Andhika Ayu Wulandari, Andhika Ayu
Unknown Affiliation

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh model pembelajaran numbered head together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa Allathifah, Annisa Ulfah; Afghohani, Afif; Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.236 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v5i2.13102

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sederhana. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019 yang terbagi menjadi 9 kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara cluster random sampling subjek penelitian terdiri 2 kelas yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII F sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa, materi pembahasan dalam penelitian ini adalah teorema pythagoras. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda, dengan kata lain ada pengaruh metode pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Weru tahun ajaran 2018/2019 Kabupaten Sukoharjo.
Analisis kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dalam pembelajaran relasi rekurensi Wulandari, Andhika Ayu; Astutiningtyas, Erika Laras
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.612 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v6i1.14263

Abstract

Komunikasi matematis pada dasarnya adalah proses penyampaian gagasan matematika. Dengan menganalisis kemampuan komunikasi matematis, dosen dapat mengukur pemahaman mahasiswa dalam merepresentasikan konsep dan solusi untuk menyelesaikan permasalahan. Oleh karena itu, dalam pembelajaran relasi rekurensi sebagai salah satu materi perkuliahan Matematika Diskrit yang membutuhkan pemahaman konsep mahasiswa untuk menyelesaikan permasalahan rekurensi, dosen perlu mengetahui kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa semester VI Pendidikan Matematika Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dalam mengerjakan tes pemahaman relasi rekurensi. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dan lisan berupa pedoman wawancara yang telah dinilai layak oleh validator. Penelitian yang dilakukan dengan grounded theory menyimpulkan bahwa mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi mampu menggambarkan situasi masalah, menyatakan solusi menggunakan tabel dan penyajian secara aljabar, menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan, menggunakan bahasa matematika dan simbol secara tepat dan merepresentasikan konsep matematika dan solusinya. Sedangkan mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis sedang dan rendah tidak mampu dalam menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan. Kemampuan untuk menyatakan solusi masalah menggunakan tabel/bagan juga tidak dimiliki mahasiswa dengan kemampuan komunikasi matematis rendah. Persentase capaian tertinggi kemampuan komunikasi matematis ada pada indikator menggambarkan situasi masalah sebesar 86,54%. Sedangkan persentase capaian terendah ada pada indikator menginterpretasikan gagasan dalam bentuk tulisan sebesar 48,07%
Analisis Kesulitan Belajar Mahasiswa Pendidikan Matematika pada Mata Kuliah Analisis Real dengan Sistem Daring Sari, Ervina Anvita; Hadiprasetyo, Krisdianto; Wulandari, Andhika Ayu
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v7i1.14766

Abstract

The aim of this research to describe the learning difficulties of Mathematic Student on Real Analysis with an Online System. The results of this study expected to be considered making policies to overcome learning difficulties. This research used a descriptive method with a qualitative approach. The researcher used questioner and interview to collect the data. The result of this research showed that the learning difficulties of Mathematic Student on Real Analysis with an Online System were influenced by two factors, they are an internal factor (from the students themselves) and an external factor (from outside of students). The first internal factor that causes learning difficulties is the interesting aspect with a percentage of 64.05% in quite hinder category, and this is because the student chooses real analysis learning, which is actually done face to face. The second internal factor is the motivation aspect, with a percentage of 70.71% in quite hinder category. This is because the student lacks the effort to learn real analysis. The third and fourth internal factors are the talent aspect with a percentage of 50.71% in a hinder category and the philosophical aspect with a percentage of 53.21% in a hinder category. This is because the student assumes that real analysis difficult subjects because the material is in the form of theorems and proofs. The first external factor that caused the learning difficulties is the infrastructure from the family, with a percentage of 64.64% in quite hinder category. This is because students don't have the complete infrastructure to support online learning. The second external factor is the lecturer quality aspect, with a percentage of 71.43% in quite hinder category. This is caused by the speed lecturer delivering learning material. The third external factor is the lecturers' learning method aspect, with a percentage of 58.92% in the hinder category. This is because, in learning, lecturers only use WhatsApp. The fourth external factor is the university facilities aspect, with a percentage of 59.29% in the hinder category. This is because subsidy pulse/quota given to students only a hundred thousand and must be used for 4-5 months of online learning.