Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Karakteristik Religiusitas pada Remaja dan Dewasa Awal Munatul Fuadah; Ambar Sulianti; Sultan Muhammad Al-Fatih; Indra Nurdin
Journal of Psychology Students Vol 3, No 1 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i1.33534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik religiusitas remaja dan dewasa awal juga berdasarkan gendernya. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif cross-sectional study dengan analisis statistik Kruskal-Wallis. Subjek penelitian berjumlah 292 responden remaja dan dewasa awal, terdiri atas 47 laki-laki dan 245 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan antara remaja dan dewasa awal cenderung memiliki karakteristik religiusitas yang relatif sama, hanya terdapat perbedaan pada pengetahuan keagamaan remaja yang lebih tinggi daripada dewasa awal, sedangkan dewasa awal memiliki karakteristik penghayatan yang lebih baik daripada remaja. Kesamaan karakteristik religiusitas ini juga dimiliki secara gender (laki-laki dan perempuan). Pada aspek keyakinan dan pengetahuan keagamaan, perempuan cenderung  mengungguli dibandingkan laki-laki, namun laki-laki unggul pada aspek pengalaman.
PENINGKATAN POTENSI WISATA HALAL DI PESANTREN BANDUNG KULON: PENDEKATAN CBPR Sulianti, Ambar; Imam Sunardi; Supenawinata, Anwar
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 1 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i1.109

Abstract

Pesantren in Bandung face the challenge of balancing Islamic traditions with modern lifestyles. Developing the concept of halal tourism serves as a solution to address this issue. The service in Bandung Kulon District aims to enhance the potential of halal tourism in local pesantren through a Community-Based Participatory Research (CBPR) approach. The service is completed in 4 phases. Phase I: Laying the Foundations, resulted in an increased competency in understanding the importance of halal literacy and motivation to explore halal tourism. In Phase II: Research Planning, partner pesantren formulated research questions and mapped halal food in their vicinity. As a result, 3 potential pesantren were identified for coaching by the Small and Medium Enterprises Cooperative Office of Bandung City. In Phase III: Gathering and Analyzing Data, data were collected, analyzed, and interpreted using various tools, leading to the assessment that only Pesantren Darulsalam Al Mubarokah is sufficiently prepared to develop halal tourism with the Agrowisata Halal Jamur Tiram plan. In the final phase: Acting on Findings, the service team acted as facilitators to assist pesantren in implementing behavioral changes related to halal tourism, such as contacting Jabar Preneur to organize mushroom cultivation training based on the previous FGD results. The outcome of the service shows an improvement in the capacity of halal tourism at the partner pesantren. Keywords: halal tourism, pesantren, CBPR
Religiosity of Cybersex Perpetrators: Case Study of Quran Memorizer Students from Islamic Boarding School Backgrounds Albadri, Asyya Azzahra; Djamal, Nani Nuranisah; Sulianti, Ambar
Jurnal Psikologi Islam dan Budaya Vol 7, No 2 (2024): JPIB : Jurnal Psikologi Islam dan Budaya
Publisher : Faculty of Psychology, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpib.v7i2.29961

Abstract

Cybersex behavior as one of the impacts of technology in the field of information and communication has been rife in various circles, including Hafiz Qur'an students with Islamic boarding schools backgrounds at one of the Islamic-based universities in the city of Bandung. It was found that two cybersex offender subjects were Hafiz Qur'an students with Islamic boarding schools backgrounds. Therefore, this study aims to see the religiosity of the two subjects. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection was carried out by interview and observation methods. The results showed that there were various images of religiosity in each aspect of the two subjects and found religiosity factors, especially in the experience factor of the two subjects as victims of bullying at Islamic boarding schools as well as the factor of individual needs for the presence of storytellers and fulfillment of emotional affection from both parents who making the two subjects start looking for friends virtually but in the end become perpetrators of cybersex.
Pengaruh Kontrol Diri dan Persepsi tentang Gaya Hidup Influencer terhadap Perilaku Konsumtif pada Dewasa Awal Virginia, Shafira; Sulianti, Ambar; Natanael, Yonathan
Journal of Psychology Students Vol 3, No 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37799

Abstract

Fenomena influencer di era sekarang dapat menjadi pemicu munculnya perilaku konsumtif bagi para pengikutnya. Para pengikut akan tertarik untuk memiliki barang dan gaya hidup yang sama dengan sang influencer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dewasa awal pengguna social media. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sebanyak 171 dengan karakteristik berusia 18-25 tahun, pengguna aktif social media dan penggemar boygroup NCT didapatkan dengan convinience sampling. Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menghasilkan nilai F = 178.462 dan signifikan p < 0.005 menunjukkan terdapat pengaruh kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien determinasi 0.669 atau sebesar 66.9%. Secara terpisah, persepsi tentang gaya hidup influencer berpengaruh secara positif terhadap perilaku konsumtif, sedangkan kontrol diri berpengaruh secara negatif terhadap perilaku konsumtif. Agar terhindar dari perilaku konsumtif dapat dilakukan dengan cara meminimalisir penggunaan social media dan lebih mengontrol diri ketika hendak melakukan pembelian.
Pengaruh Kontrol Diri dan Persepsi tentang Gaya Hidup Influencer terhadap Perilaku Konsumtif pada Dewasa Awal Virginia, Shafira; Sulianti, Ambar; Natanael, Yonathan
Journal of Psychology Students Vol. 3 No. 2 (2024): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v3i2.37799

Abstract

Fenomena influencer di era sekarang dapat menjadi pemicu munculnya perilaku konsumtif bagi para pengikutnya. Para pengikut akan tertarik untuk memiliki barang dan gaya hidup yang sama dengan sang influencer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dewasa awal pengguna social media. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Sebanyak 171 dengan karakteristik berusia 18-25 tahun, pengguna aktif social media dan penggemar boygroup NCT didapatkan dengan convinience sampling. Hasil penelitian dengan analisis regresi berganda menghasilkan nilai F = 178.462 dan signifikan p < 0.005 menunjukkan terdapat pengaruh kontrol diri dan persepsi tentang gaya hidup influencer terhadap perilaku konsumtif dengan nilai koefisien determinasi 0.669 atau sebesar 66.9%. Secara terpisah, persepsi tentang gaya hidup influencer berpengaruh secara positif terhadap perilaku konsumtif, sedangkan kontrol diri berpengaruh secara negatif terhadap perilaku konsumtif. Agar terhindar dari perilaku konsumtif dapat dilakukan dengan cara meminimalisir penggunaan social media dan lebih mengontrol diri ketika hendak melakukan pembelian.
Community Nursing in the digital age, utilizing Technology to improve health Services Paulus Subiyanto; Syam Gunawan`; Ambar Sulianti; Chatarina Suryaningsih
Oshada Vol. 1 No. 4 (2024): Oshada Journal - August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/dy4nh153

Abstract

This research explores how digital technologies are utilized in community nursing to improve the quality of health care. Through the literature review method, this research analyzes various sources that discuss the use of technologies such as telehealth, health apps, cloud-based data management systems, and wearable devices. The results showed that digital technologies can improve accessibility, efficiency, and coordination in community healthcare, especially for populations living in remote areas. However, the study also identified challenges such as data privacy and security concerns, technology infrastructure gaps, and low digital literacy in some communities. Policy support, training programs, and culturally sensitive approaches are seen as key factors to overcome these challenges and maximize the benefits of technology in community nursing. This study concludes that digital technology has great potential to empower community nurses to provide better care and contribute to improving people's quality of life, provided that the challenges can be overcome through appropriate strategies and adequate support.
Kebersyukuran sebagai Prediktor Mengurangi Body Dissatisfaction pada Mahasiswi Muslimah Indonesia dengan Self-acceptance sebagai Variabel Mediator Dahliani, Putriana; Rifka Ahla Algoritma; Suci Marlianti Gunawan; Desvera Yunasti Setiani; Sulianti, Ambar
Journal of Psychology Students Vol. 4 No. 1 (2025): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v4i1.44616

Abstract

Ketidakpuasan terhadap tubuh atau body dissatisfaction adalah masalah umum yang dialami oleh banyak wanita, termasuk mahasiswi Muslim di Indonesia. Seringkali muncul akibat adanya standar kecantikan yang ideal, yang menyebabkan individu merasa tidak nyaman dengan tubuhnya. Rasa syukur memiliki kaitan yang positif dengan kesejahteraan psikologis, sehingga dianggap dapat menjadi faktor yang membantu mengurangi ketidakpuasan tubuh. Selain itu, penerimaan diri atau self-acceptance juga berperan penting sebagai mekanisme mediasi yang dapat memperkuat hubungan antara rasa syukur dan ketidakpuasan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara rasa syukur dan body dissatisfaction pada mahasiswi Muslim di Indonesia, dengan self-acceptance sebagai mediator. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan path analysis, penelitian ini melibatkan 304 responden dan menerapkan metode analisis jalur untuk memeriksa pengaruh langsung dan tidak langsung dari variabel-variabel yang diteliti dengan menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa syukur memiliki pengaruh signifikan, baik secara langsung dan tidak langsung terhadap body dissatisfaction, dilihat dari nilai t-statistik lebih besar dari 1,96 dan nilai p-values lebih kecil dari 0,5. Self-acceptance juga menunjukkan efek mediasi yang signifikan yang memperkuat hubungan antara rasa syukur dan ketidakpuasan tubuh.
Pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran Toyibah, Siti A; Sulianti, Ambar; Tahrir, .
Jurnal Psikologi Islam Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.99 KB) | DOI: 10.47399/jpi.v4i2.49

Abstract

Menurut para penghafal Alquran, menghafal Alquran menciptakan makna-makna yang lebih luas tentang kehidupan yang mereka jalani sehingga terhindar dari kondisi kemalasan dan keputusasaan. Hal ini sesuai dengan konsep kecerdasan spiritual yang dikemukakan oleh Zohar dan Marshall, bahwa kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang membuat seseorang mampu menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai sehingga seseorang berada pada konteks makna yang lebih luas dan kaya. Kecerdasan spiritual ini membuat para penghafal Alquran memiliki kemampuan untuk menerima dirinya sendiri, memiliki relasi positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan dalam hidup dan pertumbuhan personal. Ciri-ciri ini merupakan sebuah konsep kesejahteraan psikologis yang dikemukakan oleh Ryff. Adapun, tujuan dari penelitian ini ingin melihat korelasi positif kecerdasan spiritual terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 43 orang yang merupakan mahasiswa penghafal Alquran di Rumah Qur’an Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan analisis korelasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara kecerdasan spiritual dan kesejahteraan psikologis. Artinya semakin tinggi kecerdasan spiritual, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang dimilikinya. Selanjutnya, diketahui bahwa variabel kecerdasan spiritual memberikan sumbangan efektif sebesar 60,4% terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran.
Metode Pembelajaran Mind Mapping dan Musik Klasik terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa MAN Sulianti, Ambar; Nurwidiani, Sukma; Siregar, Siti Sarah Irvani
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.709 KB) | DOI: 10.29080/jpp.v11i1.363

Abstract

Tidak semua ruangan kelas dapat kondusif menunjang konsentrasi belajar siswa sehingga berdampak kepada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas mind mapping dan musik klasik terhadap peningkatan hasil belajar sejarah pada siswa MAN dalam kondisi ruangan berisik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pre-test dan post-test dengan kelompok kontrol. Total 100 siswa MAN bertindak sebagai subjek penelitian, terbagi dalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol dalam ruangan hening, kelompok yang menggunakan mind mapping, serta kelompok yang menggunakan mind mapping dan musik klasik. Analisis inferensial digunakan untuk melihat perbedaan pre-test dan post-test dengan uji Kruskal Walls. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar sejarah secara signifikan pada ketiga kelompok. Efektifitas peningkatan hasil belajar menggunakan mind mapping saja atau gabungan mind mapping dan musik klasik, sama dengan hasil belajar menggunakan ruangan hening.
Prokrastinasi dan Pola Tidur Mahasiswa Ageng Suseno; Sulianti, Ambar; Azti Verina; Muhammad Naufal Fadlurrahman Riyadhi
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v11i2.454

Abstract

Meskipun mahasiswa dalam perkembangan psikologi berada dalam peralihan menuju dewasa, namun mereka dilaporkan sering melakukan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak prokrastinasi akademik pada pola tidur mahasiswa. Metode yang digunakan ialah studi kuantitatif non-eksperimen dengan model cross-sectional. Bertindak sebagai subjek penelitian ialah 300 mahasiswa yang diambil melalui Teknik non probability sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh prokrastinasi akademik terhadap pola tidur yaitu pada jam bangun pagi dan jam tidur di hari libur (p<0.05). Kebiasaan prokrastinasi tertinggi pada mahasiswa yaitu pada kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual. Mengingat kebiasaan prokrastinasi berdampak buruk pada kesehatan, disarankan mahasiswa untuk melatih kedisiplinan untuk dapat mengerjakan tugas sesuai dengan rencana yang telah mereka buat dan mengerjakan sesuai prioritas.