Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan kemampuan berbicara dengan Menggunakan metode diskusi pada pembelajaran bahasa Indonesia dikelas III SDN 2 Lekor 2021/2022 Siregar, M. Deni; Yunitasari, Dukha
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v7i2.4562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dikelas III SDN 2 Lekor Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok tengah dengan menerapkan metode diskusi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 4 komponen pokok langkah pelaksanaan penelitian, yaitu: 1). Perencanaan, 2).Tindakan, 3). Pengamatan, 4). Refleksi. Subjek penelitian siswa kelas III berjumlah 15 orang, tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian dari segi keterampilan berbicara menggunakan metode diskusi menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan berbicara antara siklus I dan siklus II. Dalam siklus pertama diketahui dari peserta didik yang terampil berbicara dikelas dari 15 peserta didik hanya 6 peserta didik. Yang terampil berbicara dengan baik tanpa arahan dari guru, 2 peserta didik,7 peserta didik yang tidak terampil berbicara didepan kelas atau diam saja meskipun telah diberikan arahan oleh guru dan dikategorikan belum tuntas. Sedangkan dari hasil belajar diperolehan hasil ketuntasan klasikal 63%. Sedangkan pada saat siklus ke dua dengan menggunakn metode diskusi didapat kemampuan berbicara peserta didik meningkatkan hasil rata-rata kelas 80 dan ketuntasan klasikal 85%. terampil berbicara tanpa arahan dari guru,4 peserta didik (15%) terampil bercerita dengan cukup baik (ada arahan dari guru),3 peserta didik (15%) tidak terampil berbicara meskipun telah diberikan arahan oleh guru. Kita ketahui dengan berdiskusi siswa bisa memanfaatkan waktunya dalam mengomentari semua hal yang bisa di simak dan di dengar dalam kelas ketika proses berdiskusi dimulai. Distulah terlihat siapa yang aktif dengan yang tida dalam proses kemampuan berbicara di dalam kelas terutama depan teman-teman atau kelompok berdiskusi.Kata kunci : Metode diskusi, keterampilan berbicara
Meningkatkan Membaca Menulis Melalui Teknik SAS Kelas 3 MI No. 1 Pancor Lombok Timur Siregar, M. Deni; Yunitasari, Dukha
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v5i1.1788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  teknik SAS dalam meningkatkan membaca dan menulis permulaan pada siswa kelas 3 MI No 1 Pancor di lombok timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi.  Alat yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui data adalah menggunakan lembar observasi, tes dan catatan lapangan. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas membaca dan menulis siswa pada buku teks yang disediakan, tes dilakukan setiap akhir siklus untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca dan menulis dengan teknik  SAS. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran baik pada siklus I maupun siklus II siswa sudah mamapu membaca dan menulis dengan cepat. Hasil tes dari pembelajaran siklus I diketahui 8 dari 30 orang siswa belum membaca cepat. Pada hasil pembelajaran siklus II 30 dari 30 orang semuanya sudah bisa membaca dengan cepat. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca dan menulis dapat ditingkatkan melalui teknik SAS. Kata kunci :  Membaca Cepat , Teknik SAS
Model Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Perkembangan Kepribadian Anak Siregar, Muhammad Deni; Yunitasari, Dukha; Partha, I Dewa Putu
Jurnal Golden Age Vol 5, No 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.3385

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perkembangan kepribadian anak  yang di asuh dengan pola otoriter orang tua. Penelitian ini menggunakan 5 keluarga yang memiliki anak berusia 4,5-5 tahun dengan bentuk pola asuh otoriter sebagai subjek penelitian. Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan model pengumpulan data menggunakan observasi, dan wawancara. Kemudian data yang sudah terkumpul di analisis dengan cara mendisplay data, reduksi data, dan menarik kesimpulan. Dengan melihat pola asuh otoriter orang terhadap anak dalam proses penelitian ini menunjukkan bahwa, ada 2 perkembangan kepribadian yang terdapat pada anak yaitu pendiam, kaku, dan menentang orang tua, namun 3 anak yang dibiasakan disiplin dan tegas dalam berbagai pelajaran kehidupan yang diberikan orang tua membuat 3 orang anak tersebut selalu melakukan semua yang di perintahkan orang tuanya, adapun kepribadian yang dimiliki 3 orang anak tersebut selalu mentaati perintah orang tua, tidak  berani salah, disiplin bahkan menurut orang tuanya banyak pertanyaan dari anak tentang  kekurangan dan kelebihannya agar orang tuanya puas pada sang anak. Maka dapat di putuskan bahwa pola asuh otoritaer orang dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak
Hamzanwadi Dan Gerakan Kebangsaan Melalui Pendidikan Berbasis Lokal Bermatra Nasional Khirjan Nahdi; Sitti Rohmi Djalilah; Musifuddin Musifuddin; M Deni Siregar
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol 3 No 2 (2020): Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.264 KB) | DOI: 10.31539/kaganga.v3i2.1669

Abstract

The purpose of this research is to find the thoughts, institutionalization, and agenda of the national movement carried out by Hamzanwadi in Lombok through education. This research uses the method of text documentation, context, and the relationship between the text and the community. The study data was collected through a disaggregated note technique on the proposal of a national hero for Hamzanwadi. Data were analyzed according to historical analysis and hermeneutics as historical and social studies. The results of this study are: 1) Hamzanwadi initiated national thinking through education and established educational institutions as a means of raising awareness of the importance of national independence; 2) Hamzanwadi labels educational institutions as Nahdlatul Wathan as a representation of the thoughts of the national movement or the movement of the homeland; 3) Hamzanwadi develops education for all by initiating equality education through educational institutions for women. It was concluded that, Hamzanwadi had initiated and carried out a national movement through education, institutionalized institutionalization as a representation of national thoughts and actions, and offered thoughts and actions of equality for men and women. Until now, these thoughts, actions and institutionalization are still known through the name of the Nahdlatul Wathan educational organization and institution as local treasures with national dimensions.
MB PROGRAM BIMBINGAN MITIGASI BENCANA BANJIR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR fitri aulia; Marfu’atun .; Muhammad Deni Siregar
Bahasa Indonesia Vol 15 No 01 (2018): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.306 KB) | DOI: 10.21009/sarwahita.151.05

Abstract

The purpose of the present research were disaster mitigation guidance to children who are victims of floods in Selebung, Keruak, East Lombok, NTB. As a form of active contribution of the Guidance and Counseling Study Program in responding to floods that have been experienced by the Selebung community in December 2017. The problems found were anxiety and trauma after flood natural disasters. The solution offered is to carry out post earthquake flood guidance and counseling activities and flood disaster mitigation guidance. The method used: (a) needs analysis, with 3 activities, namely: 1) participant observation, 2) direct interview, 3) games. (b) confirm the target of the activity and establish a good cooperative relationship. (c) implementation of activities (d) monitoring and evaluation. First, implementation have been carried out, it can be concluded as follows: 4, assessment activities. Second, information services about flooding through video screening are coupled with discussion and giving feedback. Third, Painting Therapy. Fourth, Play Therapy. Of the six assessment criteria regarding developments that have been carried out through observation assessment, the average of these activities runs optimally. With an average score of 95.0% - 100%. Only around 2.5% - 5.0% of participants did not provide the maximum response during therapy.
Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri Dalam Peningkatan Kreativitas Belajar IPS Pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Deni Siregar; Dukha Yunitasari
Educatio Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v12i1.841

Abstract

This research aims to improve students' learning creativity because inquiry learning is very appropriate in helping motivate students in learning. The methods used in data collection are observation and questionnaire about student's creativity, both before and after being given treatment between experiment and control class. Data analysis is done through data description and hypothesis test of research through test. The results showed that: 1. Thitung Ttabel shows a very positive relationship between the application of inquiry strategy to increase student creativity in MI NW Kelayu Jorong; 2. Students are very active in learning, they are not shy to ask questions and respond to fellow friends about IPS learning process; 3. The learning inquiry is fun and helps students during learning process; and 4. Teachers at MI NW Kelayu Jorong strongly respond to the application of inquiry in all areas of the study being taught.
Penyuluhan Pencegahan Penularan Covid-19 melalui Edukasi Social Distancing pada Anak Sekolah Dasar di Dusun Nyelak M Deni siregar; Dukha Yunitasari; I Dewa Putu Partha
Lentera Negeri Vol 1, No 1 (2020): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.056 KB) | DOI: 10.29210/9950

Abstract

During this pandemic, the government appealed to social distancing as an effort to prevent the transmission of Covid-19. However, children actually do not understand what is happening and this understanding of social distancing is not fully understood by children because during childhood it is a play phase so that children activities and gather with their friends this will pose a risk of virus transmission. greater than. Therefore, during the Covid-19 pandemic, proper education is needed regarding the prevention of transmission of the virus to children. Providing children with an understanding of Covid-19 is very necessary so that children can prevent the transmission of the virus. Providing education to children about the corona virus or Covid-19 requires creativity and the delivery of information that is easily understood by children. Based on this, counseling activities on the prevention of covid-19 transmission were carried out through social distancing education for elementary school children in Nyelak Hamlet. This PKM aims to provide education and understanding to children and parents so that they can reduce gathering activities outside the home and avoid crowds while playing to prevent transmission of the virus. The content of this counseling is an understanding of the importance of effective social distance in preventing corona transmission, the reason for prohibiting social interaction with friends during the Covid-19 pandemic. With the implementation of this activity, it can provide understanding to children and parents so that they can avoid the transmission of Covid-19.
Penerapan paired storytelling terhadap kemampuan literasi sains IPA kelas IV Siregar, M. Deni; Suastra, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu; Partha, I Dewa Putu; Marfuatun, Marfuatun
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 7, No 4 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/022524jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana pengaruh penerapan paired storytelling terhadap kemampuan literasi sains dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada kelas IV MI 1 Hamzanwadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode eksperimen dengan bentuk eksperimen semu. Quasi experiment atau eksperimen semu merupakan pengembangan dari true experimental design. Quasi experiment design ini mempunyai kelas kontrol tetapi tidak berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, non tes dan tes, sementara analisis data menggunakan uji t dengan rumus polled. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh rata-rata post-test pada kelas eksperimen sebesar 80,11 sedangkan nilai kelas kontrol sebesar 69,23. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t dengan rumus polled varian, diperoleh thitung sebesar 7,5 dan t tabel sebesar 1,991. Dengan hasil analisis data ini dapat di katakan bahwa penerapan paired storytelling dapat meningkatakan kemampuan literasi sains IPA pada kelas IV MI 1 Hamzanwadi.
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS B TAMAN KANAK-KANAK KELAYU JORONG M. Deni Siregar; Ida Bagus Putrayasa; I Nyoman Sudiana
Jurnal Golden Age Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v6i2.6982

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa di kelas B taman kanak-kanak. Diamana siswa TK pada dasarnya masih dalam keadaan proses bisa berbicara apa adanya asalkan aktif menyampaikan semua yang diinginkan. Namun ternyata banyak pula siswa yang masih malu, pendiam, dan tidak aktif dalam berbicara, hal inilah yang menunut guru harus aktif dan kreatif dalam meningkatkan motivasi anak dalam berbicara dengan aktif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Data penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan data observasi dan wawancara dapat disimpulkan hasil penelitian yaitu dengan guru menstimulus agar selalu menceritakan pengalaman atau kejadian yang dialaminya, tetap memberi pujian, kasih sayang, memberikan kegiatan sesuai minat yang membuat anak mampu fokus dalam waktu yang agak lama, sehingga anak-anak memiliki keterampilan dalam berbicara.Kata kunci : Strategi guru dan Keterampilan berbicara
Pendekatan Pendekatan Tematik Dan Pendekatan Terpadu Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar M Deni Siregar; Ida Bagus Putrayasa; I Nyoman Sudiana
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.6999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu ke epektifan pendekatan tematik dan terpadu dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Dalam proses komunikasi selalu melibatkan tiga komponen pokok, yaitu komponen pengirim pesan (guru), komponen penerima pesan (peserta didik), dan komponen pesan itu sendiri yang biasanya berupa materi pelajaran. Proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak adanya timbal balik atau komunikasi edukatif antara guru dan peserta didik. Pendekatan pembelajaran khususnya pada pembelajaran bahasa Indonesa di tingkat sekolah dasar harus mengupayakan bagimana guru harus bisa memilih pendekatan yang sesuai dengan kondisi siswa. Karena kita ketahui bahwa siswa pada pase ABC sangat memerlukan perhatian khusus dimana pase-pase tersebut anak-anak mudah jenuh, malas, kurang disiplin dan lebih banyak maen-maennya sehingga perlu sekali guru menguasai banyak model dan pendekatan dalam pembelajaran dalam memotivasi peserta didik dalam belajar. Salah satu pendekatan yang bisa dipakai dalam pembelajaran bahasa adalah menggunakan pendekatan tematik dan terpadu. Metode penelitian ini dengan menggunakan kajian pustaka yang merupakan seluruh bahan bacaan yang mungkin pernah dibaca dan dianalisis, baik yang sudah dipublikasikan maupun sebagai koleksi pribadi. Kajian pustaka sering dikaitkan dengan kerangka teori atau landasan teori, yaitu teori-teori yang digunakan untuk menganalisis objek penelitian, analisisnya menggunakan deskriptif menggunakan literatur yang sesuai dengan masalah yang diangkat. Dalam analisis tersebut menujukkan bahwa pendekatan tematik dan terpadu sangat epektif dalam pembelajaran bahasa di sekolah dasar.Kata kunci : Pendekatan Tematik dan Terpadu dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia