Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Elektronik saat Pandemi Covid-19 untuk Meningkatkan Keahlian Anak Panti Asuhan Ridwansyah Ridwansyah; Yasser Abdul Djawad; Darlan Sidik; Saharudin Saharudin
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.742 KB) | DOI: 10.35580/inovasi.v1i1.19842

Abstract

Abstrak. Pelatihan yang diajarkan dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dimaksudkan agar anak-anak panti asuhan memperoleh keterampilan tambahan di tengah wabah Covid-19 akibat tidak adanya kegiatan ekstrakurikuler yang biasa dilaksanakan di sekolah. Selain itu, diharapkan setelah pandemi Covid-19 berakhir, anak-anak panti asuhan usia produktif dapat mandiri untuk membuka pekerjaan sendiri atau memiliki peluang lebih besar untuk bekerja dengan cepat. Pelatihan ini menggunakan model Problem Based Learning (PBL). PBL dipilih karena sudah banyak literatur yang menyimpulkan hasil positif saat digunakan untuk pelatihan teknis. Selama pelaksanaan kegiatan, PBL terbukti mampu meningkatkan kemandirian peserta dalam mencari dan menyelesaikan permasalahan kerusakan peralatan elektronik. Di akhir kegiatan pelatihan dilakukan pengujian / evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta dan hasilnya peserta dapat menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi saat melakukan perbaikan peralatan elektronik. Respon dari pimpinan panti asuhan sangat baik dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin. Kata kunci: panti asuhan, covid-19, pelatihan, peralatan elektronik
Pelatihan Mobile App untuk Pemantauan Real-Time dalam Sistem Keamanan Ahmad Risal; Yasser Abdul Djawad; Mustamin; A. Muzawwirah Patawari; Ridwansyah
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 1 (Agustus) 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi teknologi dan kemampuan warga dalam mengoperasikan sistem keamanan berbasis mobile app yang terintegrasi dengan perangkat CCTV dan Network Video Recorder (NVR). Permasalahan mitra adalah rendahnya pemahaman warga dalam mengakses pemantauan keamanan secara real-time melalui aplikasi TSEYE. Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahapan: persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan teknis, serta evaluasi. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan berbasis praktik langsung, melibatkan mahasiswa sebagai pendamping teknis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dari 25% sebelum pelatihan menjadi 90% setelah pendampingan, terutama dalam mengakses live view, mengatur notifikasi keamanan, serta memanfaatkan fitur rekaman aplikasi. Program ini juga mendorong terbentuknya kelompok keamanan digital warga sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan partisipasi warga dalam mengoperasikan sistem keamanan digital berbasis mobile app secara mandiri.
Generative AI-Based Form Exploration of Bugis Traditional Architecture: From Vernacular Morphology to Digital Reconstruction Andi Abidah; Agussalim Djirong; Yasser Abdul Djawad; Ivan Fachrul Marsa
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1198

Abstract

This study investigates how generative artificial intelligence (AI) interprets, reconstructs, and transforms the vernacular morphology of Bugis traditional architecture. Using a qualitative computational mixed-method design, the research combines field documentation of twenty Bugis houses with image-based generative modeling using diffusion frameworks. The results reveal that AI is capable of reproducing prominent morphological attributes including the saddle-shaped roof, elevated stilt structure, symmetrical façade, and longitudinal spatial axis demonstrating its ability to learn visually salient patterns from architectural datasets. However, significant transformations emerge in elevation, materiality, and spatial orientation, driven largely by algorithmic biases toward modernist forms. More critically, symbolic and cosmological elements central to Bugis architectural ontology such as vertical spatial hierarchy, ritual thresholds, and carved motifs are frequently diminished or omitted, indicating AI’s limited capacity to interpret intangible cultural meaning. Despite these limitations, AI-generated hybrid forms provide valuable speculative insights into potential vernacular futures, suggesting that generative models can function as creative tools when guided by cultural expertise. The study concludes that generative AI offers meaningful opportunities for visualization and design innovation but must be integrated with culturally informed frameworks to ensure ethical and accurate representation of indigenous architectural heritage.