Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : inverted

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality Pada Materi Perakitan Komputer Kelas X TKJ di SMKN 1 Gorontalo Septiyanti Puti; Mukhlisulfatih Latief; Manda Rohandi; Ihsanulfu'ad Suwandi
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 3, No 1: Januari 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v3i1.17934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran yang dapat membantu daya tangkap siswa dalam mengetahui alat-alat perangkat keras komputer dengan membuat visualisasi objek tiga dimensi yang terintergrasi dengan dunia nyata ke dunia maya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil Penelitian melalui pengujian kelayakan materi oleh ahli materi menunjukkan persentase kelayakan sebesar 100% dengan kategori “sangat layak”, hasil kelayakan media menunjukkan persentase kelayakan sebesar 95% dengan kategori “sangat layak”, serta hasil  respon pengguna (peserta didik) menunjukkan persentase 91% dengan kategori “sangat praktis”. Media ini juga efektif setelah ditinjau dari hasil belajar peserta didik, berdasarkan nilai rata-rata hasil belajar diperoleh pretest sebesar 53,30 dan posttest sebesar 82,00. Hal ini menunjukan bahwa hasil nilai rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan pretest. Adapun Hasil analisis data menggunakan uji Paired Sample T Test diperoleh nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,000 0,05 yang artinya terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan media sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis augmented reality efektif ditinjau dari hasil belajar peserta didik pada materi perakitan komputer di kelas X TKJ 3 SMK Negeri 1 Gorontalo.Kata kunci: Augmented Reality; Perangkat keras kompuer; ADDIE; Hasil Belajar.
Evaluasi Ux Media Pembelajaran Berbasis Ar Pada Materi Jaringan Komputer Menggunakan Metode User Experience Questionnaire Hariyati Gionte; Dian Novian; Sitti Suhada; Lillyan Hadjaratie; Ahmad Azhar Kadim; Arif Dwinanto; Ihsanulfu’ad Suwandi
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.32425

Abstract

Teknologi Augmented Reality mulai banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan karena kemampuannya menyajikan visualisasi interaktif yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna terhadap media pembelajaran berbasis AR pada materi jaringan komputer. Metode yang digunakan ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner User Experince Questionnaire (UEQ). Sampel dalam penelitian ini adalah 63 peserta didik yang dipilih dengan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi UX, yaitu Attractiveness, Perspicuity, Effeciency, Dependability, Stimulation dan Novelty, memperoleh nilai rata-rata di atas 2,00 pada skala -3 sampai +3 dan berdasarkan hasil benchmark nilai skala UEQ media pembelajaran berbasis AR, seluruh aspek UX yang diukur dengan UEQ Tools memperoleh kategori Excellent (sangat bagus). Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memberikan pengalaman pengguna yang sangat positif. Berdasarkan hasil tersebut, media ini dinilai layak digunakan dalam pembelajaran dan dapat dikembangkan lebih lanjut dengan fitur tambahan untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Tsts (Two Stay Two Stray) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Perkakas Teknologi Digital Di Sma Negeri 7 Prasetya Gorontalo Fikri Khairuddin Paramata; Arip Mulyanto; Muthia Muthia; Manda Rohandi; Ahmad Azhar Kadim; Ihsanulfu’ad Suwandi; Jemmy Pakaja
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.32717

Abstract

Hasil observasi penelitian di kelas X SMA Negeri 7 Gorontalo, menunjukkan bahwa siswa masih kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran karena selama pembelajaran guru banyak memberikan ceramah sehingga interaksi dan komunikasi antar siswa maupun dengan guru masih belum terjalin selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray),  kelas X-3 mata pelajaran Informatika, pada materi perkakas teknologi digital  di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dari 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. yang terdiri dari 4 tahap, yaitu  perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan  refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan data hasil observasi keaktifan belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 yaitu 48,43% dan siklus 2 pertemuan 2 yaitu 85,93%, selanjutnya dilakukan pengujian normalitas, homogenitas dan hasilnya memenuhi asumsi sehingga dapat dilanjutkan ke uji hipotesis dan terdapat perbedaan antara kedua siklus, dan dinyatakan memenuhi kriteria keberhasilan untuk digunakan dalam membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa.
Pengembangan Komik Strip Sebagai Inovasi Media Pembelajaran untuk Materi Teknologi Informasi dan Komunikasi Fadel Fauzan Mentemas; Sitti Suhada; Huzaima Mas’ud; Dian Novian; Eka Vickraein Dangkua; Ihsanulfu'ad Suwandi
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i2.38880

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran pada mata pelajaran Informatika yang masih didominasi oleh pemanfaatan PowerPoint dan buku teks, hal tersebut menyebabkan siswa cenderung merasa bosan dan mengalami kesulitan dalam memahami materi teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis komik strip yang menarik serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan yang sangat baik, dengan persentase sebesar 91% dari ahli media dan 93% dari ahli materi yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”, serta hasil uji kepraktisan yang melibatkan 30 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bulango Timur memperoleh persentase sebesar 92% dengan kategori “Sangat Praktis”. Media pembelajaran komik strip ini dinilai mampu meningkatkan minat belajar, mempermudah pemahaman siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik melalui penyajian visual dan alur cerita yang komunikatif, sehingga dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak dan praktis digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada materi teknologi informasi dan komunikasi dalam mata pelajaran Informatika.
Analisis Pengelompokan Risiko Keterlambatan Penyelesaian Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma K-Means Balqis Cipta Cinta Ramadhani; Manda Rohandi; Muthia Muthia; Lillyan Hadjaratie; Sri Ayu Ashari; Ihsanulfu'ad Suwandi
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i2.39647

Abstract

Keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas lulusan dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Data akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Universitas Negeri Gorontalo menunjukkan masih terdapat mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sesuai waktu yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan analisis data akademik untuk mengidentifikasi kelompok mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan mahasiswa berdasarkan tingkat risiko keterlambatan penyelesaian studi menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode penelitian menggunakan pendekatan data mining dengan kerangka kerja Cross Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM). Data yang digunakan merupakan data akademik sebanyak 1.012 mahasiswa yang diperoleh dari Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) Universitas Negeri Gorontalo dengan variabel Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Indeks Prestasi Semester (IPS), dan Lama Studi (Jumlah Semester yang ditempuh). Proses clustering dilakukan menggunakan algoritma K-Means dengan pengujian jumlah cluster k=2, k=3, dan k=4, kemudian dievaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal diperoleh pada k=3 dengan nilai DBI sebesar 0,713. Hasil clustering menghasilkan tiga kelompok mahasiswa, yaitu Cluster 1 sebanyak 477 mahasiswa (47,1%) dengan kategori risiko rendah, Cluster 2 sebanyak 362 mahasiswa (35,8%) dengan kategori risiko sedang, dan Cluster 0 sebanyak 173 mahasiswa (17,1%) dengan kategori risiko tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengidentifikasi pola akademik mahasiswa berdasarkan IPK, IPS, dan Lama Studi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar monitoring akademik dan pendampingan bagi mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan penyelesaian studi.