Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Tipe Kesalahan Berbahasa Dalam Skripsi Mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar Adipurwa, A.A. Trisna Ardanari; Haryati, Ni Made
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar Vol 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.618 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.185

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencatat dan mengklasifikasikan kesalahan berbahasa dalam skripsi mahasiswa ISI Denpasar berdasarkan tipe kesalahan berbahasa. Kemudian, data tersebut dianalisis untuk diketahui penyebab-penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh melalui metode simple random sample dengan teknik pengambilan data yaitu dokumentasi dan teknik catat. Hasil penelitian ini mencakup dua hal.  Pertama, kesalahan berbahasa yang ada dalam skripsi mahasiswa ISI Denpasar dikelompokkan menjadi empat tipe yaitu 1) kesalahan ejaan, 2) kesalahan morfologi, 3) kesalahan sintaksis, dan 4) kesalahan paragraf. Kedua, penyebab kesalaahan berbahasa dari masing-masing tipe (ejaan, morfologi, kalimat, dan paragraf) tersebut adalah ketidakcermatan, interfensi, dan ketidakpahaman pemakai bahasa mengenai kaidah berbahasa.The purpose of this research is to record and classify the mistake of language in student's thesis ISI Denpasar based on error type of language. Then, the data is analyzed for known causes. This research is a qualitative descriptive research. Source of data obtained through simple random sample method with data retrieval technique that is documentation and technique note. The results of this study include two things. First, the existing language errors in the ISI Denpasar student's thesis are grouped into four types: 1) spelling mistakes, 2) morphological errors, 3) syntactic errors, and 4) paragraph errors. Second, the causes of language abnormalities of each type (spelling, morphology, sentences, and paragraphs) are the language's inadequacy, interference, and misunderstanding of the language rules.
Tipe Kesalahan Berbahasa Dalam Skripsi Mahasiswa Institut Seni Indonesia Denpasar A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; Ni Made Haryati
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 (2017): November
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.618 KB) | DOI: 10.31091/sw.v5i0.185

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencatat dan mengklasifikasikan kesalahan berbahasa dalam skripsi mahasiswa ISI Denpasar berdasarkan tipe kesalahan berbahasa. Kemudian, data tersebut dianalisis untuk diketahui penyebab-penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh melalui metode simple random sample dengan teknik pengambilan data yaitu dokumentasi dan teknik catat. Hasil penelitian ini mencakup dua hal.  Pertama, kesalahan berbahasa yang ada dalam skripsi mahasiswa ISI Denpasar dikelompokkan menjadi empat tipe yaitu 1) kesalahan ejaan, 2) kesalahan morfologi, 3) kesalahan sintaksis, dan 4) kesalahan paragraf. Kedua, penyebab kesalaahan berbahasa dari masing-masing tipe (ejaan, morfologi, kalimat, dan paragraf) tersebut adalah ketidakcermatan, interfensi, dan ketidakpahaman pemakai bahasa mengenai kaidah berbahasa.The purpose of this research is to record and classify the mistake of language in student's thesis ISI Denpasar based on error type of language. Then, the data is analyzed for known causes. This research is a qualitative descriptive research. Source of data obtained through simple random sample method with data retrieval technique that is documentation and technique note. The results of this study include two things. First, the existing language errors in the ISI Denpasar student's thesis are grouped into four types: 1) spelling mistakes, 2) morphological errors, 3) syntactic errors, and 4) paragraph errors. Second, the causes of language abnormalities of each type (spelling, morphology, sentences, and paragraphs) are the language's inadequacy, interference, and misunderstanding of the language rules.
PENERAPAN METODE FONIK DAN BIBLIOTERAPI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENABUH GAMELAN DI SANGGAR SENI SHANTI WERDHI GITA Ni Putu Ira Karisma Santi; I Nyoman Indrawan; Ida Ayu Agung Cahya Sinta Dewi; Maria Delsiana Stevanya De Almeida Danggur; Anak Agung Trisna Ardanari Adipurwa
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.802 KB)

Abstract

Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita merupakan salah satu lembaga sosial kemasyarakatan yang dijadikan sebagai wadah pengabdian masyarakat dalam upaya melestarikan seni budaya Bali, khususnya dalam bidang Seni Karawitan. Permasalahan di lingkungan mitra disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya peserta didik yang kesulitan dalam menghafal nada pada materi yang diberikan, minimnya minat baca, bahkan adanya gangguan kesehatan mental pada beberapa peserta didik. Berdasarkan permasalahan tersebut, metode fonik dan biblioterapi kami jadikan sebagai solusi. Kedua solusi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menabuh gamelan Bali dengan metode fonik, meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui terapi mental dengan biblioterapi. Pelaksanaan dari program ini menggunakan 3 (tiga) metode pelaksanaan, diantaranya teknik penyuluhan, pelatihan, dan juga pendampingan Iptek. Penerapan metode fonik dalam pelaksanaannya menekankan pada teknik menghafal. Sedangkan bibilioterapi penekannya pada pembiasaan budaya membaca pada peserta didik serta terapi jiwa melalui media buku. Pemilihan jenis kegiatan yang sebelumnya telah disesuaikan dengan kemampuan dan program studi dari penulis, hal ini diharapkan mampu memberikan kontribusi, inspirasi, dan motivasi bagi masyarakat di Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali yang dipusatkan di Sanggar Seni Shanti Werdhi Gita dalam bidang seni budaya, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang berkaitan dengan kesehatan mental dan intelektual masyarakat yang berdaya saing positif dan mampu membentuk karakter peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.
PEMBINAAN SENI TARI, TABUH, DAN MUSIK DI DESA BUWIT, KECAMATAN KEDIRI, KABUPATEN TABANAN Ni Made Dian Widiastuti; Ni Wayan Iriani; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; Ni Made Haryati; I Gede Gunadi Putra; Ni Putu Sandra Devindriati Kusuma; Ni Putu Hartini
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.82 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk mengajak generasi muda melestarikan seni tradisi di kalangan generasi muda, sekaligus sebagai terapi dalam menghindari pengaruh gawai digital yang menghambat kemampuan berkomunikasi generasi dini. Kegiatan dilakukan dalam jangka waktu enam minggu, dengan pertemuan tatap muka langsung. Teknik pengajaran dilakukan dengan pemberian contoh gerak dari pengajar yang kemudian ditirukan oleh peserta. Hasilnya generasi muda di Desa Buwit, menguasai tari Pendet, tari Rejang Dewa, tari Wirayuda, dan gamelan pengiring tari Pendet. Kemudian untuk anak-anak usia dini, telah berani untuk berkomunikasi dan mengungkapkan emosinya melalui kegiatan musik dan bernyanyi bersama. Kegiatan ini memberi semangat positif bagi masyarakat di Desa Buwit. Bagi orang tua, mereka sangat senang anak-anak mereka dapat melakukan kegiatan positif dan jauh dari gawai. Lalu yang terpenting adalah seni tradisi Bali dapat terus berlanjut.
PEMBELAJARAN TARI REJANG DEDARI DAN BUDAYA LITERASI DI BANJAR KAJENG, DESA PEMOGAN, DENPASAR SELATAN I Gede Gunadi Putra; Ni Made Haryati; Ni Made Liza Anggara Dewi; A. A. Trisna Ardanari Adipurwa
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi keinginan mitra yaitu Banjar Kajeng dalam pendidikan tari bagi anak-anak untuk dapat dimanfaatkan dalam kegiatan upacara. Selain itu, program ini bertujuan sebagai pendidikan seni dan budaya yang menguatkan karakter budaya lokal dan khasanah budaya nasional. Kemudian ada pula kegiatan pengenalan budaya literasi untuk mengantisipasi kecanduan gawai digital bagi anak-anak di Banjar Kajeng. Melalui kegiatan pengenalan budaya literasi ini, anak-anak diajak menikmati membaca buku dan menulis, sehingga kemampuan kognitifnya makin berkembang. Metode yang digunakan yaitu tatap muka dengan empat tahapan yaitu persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilah hasil. Seluruh kegiatan dilaksanakan dalam empat minggu, dengan pelaksanaan dua program sekaligus yang terbagi menjadi dua sesi. Hasilnya para peserta didik mengetahui dan mampu menirukan gerak tari rejang dedari, hingga pada tahap evaluasi akhirnya mampu secara kompak menarikan rangkaian gerak tari rejang dewa yang senada dengan musik pengiringnya. Dampak dari kegiatan pengabdian ini yaitu keberlanjutan dalam pewarisan pengetahuan lokal dan pengembangan kemampuan kognitif bagi generasi muda.
PELATIHAN ANSAMBEL MUSIK KEGIATAN KONSER BERSAMA NASIONAL INDONESIA YOUNG MUSICIAN PERFORMANCE 2023 Putu Sandra Devindriati Kusuma; Ni Made Dian Widiastuti; Tudhy Putri Apyutea Kandiraras; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; Ni Made Haryati
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v2i2.2812

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyediakan pelatihan yang bersifat komprehensif bagi peserta didik kursus musik. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, termasuk pelatihan ansambel, koreografi, tata busana, seni rias, dan kemampuan berbicara di depan umum. Artikel ini diharapkan akan memberikan dampak positif dalam pengembangan berbagai bidang ilmu terkait, termasuk pendidikan dan musik. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah kombinasi antara pendekatan ceramah dan partisipatoris. Kegiatan ini berlangsung selama enam minggu berturut-turut, dengan pelatihan yang diselenggarakan sekali dalam seminggu. Kegiatan tersebut terbagi menjadi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam enam minggu pelatihan, peserta didik dipersiapkan untuk tampil dalam Konser Bersama Nasional Indonesia Young Musician Performance 2023. Hasilnya, peserta pelatihan mampu memberikan penampilan yang optimal, yang tercermin dalam kemampuan mereka untuk menjalankan gerakan yang telah dihafalkan serta menampilkan kualitas bermain musik yang menggembirakan. Penting untuk dicatat bahwa ini merupakan pengalaman pertama bagi mereka dalam tampil bersama sebagai ansambel.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA TARI CONDONG LEGONG KERATON DAN TARI BARIS TUNGGAL SEBAGAI MATERI DASAR TARI BALI Ni Made Liza Anggara Dewi; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa; I Putu Arya Janottama
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 2 (2022): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasionar Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan penciptaan seni ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan menggunakan software Construct 2 pada pembelajaran Tari Bali khususnya Tari Condong Legong Keraton dan Tari Baris Tunggal sebagai materi dasar Tari Bali. Jenis penelitian dan penciptaan yang dilakukan menggunakan metode pengembangan dengan langkah-langkah 4D, yaitu Define, Design, Development, dan Dissemination. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Semester dua pada tahun ajaran 2021/2022 yang sedang menempuh mata kuliah Pengetahuan dan Praktik Tari Tradisional Bali. Instrument penelitian terdiri dari lembar validasi dan lembar angket. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik validasi yang melibatkan dua validator ahli, masing-masing ahli seni tari dan ahli media, serta tanggapan berupa angket dikumpulkan dari mahasiswa. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik rating scale. Hasil persentase diperoleh untuk mendapatkan kategori validasi dan kepraktisan. Hasil penelitian ini berdasarkan persentase validasi ahli dan tanggapan angket dapat disebaraluaskan sebagai bahan pembelajaran Tari Bali. Sehingga diharapkan sangat mermanfaat bagi pengajar maupun yang ingin belajar Tari Bali.
MAKNA CERITA PEDANDA BAKA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER Gusti Ayu Erma Yunita Dewi; A.A Trisna Ardanari Adipurwa
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 1 No 1 (2021): PENSI Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - Juli 2021
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v1i1.853

Abstract

Pendidikan karakter dalam konteks kehidupan saat ini, memang sangat penting ditanamkan sejak dini untuk mengatasi krisis moral yang melanda negara kita. Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah telah memberikan perhatian khusus pada pendidikan karakter. Tujuan utamanya untuk mengembangkan perilaku yang mencerminkan kehidupan bangsa Indonesia yaitu berprilaku sopan santun, ramah tamah, baik dan jujur bagi para siswa sejak usia dini. Untuk mencapai hal tersebut, salah satu medianya adalah melalui pendidikan. Pendidikan dan mendidik dalam konsep di Bali sering diistilahkan dengan malajah sambilang malali, malajah sambilang magending, malajah sambilang maplalianan dan sebagainya. Salah satunya cara untuk memperkuat pendidikan karakter adalah melalui dongeng Bali (satua), yang merupakan pengejawantahan nilai-nilai pendidikan yang bertujuan untuk memberikan pengertian pada sisi hati nurani dan perilaku pada anak-anak sedini mungkin. Melalui dongeng, anak-anak memperoleh model atau contoh untuk ditiru dalam berperilaku di kehidupan nyata. Salah satu dongeng yang berasal dari Bali yaitu “Pedanda Baka” yang cukup dikenal masyarakat di Bali memiliki nilai-nilai pendidikan yang dapat digunakan untuk memperkuat pendidikan karakter. Akan tetapi generasi muda sekarang yang dekat dengan penggunaan gawai, kegiatan mendongeng atau membaca dongen sudah jarang dilakukan. Tulisan ini merupakan penelitian yang berbentuk kualitatif dengan menggunakan metode hermeneutika. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam dongeng “Pedanda Baka” untuk digunakan sebagai media pendidikan karakter. Adapun nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan adalah nilai kejujuran dan nilai sikap bersahabat.
VISUAL MENTORING DALAM PEMBELAJARAN TARI SEKAR JEPUN KEPADA ANAK DISABILITAS TUNARUNGU DI KABUPATEN BADUNG Ni Nyoman Tantri Pertiwi; I Kadek Diana Yoga Armana; I Putu Agus Arya Viryam Maheswara; A.A. Trisna Ardanari Adipurwa
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v3i2.1915

Abstract

Pembelajaran seni tari kepada anak berkebutuhan khusus merupakan suatu upaya untuk melestarikan seni dan budaya dengan berbagi rasa semangat kepada teman-teman tunarungu. Penelitian ini membahas tentang Pembelajaran Tari Sekar Jepun kepada anak disabilitas tunarungu, di Sanggar Dharma Shanti Kabupaten Badung. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan karakteristik Tari Sekar Jepun. Proses penerapan metode Visual Mentoring, serta penjabaran terhadap faktor pendukung dan penghambat dalam proses penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara, dokumentasi, dan juga studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalan penelitian ini yaitu teori estetika menurut Made Djelantik yang diimbangi dengan teori pembelajaran melalui metode Visual Mentoring, dimana seluruh data penelitian diperoleh dari data lapangan berupa data primer dan data skunder yang membahas tentang pembelajaran terhadap anak disabilitas tunarungu. Adapun hasil dari penelitian membahas tentang (1) karakteristik tari sekar jepun dari sudut pandang estetika seni menurut Made Djelantik, (2) Proses penerapan metode visual mentoring dalam pembelajaran tari Sekar Jepun kepada anak disabilitas tunarungu di Sanggar Dharma Shanti Kabupaten Badung dengan menggunakan tahapan teori pembelajaran seperti tahap persiapan(preparation), tahap penyampaian(presentation), tahap latihan(practice) dan tahap penampilan (performance) ,kemudian pada point ke (3) Membahas tentang faktor pendukung baik itu internal maupun eksternal dan juga faktor penghambat baik itu internal maupun eksternal.
ASISTENSI MENGAJAR PEMBELAJARAN TARI LIMA SERANGKAI METODE DRILL DI SMP NEGERI 1 PAYUNG Yerin Yesita Br Tarigan; Ni Lus Sustiawati; A.A Trisna Ardanari Adipurwa
PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Vol 3 No 1 (2023): Pensi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni - Juni 2023
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/pensi.v3i1.2205

Abstract

Program MBKM berupa asistensi mengajar adalah program MBKM yang dilakukan mahasiswa dalam bidang pembelajaran dan dilaksanakan oleh mahasiswa di satuan pendidikan seperti sekolah dasar, sekolah menengah pertama, maupun sekolah menegah atas. Praktik program asistensi mengajar di satuan pendidikan bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang pendidikan untuk turut serta mengajarkan dan memperdalam ilmunya dengan cara menjadi guru di satuan pendidikan, selain itu program ini juga bertujuan untuk membantu meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan serta relevansi pendidikan dasar dan menengah dengan pendidikan tinggi dan perkembangan zaman. Melalui program asistensi mengajar, penulis memutuskan untuk memberikan sebuah pembelajaran tari tradisional yang berasal dari daerah Sumatera Utara, yaitu Tari Lima Serangkai di SMP Negeri 1 Payung. Penulis menggunakan metode Drill yang merupakan suatu metode cara penyajian bahan pembelajaran dengan cara melatih peserta didik secara berulang-ulang dan sungguh- sungguh dalam bentuk lisan maupun aktivitas fisik (praktek) secara langsung agar peserta didik memiliki keterampilan tinggi dalam menguasai bahan pembelajaran.