Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendidikan Sejarah Sebagai Penguat Pendidikan Dan Permasalahan yang di Hadapin Nur Wahyuni; Alia Novita; Icha ayu
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 1: Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tidak hanya diartikan sebagai transfer pengetahuan melainkan transfer nilai, terutama nilai nilai yang terkandung dalam 18 nilai karakter yang ditargetkan dalam pendidikan karakter. Pendidikan adalah upaya untuk membentuk karakter siswa sehingga mereka dapat mengetahui dan Pendidikan Sejarah Pendidikan Karakter membedakan antara yang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pendidikan karakter saat ini sangat diperlukan untuk mengatasi masalah generasi penerus bangsa ini yang semakin sulit dikendalikan. Pembelajaran sejarah sebagai pendukung pendidikan karakter memiliki peran yang sangat sentral karena pembelajaran sejarah memiliki lingkup materi sebagai berikut:  (1) mengandung nilai-nilai heroik, teladan, perintis, patriotisme, nasionalisme, dan semangat pantang menyerah yang mendasari proses pembentukan karakter dan kepribadian siswa; (2) berisi repertoar peradaban bangsa ermasuk peradaban Indonesia; 3) menanamkan kesadaran persatuan dan persaudaraan dan solidaritas untuk menjadi bangsa yang bersatu dalam menghadapi ancaman disintegrasi; (4) mengandung ajaran dan kebijaksanaan moral yang berguna dalam mengatasi krisis multidimensi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari; (5) menanamkan dan mengembangkan sikap tanggung jawab dalam menjaga keseimbangan
Peran Guru Dalam Memanfaatkan Teknologi Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Nur Wahyuni; Inka Dwi Ramadhani
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2: September 2024
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran adalah alat bantu untuk mengajar dan dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar selama pandemi. Karena media pembelajaran yang baik dan mudah dipahami bergantung pada guru yang aktif dan kreatif, siswa dan guru juga lebih aktif. Seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, berbagai jenis media pembelajaran ini berkembang. Dinamika teknologi modern sangat cepat. Teknologi baru menggantikan teknologi lama, seperti metode pembelajaran konvensional. E-learning adalah perkembangan teknologi informasi yang dapat digunakan untuk mengajar. Dalam pembelajaran kelas, teknologi informasi dapat menjadi alat yang bagus untuk memenuhi minat siswa. PowerPoint, WhatsApp, dan YouTube digunakan untuk menyajikan konten dengan cara yang menarik dan interaktif. Misalnya, penggunaan foto, video, dan animasi terkait dengan materi belajar. Penggunaan media teknologi informasi juga memungkinkan siswa berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, meningkatkan minat mereka dalam pelajaran, dan memperoleh keterampilan teknologi dan kolaborasi di era digital. Dengan menggabungkan minat siswa dan keterampilan teknologi, pembelajaran di kelas menjadi lebih menyenangkan, efektif, dan menumbuhkan minat siswa. Studimenemukan bahwa penerapan model pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS VI A NABILA AZURA; Nur Wahyuni
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 3: Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didukung oleh pernyataan bahwa model pengajaran konvensional yang berpusat pada guru masih mendominasi proses pendidikan. Hal ini menjadikan siswa kesulitan memahami konsep pembelajaran karena siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Adapun media pembelajaran yang bervariasi masih minim digunakan dalam proses pembelajaran menyebabkan hasil belajar siswa masih kurang baik. Untuk  itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI A SDN 104202 Bandar Setia pada pembelajaran IPAS Materi Hubungan Antar Negara. Studi ini meggunakan  desain quasi-experiment dengan metode pre-test dan post-test. Adapun hasil peneliatin menunjukkan bahwa pradigma pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa sebelum penerapan model pembelajaran yaitu hanya 3 siswa yang mendapat predikat baik, namun setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT  jumlah siswa yang mendapatkan predikat baik meningkat secara signifikan menjadi 18 siswa.
Implementation of the Calistung Guidance Program as an Effort to Strengthen Literacy and Numeracy Of Elementary School Children At The Muhammad Fahri Integrated MIS, Dusun Ii, Sauh Village, Tembung Nur Wahyuni; Audisa Salsabila; Hepi Dwi Januwariska; Rosmita Hasibuan; Winda Santika Harahap; Yahayu; Suhandiro Wibowo
Outline Journal of Community Development Vol. 3 No. 3: March 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/krq6eb31

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of low literacy skills (reading and writing) and numeracy (calculation) of elementary school children in Hamlet II, Sauh Village, Tembung, this is seen from the lack of basic reading and arithmetic skills. This study aims to implement a Calisrung (Read, Write, Calculate) mentoring program for elementary school children in Hamlet II, Sauh Village, Tembung. The methods used are the preparation stage (observation and problem identification), implementation, and evaluation. The results show that there is an increase in students' interest in learning and basic abilities in arithmetic and reading after the implementation of this program. Thus, the Calistung mentoring program is effective as an effort to strengthen early literacy and numeracy for elementary school children.
Class Management Strategies In Increasing Achievement Study Nur Wahyuni; Muhammad Dekar; Siti Mutiah
International Journal For Advanced Research Vol. 1 No. 1: June 2024
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/asdeh196

Abstract

Education is an important part for humans, if someone gets an education they will be able to develop the potential and talents that exist within them. The purpose of education is not only aimed at making someone literate, knowledgeable, or looking for a job. Learning activities affect the development and mindset of students, to achieve educational goals, teachers must be able to organize and manage classes so as to create a learning environment that allows students to learn well. This research uses the method of literature study. The research results are based on data from each article, the topic of which is classroom management strategies in improving learning achievement. As a class manager, the teacher has a strategic role including planning and carrying out activities with subjects and objects being students, determining and making decisions about strategies to be used for various activities, and providing alternative solutions to class problems and difficulties, cooperation skills are very important in education, both inside and outside of school. In explaining learning material, the teacher's voice must be in intonation, volume, pitch, and speed.