Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL KONVERSI

EFEKTIVITAS LIMBAH KULIT MANGGA (Mangifera indica.L) UNTUK PEMBUATAN BIOSTERNO GEL SEBAGAI BAHAN BAKAR Lubena Lubena; Nur Kholilah; Dilla Septiana Daniarissa
JURNAL KONVERSI Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.9.2.10

Abstract

Pemanfaatan kandungan etanol untuk sterno gel dari limbah Kulit Buah mangga (Mangifera indica L)  merupakan sumber energi alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan bakar pemanas yang mudah dibawa berpergian,   yang  dapat dimanfaatkan  pada   industri   katering   serta   rumah   makan. Banyaknya Limbah Kulit Buah Mangga yang tersebar di pedesaan maupun di perkotaan terutama para penjual makananan dan minuman yang memanfaatkan buah mangga memudahkan kami   untuk menjadikannya sebagai bahan alternatif untuk membuat Bioethanol. Proses pembuatan  bioetanol  dari  kulit  buah  mangga  yang  dikeringkan menggunakan proses fermentasi anaerob dengan Saccharimyces cereviciae dengan variabel waktu 1,2,3,4,5,6, dan 7 hari dan proses distilasi untuk memisahkan etanol dengan air yang terkandung di dalamnya. Hasil yang didapat pada kadar bioetanol tertinggi adalah hari ke-5 yaitu sebesar 56% dengan yield 0,013333%. Kemudian bioethanol dibuat menjadi gel dengan   menambahkan   bahan   kimia   CMC   (Carboksimetil   cellulosa) sebanyak 3 gr per 150 ml bioetanol, diaduk dengan kecepatan 1500 rpm selama kurang lebih 30 menit. Dari hasil penelitian didapat biosterno gel dengan lama waktu nyala api selama 1,5 menit per 3 gr cmc. Hal ini terbukti bahwa limbah kulit mangga bermanfaat sebagai sterno gel.Kata kunci : bioethanol, fermentasi, limbah kulit buah manga, sterno gel.
PENURUNAN TURBIDITY, pH, Kadar Fe MENGGUNAKAN BIOKOAGULAN KITOSAN DARI CANGKANG RAJUNGAN (PORTUNUS PELAGICUS) Lubena Lubena; Ferra Naidir; Boyza Andrian; Andreas Dermawan Sandi
JURNAL KONVERSI Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.712 KB) | DOI: 10.24853/konversi.9.1.10

Abstract

Pemanfaatan kitosan dari limbah rajungan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak pencemaran air, sehingga ketersediaan air bersih bisa meningkat.  Kitosan mampu  mengikat ion-ion logam berat dengan memanfaatkan gugus hidroksil dan amina. Kitosan tergolong sebagai polimer multifungsi, yang terdiri dari 3 jenis asam amino, gugus hidroksi primer dan sekunder. Untuk memperoleh kitosan dari cangkang rajungan ada 3 tahapan proses,, yaitu proses deproteinasi (proses penghilangan kandungan protein), proses demineralisasi (proses penghilangan kandungan mineral) dan proses deasetilasi (proses pembentukan khitin menjadi kitosan). Penelitian ini bertujuan mengisolasi kitosan dari cangkang rajungan (Portunus Pelagicus) yang digunakan sebagai biokoagulan untuk penjernih air. Variabel yang digunakan dalam penelitian meliputi dosis penambahan kitosan sebanyak 1, 2, dan 5 gram dalam 25ml sampel air dengan waktu pengadukan selama 5, 10, dan 15 menit. Analisa dilakukan terhadap pH, tingkat kekeruhan dan kadar Fe. Pada penelitian digunakan koagulan tawas sebagai pembanding. Dari hasil analisa diperoleh derajat kitosan dari cangkang rajungan sebesar 72,64 %, penurunan kadar Fe sebesar  81,13  %  didapat  pada  penambahan  5%  kitosan sedangkan pada tawas diperoleh hasil penurunan  kadar  Fe sebesar 75,53 % . Hal ini membuktikan bahwa kitosan sangat efektif sebagai biokoagulan. Kata kunci: air bersih, cangkang rajungan, kitosan, tawas
PEMBUATAN SABUN TRANSPARAN BERBASIS MINYAK KELAPA VCO DENGAN EKSTRAK BUAH NAGA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Lubena Lubena; Donna Imelda; Flora Elvistia Firdaus; Fadillah Yustika Putri; Rio Aliyatama Oktori
JURNAL KONVERSI Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/konversi.11.1.10

Abstract

Buah   naga   merupakan   salah   satu   tumbuhan   yang   memiliki   kemampuan antioksidan cukup tinggi di antara buah-buahan lain. Penelitian ini bertujuan membuat sabun transparan berbasis minyak kelapa VCO dengan ekstrak buah naga sebagai antioksidan. Penelitian ini mempelajari kemampuan aktifitas dari antioksidan pada sabun. Proses pengerjaan mencakup pre-treatment yaitu pemotongan dan penghalusan buah naga kemudian disaring untuk mendapatkan ekstrak buah naga, kemudian pembuatan sabun menggunakan minyak kelapa VCO dengan variasi konsentrasi larutan NaOH dan jumlah ekstrak buah naga. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian kadar air, pengujian alkali bebas (asam lemak bebas) menggunakan metode DPPH, pH, dan uji aktivitas antioksidan. Dari hasil diperoleh bahwa pada konsentrasi larutan NaOH 32% dan penambahan buah naga sebesar 30  gram,  aktivitas  antioksidan  pada  sabun  bernilai  138,379  (