Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Beoreintasi Kearifan Lokal Madura bagi Guru SDI Al Munawwarah Pamekasan untuk Peningkatan Layanan Pendidikan Peserta Didik Harsono; Rahmad; Royyan Julian; Abdul Hadi; Achmad Mufid
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i6.11445

Abstract

This service activity refers to the problems of SDI Al Munawwarah Pamekasan teachers in compiling teaching materials that are not in accordance with the systematic development of teaching materials. The second problem is that the text that is used as a discourse does not yet accommodate local wisdom. This activity was carried out in the form of workshop activities in the SDI Al Munawwarah meeting room. In this service, workshop activities have been carried out in the form of providing material and assistance in the preparation of local wisdom-oriented Indonesian language which begins with the concept of teaching materials and their development, text-based learning, and the exploration of Madurese local wisdom. This activity has provided an understanding to the workshop participants in compiling teaching materials that are in accordance with the guidelines by combining Madurese local wisdom and learner learning modalities. The results of the study of the prepared teaching materials describe the improvement in ability in terms of the mechanism for the preparation of teaching materials so that they can be used as teaching materials in classroom learning. The teaching materials that have been produced need to be tested for their effectiveness on an ongoing basis.
Fenomena Ungkapan “Kardiman” sebagai Ekspresi Lingual dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Madura: Kajian sosioliguistik Haniah Haniah; Harsono Harsono
Jurnal Komposisi Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v11i1.3033

Abstract

This study examines the expression “Kardiman” as a linguistic phenomenon within Madurese society from a sociolinguistic perspective. The analysis focuses on its forms of use, social meanings, and the social factors that influence its emergence and development in everyday interaction. This research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of the expression’s usage across various social contexts. Data analysis was conducted using sociolinguistic theory, emphasizing the relationship between language, speakers, and social context. The findings reveal that the expression “Kardiman” has undergone semantic and functional expansion in Madurese communication practices. It is used as a medium for humor, satire, social labeling, emotional expression, and the representation of certain social behaviors. Its usage is influenced by age, social proximity, communicative context, and the influence of popular culture within the community.The study further indicates that the dynamics of “Kardiman” usage reflect the flexibility of language in responding to social change while maintaining local cultural identity in Madura. Language functions as a representation of continuously evolving social reality. This research contributes to sociolinguistic studies, particularly in understanding popular language phenomena in contemporary society and the interrelationship between language, culture, and social dynamics.
Konstruksi Trauma Dan Proses Healing Tokoh Utama Dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Rofi’ati Nur Diana Islam; Harsono Harsono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.808

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk konstruksi trauma dan proses healing yang dialami Ale, tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengalaman traumatis membentuk kondisi psikologis tokoh serta bagaimana proses pemulihan dirinya berlangsung secara bertahap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data berupa kutipan-kutipan dalam novel yang menunjukkan pengalaman trauma dan proses healing tokoh Ale. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk konstruksi trauma dan proses healing berdasarkan teori psikoanalisis Freud, khususnya konsep represi, kecemasan, dan alam bawah sadar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma Ale terbentuk akibat tekanan keluarga, kekerasan verbal, penolakan sosial, serta pengkhianatan dari lingkungan sekitarnya. Pengalaman tersebut direpresi ke alam bawah sadar dan memunculkan depresi, kecemasan, rasa rendah diri, serta kesulitan menjalin hubungan interpersonal yang sehat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya proses healing yang dialami Ale melalui pertemuan dengan tokoh seperti Murad, Juleha, Mami Luisse, Bu Murni, Pak Uju, dan Pak Jipren. Pertemuan tersebut membantu Ale menghadapi trauma masa lalu, mengurangi konflik batin, serta membangun kembali rasa percaya terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
IMPLEMENTASI EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI TPQ NURUL YAQIN POLAGAN GALIS PAMEKASAN Harsono; Hairus Sodik
Al-Usthurah Vol. 1 No. 01 (2025): Juli
Publisher : Study Program of Arabic Language Education (PBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan suatu proses sistematis yang mencakup kegiatan pengukuran dan penilaian untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat dicapai. Dalam konteks pendidikan, evaluasi berfungsi sebagai sarana untuk menilai perkembangan dan kemajuan peserta didik berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan dalam kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu pendekatan yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian secara mendalam melalui penggambaran data dalam bentuk naratif dan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di TPQ Nurul Yaqin Polagan Galis Pamekasan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran bahasa Arab di SD tersebut dilaksanakan satu kali dalam sepekan selama dua jam pelajaran, mulai dari kelas satu hingga kelas enam. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru bahasa Arab mencakup beberapa bentuk penilaian, yaitu: (1) pertanyaan lisan yang diberikan setelah proses pembelajaran sebagai bentuk evaluasi langsung; (2) ulangan harian yang dilaksanakan secara berkala pada akhir pencapaian kompetensi dasar tertentu; dan (3) ulangan tengah semester atau akhir semester yang memuat materi dari beberapa kompetensi dasar dalam kurun waktu tertentu. Bentuk tes yang digunakan disesuaikan dengan aspek keterampilan berbahasa yang ingin diukur, meliputi kemahiran menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
Reka Bentuk Menulis Makalah di Era Merdeka Belajar Melalui Kerangka Kemampuan Berpikir Kritis Harsono; Ainur Rofiq Hafsi; Dela Kuniawati Citra; Laili Amalia; Roviva
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.7454

Abstract

The purpose of this development research is to develop teaching materials for writing papers based on critical thinking skills. This research and development uses 3D models. Based on the results of a study by linguists and material experts, it shows that teaching materials for writing papers are categorized as feasible in terms of content eligibility, an average of 73%, presentation with an average of 74%, language use with an average of 72%, and graphics obtained with an average of 6.8%. Students who become data sources are able to think critically in writing papers with 70.33% analytical skills, 41.18% evaluation, 50.20% self-regulation, 63.19% interpretation, and 63.75% explanation. Teaching materials for writing papers based on critical thinking skills can be used as supporters in the Merdeka Belajar era.