Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELAJARAN SENI TARI NUSANTARA (TARI TIBA MEKA) DI SANGGAR PARIPURNA BONA GIANYAR Amat, Michelin Gaudilia; Mawan, I Gede; Kandiraras, Tudhy Putri Apyutea
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v4i1.3160

Abstract

Sanggar Paripurna merupakan salah satu sanggar seni yang ada di Bali. Sanggar Paripurna dengan kemampuan dan kualitasnya telah mengantar mereka sampai pada panggung internasional serta banyak prestasi dalam negeri dimana sanggar ini ikut dalam menjadi bagian dari itu. Hal inilah yang membuat penulis tertarik untuk melaksanakan kegiatan program MBKM Asistensi Mengajar pada Sanggar Paripurna. Sanggar ini menjadi tujuan penulis untuk mencari sebuah pengalaman mengajar menjadi seorang pendidik pada satuan pendidikan non formal melalui pembelajaran seni tari nusantara khususnya pada tarian Tiba Meka yang berasal dari daerah Manggarai kepulauan Flores-NTT. Melalui pembelajaran seni tari nusantara, peserta didik akan mengetahui bahwa ternyata ada banyak keberanekaragaman kesenian serta kebudayaan yang ada di ranah Nusantara. Pembelajaran tari nusantara khususnya tari Tiba Meka di Sanggar Paripurna menggunakan metode drill dan metode demonstrasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, motivasi, dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Tahap pembelajaran seni tari Tiba Meka di Sanggar Paripurna menggunakan 4 tahapan, yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice), dan tahap penampilan (performance). Hasil dari kegiatan program MBKM Asistensi Mengajar dengan materi Pembelajaran Seni Tari Nusantara (Tari Tiba Meka) di Sanggar Paripurna adalah kemajuan para peserta didik yang pesat didalam proses belajar mengajar yang dipengaruhi oleh metode dan juga model belajar yang diterapkan oleh mahasiswa. Dengan penerapan metode pembelajaran yang dikomparasikan dengan strategi mengajar yang menarik, dapat berguna dalam memperkaya model pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik. Sehingga para peserta didik terlihat lebih aktif saat kegiatan pembelajaran berlangsung dan para peserta didik lebih rajin untuk mengembangkan bakat mereka.
Creative Process Of Janger Dance “Nusantara Mahardika” Haryati, Ni Made; Hartini, Ni Putu; Kandiraras, Tudhy Putri Apyutea
Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/lekesan.v6i1.2202

Abstract

The creation of this Janger Dance refers to the concept of a dance based on the moral message contained in the philosophical meaning of Bhineka Tunggal Ika. One of the efforts to cultivate Bhineka Tunggal Ika is to incorporate this philosophy into a dance piece that will eventually serve as a tool for expressing the values and meaning of unifying the nation.Janger is performed by 16 dancers, 8 of whom are female and 8 of whom are male. As a social dance, Janger is expected to be able to encourage the younger generation to comprehend and implement the philosophy of Bhineka Tunggal Ika by utilizing the creative process in its creation effectively. The creation of the Janger dance "Nusantara Mahardika" implements the method of artistic creation described by Alma M. Hawkins in his book "Creating Through Dance.", which was translated by Y. Sumandiyo Hadi (2003) in Mencipta Lewat Tari. According to Alma M. Hawkins, the stages of art creation consist of exploration, improvisation, and forming."