Sri Nuryani Hidayah Utami
Department Of Soil Science, Faculty Of Agriculture Universitas Gadjah Mada Jln. Flora No. 1, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta 55281, Indonesia

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Vegetalika

Pengaruh Komposisi Media dan Kadar Nutrisi Hidroponik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) Ratna Indrawati, Didik Indradewa, Sri Nuryani Hidayah Utami
Vegetalika Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.1361

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di daerahMangkudaranan, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta mulai Juli 2011 hingga Januari 2012. Penelitian inimenggunakan rancangan petak terbagi dengan 3 ulangan dan 20 kombinasi perlakuan. Faktor pertama sebagaipetak utama komposisi media arang serbuk sabut kelapa yaitu 0%, 33%, 50%, 67%, dan 100%. Faktor keduasebagai anak petak kadar nutrisi, yaitu 2 ml/liter, 5 ml/liter, 10 ml/liter, dan 15 ml/liter. Pada penelitian inidilakukan pengamatan terhadap media komposisi meliputi pH, porositas total, kadar lengas, kapasitaspertukaran kation, daya hantar listrik, kadar C/N pengamatan terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa arang serbuk sabut kelapa memiliki pori mikro lebih banyak dibandingkandengan arang sekam sehingga kemampuan menjerap dan menahan nutrisi arang serbuk sabut kelapa lebihtinggi. Hasil bobot buah total pada media dengan penambahan arang serbuk sabut kelapa setara dengan hasilbobot buah total media arang sekam sehingga arang serbuk sabut kelapa dapat digunakan sebagai mediatanam hidroponik. Kadar nutrisi lebih dari 5 ml/liter akan menghambat pertumbuhan tanaman tomat namundapat meningkatkan kandungan gula buah tomat.
Pengaruh Takaran Pupuk Nitrogen dan Silika terhadap Pertumbuhan Awal (Saccharum officinarum L.) pada Inceptisol Risva Aprian Harjanti, Tohari, Sri Nuryani Hidayah Utami
Vegetalika Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.494 KB) | DOI: 10.22146/veg.5150

Abstract

INTISARIPercobaan ini dilaksanakan pada bulan April  sampai  Agustus 2013 pada inceptisol di Kebun Percobaan Tridarma, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk silika dan takaran pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan tebu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah takaran urea yaitu sebagai sumber unsur nitrogen terdiri dari 0 kg/ha, 150 kg/ha, 300 kg/ha, dan 450 kg/ha. Faktor kedua adalah takaran Si-PlusHS sebagai sumber unsur silika terdiri dari 0 kg/ha, 250 kg/ha, dan 500 kg/ha. Varietas yang digunakan dalam percobaan ini adalah Bululawang yang ditanam pada media inceptisol menggunakan polibag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kehijauan daun, diameter batang, jumlah ruas, jumlah anakan, volume akar, panjang akar, berat segar tajuk, berat segar akar, berat segar total, berat kering tajuk, berat kering akar, berat kering total. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara nitrogen dengan silika yang diaplikasikan dan pada takaran 150 kg/ha urea dengan 250 kg/ha Si-PlusHS menunjukkan hasil yang baik pada variabel pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, jumlah ruas, panjang akar, volume akar, berat segar tajuk, berat segar akar, berat segar total, berat kering tajuk, berat kering akar, berat kering total.Kata kunci : silika, tebu, urea
Pengaruh Ketebalan Abu Volkan di Atas Permukaan Tanah yang Jatuh pada Berbagai Fase Tumbuh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea Mays L.) Ganang Rudianto; Didik Indradewa; Sri Nuryani Hidayah Utami
Vegetalika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.404 KB) | DOI: 10.22146/veg.27959

Abstract

Erupsi gunung berapi tidak dapat diprediksi sedangkan menanam tanaman pangandilakukan secara terus menerus. Abu volkan hasil erupsi gunung Kelud tahun 2014mengarah ke barat daya yaitu ke arah Yogyakarta dengan jarak ratusan kilometer.Tanaman jagung adalah salah satu tanaman pangan yang dibudidayakan dari dataranrendah sanpai dataran tinggi. Stadia pertumbuhan tanaman jagung yang terkena abuvolkan dapat berbeda-beda tergantung kapan erupsi gunung berapi terjadi. Penelitian initelah dilaksanakan di Dusun Peni, Palbapang, Bantul, Yogyakarta mulai bulan Juni-September 2016. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL)faktorial dua faktor, dengan tiga ulangan. Data pengamatan dianalisis menggunakananalisis varian (ANOVA), apabila terdapat beda nyata dilakukan uji lanjut jarak bergandaDuncan taraf nyata 5% guna mengetahui perbandingan antar perlakuan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa abu volkan yang jatuh saat tanaman jagung belum berkecambahmenyebabkan tanaman jagung tidak tumbuh. Abu volkan yang jatuh saat tanamanberumur 20 hari atau dalam fase vegetatif secara umum menunjukkan pertumbuhan danhasil yang paling baik, akan tetapi akar tanaman menjadi serabut.