversity category. The species richness index (R) was higher in the upstream (4.38) compared to the downstream (3.25), while the evenness index (E) was recorded at 0.70 in the upstream and 0.65 in the downstream.
Pengenalan Produksi Bawang Merah Menggunakan True Shallot Seed (TSS) dan Benih Umbi melalui Demplot di Desa Saenam Kabupaten Timor Tengah Utara Tefa, Anna; Ceunfin, Syprianus; Bani, Polikarpia Wilhelmina; Fallo, Kristoforus; Nalle, Mardit Nikodemus
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10887

Abstract

Penggunaan benih bermutu sebagai bahan tanam hanya dapat dicapai melalui penelitian, pengkajian dan evaluasi kemudian dilakukan transfer teknologi kepada Petani. Kegiatan pengabdian Masyarakat dalam bentuk penyuluhan/penyadaran, pelatihan dan pendampingan untuk mentransfer teknologi melalui pemberdayaan kelompok, berlangsung selama enam bulan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menyadarkan atau melatih dan mendampingi petani dalam budidaya bawang merah untuk memperoleh hasil panen yang berkualitas dan mendorong petani agar mampu memproduksi benih lokal sendiri, sehingga benih lokal yang tersedia memiliki mutu yang tepat dan jumlah yang cukup. Transfer teknologi produksi bawang merah dilakukan pada petani di Desa Saenam Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Tim pengabdi dan petani bersama-sama menerapkan teknologi produksi bawang merah. Inovasi teknologi produksi benih yang diterapkan yaitu budidaya bawang merah menggunakan true shallot seed (TSS) dan benih umbi yang diberi perlakuan Plant Growth Promotion Rhizobacteria (PGPR) kemudian dikolaborasikan dengan kearifan lokal petani bawang di Desa Saenam. Dari kegiatan ini, masyarakat mitra mampu meningkatkan pengetahun berkaitan dengan teknologi produksi benih umbi maupun benih biji (true shallot seed) serta menyadarkan mereka agar mengurangi penggunaan pupuk atau pestisida kimia dalam budidaya bawang merah lokal.