Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN SEKS DENGAN MODEL KIE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBAS DI SMK NEGERI 1 LABUAN savitri, rahma; Tebisi, Juwita Meldasari; Yartin, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34751

Abstract

Seks bebas adalah salah satu permasalahan yang umum dihadapi oleh remaja saat ini yang diakibatkan oleh  berbagai faktor. Pendidikan seks dapat dijadikan upaya yang efektif untuk diberikan kepada remaja dalam meningkatkan pemahaman terkait seksualitas. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan pengaruh pendidikan seks dengan model KIE terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMK Negeri 1 Labuan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan one group pre-test post-test menggunakan desain pre-eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 1 Labuan kelas XI berjumlah 64 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling berjumlah 17 orang. Hasil penelitian dari 17 responden sebelum diberikan intervensi sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan cukup (52,9%) dan sebagian kecil memiliki tingkat pengetahuan kurang (17,6%), sedangkan setelah diberikan intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (94,1%) dan sebagian kecil memiliki tingkat pengetahuan cukup (5,9). Hasil uji wilcoxon dengan nilai p-value=0.000 (<0,05). Simpulannya adalah ada pengaruh pendidikan seks dengan model KIE terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di SMK Negeri 1 Labuan.
Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Terkait Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Melalui Penyuluhan Lestari, Katrina Feby; Syariah, Tata; Aulia, Rizky Nurwanda Nurul; Makmur, Atika Hi.; Barasandji, Asti Fattimah A.; Mahyudin, Nadia; Fidyah, Nurul; Pieronica, Adelia; Wijayanti, Nur Istiqomah Annisa; Rotiensulu, Desi Natalia; Kadafi, Moh. Ifan; Humairah, Nurul; Tebisi, Juwita Meldasari
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v5i1.566

Abstract

Introduction: Acute Respiratory Infection is a disease that attacks the upper or lower respiratory tract and is usually contagious. One way that can be done to reduce the incidence of Acute Respiratory Infection is to increase public knowledge. Knowledge can be increased through health education. Objective: To increase public knowledge regarding Acute Respiratory Infection. Method: Health education is used as a method in this community service activity accompanied by pre and post tests. Results: Before being given health education there were 60% who had good knowledge, 35% had sufficient knowledge, and 5% had less knowledge, whereas after being given health education there were 50% who had good knowledge and 50% who were sufficient. Conclusion: Health education can be used as an effort to increase public knowledge about Acute Respiratory Infection.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Keluarga dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kawatuna Jabura, Warda Sari M.; Tebisi, Juwita Meldasari; Situmorang, Benny H.L
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25582

Abstract

Dermatitis merupakan peradangan pada lapisan kulit epidermis dan dermis yang disebabkan oleh faktor eksternal atau internal, yang ditandai dengan lesi bervariasi dan rasa gatal, salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya dermatitis adalah pengetahuan dan sikap keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap keluarga dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kawatuna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan porpusive sampiling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, sikap dan kejadian dermatitis. Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,397 (p =>0,005) pada variabel tingkat pengetahuan, dan pada variabel sikap diperoleh nilai P = 0,016 (p = < 0,005). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian dermatitis dan terdapat hubungan antara sikap keluarga dengan kejadian dermatitis.
Pengaruh Edukasi Menggunakan Video Animasi terhadap Pengetahuan Menyikat Gigi Pada Siswa di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo Guampe, Ribka Gracia; Lestari, Katrina Feby; Tebisi, Juwita Meldasari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26173

Abstract

Edukasi menggunakan video animasi dapat menambah pengetahuan, karena imajinasi anak mampu menggambarkan isi dari edukasi. Hasil wawancara belum pernah dilakukan edukasi menggunakan video animasi. Hasil observasi 2 siswa dengan gigi menghitam, 1 siswa dengan gigi menguning, 4 siswa dengan gigi berlubang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Pengaruh Edukasi Menggunakan Video Animasi Terhadap Pengetahuan Menyikat Gigi Pada Siswa Di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental dan pendekatan one-group pre-test post-test design. Sampel siswa kelas V dan VI berjumlah 36 siswa dengan menggunakan teknik Total Sampling. Sebagian besar pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi adalah kurang sebanyak 24 siswa. Sesudah edukasi menunjukan sebagian besar pengetahuan responden adalah baik sebanyak 27 siswa. Hasil uji statistik Wilcoxon, didapatkan  value = 0,000 < 0,05. Ada Pengaruh Edukasi Menggunakan Video Animasi Terhadap Pengetahuan Menyikat Gigi Pada Siswa Di Sekolah Dasar Inpres 1 Tondo. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat digunakan oleh sekolah, untuk memberikan edukasi, dalam menambah pengetahuan siswa.
Hubungan Peran Perawat Edukator dengan Kecemasan Keluarga Pasien Triase Kuning di Ruangan Unit Gawat Darurat UPT. Puskesmas Dondo Asmiati, Asmiati; Tebisi, Juwita Meldasari; Arfiah, Arfiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data UPT. Puskesmas Dondo, Desa Tinabogan Kecamatan Dondo kabupaten Tolitoli, Jumlah pasien di ruangan UGD Puskesmas sekitar 1825 pasien sepanjang tahun 2023 dan 40% Berada Dalam Kategori Kegawat daruratan Triase Kuning. Dimana, anggota keluarga mengalami kecemasan akibat anggota keluarga yang dibawa ke IGD.  Desain penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini keluarga pasien yang berkunjung ke IGD dalam 3 bulan terakhir sebanayak 132 responden,   sampel sebanyak 57 responden, menggunakan Purposive Sampling. Hasil uji chi-square didapatkan nilai p = 0.001 kecil sama dengan nilai a = 0.05 yang berarti terdapat hubungan peran perawat edukator dengan kecemasan keluarga pasien triase kuning di ruangan unit gawat darurat UPT. Puskesmas Dondo.  Terdapat hubungan peran perawat edukator terhadap  kecemasan keluarga pasien  triase kuning di ruangan UGD UPT Puskesmas Dondo. Bagi UPT Puskesmas Dondo agar memberikan kesempatan pelatihan komunikasi efektif kepada perawat agar kualitas pelayanan di IGD semakin meningkat
EDUKASI MOIST WOUND HEALING PADA MASYARAKAT DI DUSUN BATURITI DESA GUNUNG SARI Lestari, Katrina Feby; Irfan, Mohamad; Fadila, Nurul; Sintiawati, Ni Wayan; Anggreni, Ni Gusti Ayu; Sudiari, Ni Made Dwi; Humolungo, Nurlela H.; Walili, Marzelina; Sanjaya, Komang; Dahlan, Maharani M.; Tebisi, Juwita Meldasari; Urbaningrum, Vidya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29103

Abstract

Luka adalah rusaknya suatu jaringan serta struktur dan fungsi dari anatomis kulit. Perawatan luka yang tidak tepat dapat membuat proses penyembuhan luka lebih lama karena aliran darah dan suplai O2 ke sekitar luka tidak lancar, sehingga dapat menyebabkan luka menjadi kronik serta meningkatkan resiko infeksi pada area luka. Salah satu bentuk pencegahan infeksi pada luka yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai perawatan luka melalui edukasi metode moist wound healing. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait perawatan luka dengan metode moist wound healing. Metode yang digunakan adalah penyuluhan disertai tanya jawab. Hasil dari 60 sampel didapatkan bahwa sebelum dilakukan edukasi terdapat 20% responden memiliki pengetahuan baik, 57% responden memiliki pengetahuan cukup dan 23% responden memiliki pengetahuan kurang sedangkan setelah edukasi didapatkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan yang dilihat dari responden aktif dan antusias dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri. Kesimpulan: Edukasi perawatan luka menggunakan metode moist wound healing pada masyarakat di Dusun Baturiti dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga proses penyembuhan luka menjadi lebih cepat dan mengurangi risiko infeksi.