Zulia Putri Perdani, Zulia Putri
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal JKFT

PENGARUH KANGAROO MOTHER CARE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BAYI PREMATUR Zulia Putri Perdani; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal JKFT Vol 6, No 2 (2021): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v6i2.5746

Abstract

Pendahuluan: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab angka kesakitan dan kematian pada awal kehidupan bayi. Kenaikan berat badan pada bayi BBLR merupakan indikator penting dalam status Kesehatan bayi dan membutuhkan perawatan yang kompleks. Kangaroo Mother Care (KMC sebagai salah satu alternatif intervensi yang efektif dan tepat guna. Tujuan literature review untuk menginvestigasi pengaruh KMC terhadap peningkatan berat badan pada bayi prematur. Metode: Mencari artikel dengan menggunakan 3 Data Based yaitu PubMed, Research Gate dan Spingerlink dengan Mesh Term Kangaroo Mother Care, Weight Gain dan Very Low Birth Weight (VLBW). Hasil: Didapatkan 271 review artikel, kemudian analisis artikel dalam kurun waktu 2010-2020, dengan populasi bayi dengan BBLR dan intervensi berupa KMC didapatkan hasil akhir 8 artikel. Hasil review studi 8 artikel bahwa KMC yang dilakukan selama 30-60 menit/hari pada Bayi BBLR secara signifikan memberikan dampak positif terhadap meningkatkan berat badan pada bayi dengan memberikan efek stabilitas suhu tubu bayi, stabilitas denyut jantung, pernafasan, jarang menangis, waktu tidur lebiih lama dan sering menyusu. Kesimpulan : Metode KMC pada BBLR efektif diberikan meningkatkan berat badan bayi lahir. Kata kunci: Kangoroo Mother Care (KMC), Weight Gain, Very Low Birth Weight (VLBW)
EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUAH PEPAYA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS CIKOKOL KOTA TANGERANG Zulia Putri Perdani; Eriyono Budi Wijoyo; Hera Hastuti; Astrie Merlinda
Jurnal JKFT Vol 6, No 2 (2021): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v6i2.5749

Abstract

Pemberian ASI eklusif bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak bayi sejak dilahirkan sampai dengan berusia enam bulan. Pepaya merupakan buah yang mengandung Laktogogum yang dapat meningkatkan atau memperlancar pengeluran air susu. Menurut data dari Puskesmas Cikokol Kota Tangerang cakupan ASI eksklusif masih sedikit yaitu sebesar 53,8%. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pemberian buah pepaya terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Cikokol Kota Tangerang. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimental menggunakan rancangan one group pretest posttest. Besar sampel 18 ibu menyusui yang mempunyai anak 0-6 bulan dengan menggunakan teknik purposive sampling, analisa data uji parametrik Paired Sample T-Test dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada efektivitas pemberian buah papaya terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui dengan p-value 0,000. Kesimpulan buah pepaya efektif dalam meningkatkan produksi ASI. Peneliti dapat direkomendasikan pada ibu menyusui agar dapat mengkonsumsi buah pepaya muda secara rutin selama menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.Kata kunci: Pemberian buah pepaya, Produksi ASI, Ibu menyusui
HUBUNGAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 3-5 TAHUN DI POS GIZI DESA TEGAL KUNIR LOR MAUK Zulia Putri Perdani; Roswita Hasan; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal JKFT Vol 1, No 2 (2016): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v2i2.59

Abstract

Asupan nutrisi pada anak memegang peranan penting dalam tumbuh kembang pada anak, keadekuatan asupan nutrisi dapat dinilai dengan keadaan status gizi. Anak Usia 3-5 tahun   merupakan tahapan dimana anak mengalami tumbuh kembang dan aktivitas yang pesat, serta masih bergantung pada orang tua dalam hal  pemberian makan, anak sudah bisa memilih makanan yang disukainya. Peran orang tua sangat menentukan asupan nutrisi pada anak, asupan nutrisi yang tidak sesuai akan menyebabkan anak kekurangan gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Praktik Pemberian Makan dengan Status Gizi Anak usia 3-5 Tahun. Jenis penelitian ini adalah dekriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Tegal Kunir Lor Mauk Kabupaten Tangerang pada bulan Agustus 2016, sampel dalam penelitian ini berjumlah 77 responden. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara praktik pemberian makan dengan status gizi dengan nilai (p= 0,000 < 0,05). Menurut hasil penelitian ini, disarankan bagi ibu-ibu selalu menerapkan praktik pemberian makan yang baik maksudnya dalam pemilihan makanannya dan gizi makanannya