Etika Dewi Kusumaningtyas
Universitas An Nuur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teacherpreneur Pada Guru Produktif Di SMK Di Kabupaten Grobogan Selama Masa Pandemi Covid-19 Zaenul Wafa; Etika Dewi Kusumaningtyas; Faisal Arkhan
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 3 No. 6 (2022): MSEJ : Management Studies and Entrepreneurship Journal
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v3i6.1086

Abstract

Guru sekolah kejuruan adalah guru yang mengajar pada sekolah kejuruan yang memiliki kompetensi dan keahlian pedagogis, kepribadian, profesional dan sosial. Guru SMK dikelompokkan menjadi tiga yaitu guru normatif, guru adaptif dan guru produktif. Teacherprenuer memiliki tiga komponen utama yaitu komponen kompetensi, komponen kreatifitas serta komponen efektifitas. Sedangkan kebanyakan guru belum memahami komponen-komponen tersebut sehingga mereka tidak bisa secara maksimal dalam kegiatan pembelajaran maupun aktualisasi diri yang sesuai dengan profesinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan teacherpreneur dan apa saja faktor yang mempengaruhi penerapan teacherpreneur pada guru produktif SMK di Kabupaten Grobogan selama masa Pandemi Covid-19. Peneliti memutuskan penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kategori level 1 tidak ditemukan pada guru produktif SMK di Kabupaten Grobogan, sedangkan kategori level 2 ditemukan pada subjek G2 sedangkan untuk subjek G1, G3, G4 dan G5 termasuk dalam level 3. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi penerapan teacherpreneur pada guru produktif di Kabupaten Grobogan yaitu faktor internal yang terdiri dari motivasi diri, time management, dan misconception. Sedangkan untuk faktor eksternal terdiri dari sumber daya siswa, lingkungan kerja dan kebijakan pemerintah. Kata Kunci : Guru Profuktif, Teacherpreneur, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)