Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Merancang sistem keamanan berbasis face recognition pada layanan sirkulasi perpustakaan Murdani, Hati; Bella, Elsa Listia; Fatwanto, Agung
Daluang: Journal of Library and Information Science Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/daluang.v4i2.2024.21976

Abstract

Purpose. This article aims to design a security system for library circulation services based on facial recognition, focusing specifically on collection lending services. The proposed system seeks to usher libraries into a new era where efficiency and security are prioritized, while also serving as an example of innovation in modern library circulation security systems.Methodology. The system design follows an object-oriented approach, employing the UML language with activity diagrams and use case diagrams to model the processes.Results and discussion. The proposed system includes a use case diagram that outlines system activities and the relationships between actors and the system, as well as an activity diagram that details the structured flow of the book borrowing process, integrating facial recognition technology.Conclusions. Facial recognition is proposed as a means to enhance the security of library book borrowing processes by providing automatic, dual-layer identity verification. By implementing facial recognition in the circulation service security system, libraries are expected to prevent unauthorized access and misuse while improving service efficiency.
Studi Komperatif Penggunaan Algoritma Decision Tree dan k-NN (K-Nearest Neighbors) Pada Prediksi Pemilihan Mobil Berdasarkan Warna Muhammad Farid Salafudin Firdaus; Fatwanto, Agung
INDONESIAN JOURNAL ON DATA SCIENCE Vol. 3 No. 2 (2025): Indonesian Journal On Data Science
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/ijds.v3i2.1621

Abstract

Semakin banyaknya brand mobil yang ada di Indonesia membuat perusahaan mobil melakukan inovasi terhadap produknya untuk menarik minat pembeli. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah warna mobil, hal ini karena warna mobil sebagai inovasi paling murah dan berpengaruh terhadap minat beli. Sebelum menentukan warna yang akan diproduksi, perusahaan perlu melakukan analisa pasar terhadap pola pemilihan warna terhadap minat beli. Hal ini bertujuan untuk menentukan jumlah varian warna dan juga model mobil yang akan diproduksi, agar tidak terjadi kerugian akibat mobil kurang diminati dengan alasan model dan warna tidak sesuai dengan keinginan sebagian besar pembeli. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan studi komperatif untuk pemilihan mobil berdasarkan warna menggunakan Algoritma Decision Tree dan K-NN (K-Nearest Neighbors), dengan tujuan memberikan gambaran pola keinginan pembeli berdasarkan variabel yang sudah ditentukan yaitu Status (perkawinan), Model dan Umur. Pendekatan ini memberikan sudut pandang baru dalam memahami preferensi pasar otomotif melalui data mining. Pengujian ini menggunakan bantuan software Rapidminner dan menggunakan Algoritma Decision Tree dan K-NN (K-Nearest Neighbors). Hasil yang didapatkan menggunakan split data dengan nilai proporsi 80% sebagai data pelatihan dan 20% data uji, didapatkan hasil uji performance dengan nilai accuracy sebesar 70,31% untuk Algoritma Decision Tree dan 78,12% untuk Algoritma K-NN (K-Nearest Neighbors). Sehingga pola pemilihan warna menggunakan Algoritma K-NN (K-Nearest Neighbors) dapat digunakan sebagai pertimbangan perusahaan atau dealer mobil untuk mengukur kuantitas produksi berdasarkan warna dan mengukur stok persediaan mobil di dealer, sehingga mengurangi biaya penyimpanan.
Evaluasi Tingkat Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan Indeks KAMI Pada Pondok Pesantren di Kabupaten Situbondo M. Syaifullah; Nuruzzaman, Muhammad Taufiq; Fatwanto, Agung; Sumarsono
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2025.8.2.5494

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang, tata kelola teknologi informasi (TI) memiliki peran krusial dalam mendukung efektivitas operasional dan strategis suatu organisasi, termasuk lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan keamanan teknologi informasi di 21 pondok pesantren di Kabupaten Situbondo dengan menggunakan Indeks KAMI versi 5.0 yang berbasis pada standar SNI ISO/IEC 27001:2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner serta verifikasi kuesioner yang mencakup tujuh area utama indeks keamanan informasi (KAMI) dan satu area suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pondok pesantren berada pada tingkat kematangan I dan I+, yang menandakan bahwa pengelolaan keamanan teknologi informasi masih dilakukan secara informal dan belum terdokumentasi dengan baik. Beberapa aspek penting, seperti manajemen risiko, perlindungan data pribadi, serta pengelolaan aset informasi, belum diimplementasikan secara optimal. Selain itu, keterlibatan pihak ketiga dalam mendukung pengelolaan sistem informasi masih sangat terbatas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapan keamanan teknologi informasi di pondok pesantren Kabupaten Situbondo masih rendah sehingga diperlukan intervensi strategis melalui kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama eksternal untuk mencapai minimal tingkat kematangan Level III+. Kata kunci: Tata Kelola Teknologi Informasi, Indeks KAMI, Pondok Pesantren, SNI ISO/IEC 27001:2022 -------------------------------------------------------------------------------------------------- Evaluation of Information Technology Security Level Using the KAMI Index at Islamic Boarding Schools in Situbondo Regency In the rapidly evolving digital era, information technology (IT) governance plays a crucial role in supporting both operational and strategic effectiveness within organizations, including Islamic educational institutions such as Islamic boarding schools (pondok pesantren). This study aims to evaluate the maturity level of information technology security in 21 Islamic boarding schools in Situbondo Regency using the KAMI Index version 5.0, which is based on the SNI ISO/IEC 27001:2022 standard. A qualitative research method was employed, with data collected through questionnaires and their verification, covering seven main areas of the KAMI information security index and one supplementary area. The findings reveal that most Islamic boarding schools are at maturity levels I and I+, indicating that information technology security management is still carried out informally and has not been properly documented. Key aspects such as risk management, personal data protection, and information asset management have not yet been optimally implemented. Furthermore, third-party involvement in supporting information system management remains very limited. Therefore, it can be concluded that the readiness level of information technology security in Situbondo’s Islamic boarding schools is still low, requiring strategic interventions through policy development, capacity building of human resources, and external collaboration to achieve at least maturity level III+. Keywords: Information Technology Governance, KAMI Index, Islamic Boarding Schools, SNI ISO/IEC 27001:2022
DESAIN SISTEM INFORMASI DELIVERY SERVICE PADA PERPUSTAKAAN DENGAN UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML) Septiara, Dara; Asning, Prayumi Wikanti; Fatwanto, Agung
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No.1 (2025): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i1.24868

Abstract

Perancangan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ilmu teknologi dan informasi yang menjadikan berbagai aktivitas manusia terasa lebih mudah. Berbagai keperluan sudah dapat terpenuhi hanya dengan berdiam di rumah dengan melakukan pemesanan menggunakan konsep e-commerce. Dalam dunia perpustakaan konsep tersebut berkaitan dengan kegiatan-kegiatan  yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari perpustakaan seperti layanan, sehingga di sini penulis berinovasi untuk memberikan layanan terbaru dari perpustakaan yaitu delivery service. Dalam membangun layanan tersebut, perlu dibuat rancangan awal, sehingga penulis menggunakan model unified modelling language serta menggunakan dua diagram yaitu use case diagram dan activity diagram.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam use case diagram, terdapat pustakawan sebagai aktor dan log in sebagai include, fitur-fitur use case yang kemudian di extend dalam beberapa fitur tambahan, pengguna aplikasi ojek online sebagai spesialisasi dan fitur pengiriman tanpa antri sebagai association. Fitur-fitur use case tersebut kemudian dirincikan dalam activity diagram dan dalam penelitian ini penulis juga memberikan ilustrasi visual dari perangkat aplikasi layanan delivery service perpustakaan.
Application Design for Registration of Civil Appeals with Intuitive District Courts Ardiansyah, Hafizd; Fatwanto, Agung
IJID (International Journal on Informatics for Development) Vol. 9 No. 1 (2020): IJID June
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijid.2020.09107

Abstract

In designing user interface that are intuitive or easy to understand, users have their own challenges where they must continue to develop so that users can easily use existing applications. There are many user interface designs that are less intuitive not only on the display design, but also on the text and the colors used. This paper aims to create an intuitive user interface design by interviewing potential users from the place where the application will be implemented. The method used is intuitive by means of a literature study approach, and interviews. The results of this research are user interface design and system flow design. With an intuitive display, it makes easier for users to use the application.