Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INTELEKTIVA

MODEL PENGELOLAAN WISATA BAHARI BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BINTAN, KEPULAUAN RIAU IDA RAHAYU; IMAM OZALI
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 6 No 01 (2024): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI JANUARI-APRIL 2024
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bintan merupakan salah satu daerah tujuan wisata bahari di Pulau yang berinduk pada Provinsi Kepulauan Riau. Kekayaan sumberdaya hayati pesisir dan pulau-pulau kecil di Kabupaten Bintan dapat berpotensi menjadi daya tarik wisata bahari. Sumberdaya tersebut meliputi ekosistem mangrove, lamun, terumbu karang, dan daerah peneluran penyu (Aftari, dkk. 2021). Pemanfaat terbesar jasa pariwisata saat ini adalah para investor yang bermodal besar, walaupun ada sebagian masyarakat yang membentuk kelompok usaha wisata, tetapi sebagian besar dari mereka masih merasa sebagai penonton. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan “Model Pengelolaan Wisata Bahari Berkelanjutan di Pulau Bintan, Kepulauan Riau” dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Partisipasi Pelaku Pariwisata (Stakeholders) dalam Pengelolaan Wisata Bahari yang Berkelanjutan di Pulau Bintan adalah partisipasi aktif.. Masyarakat lokal juga memiliki tingkat partisipasi aktif karena terlibat langsung dalam kegiatan Pariwisata di Kabupaten Bintan. Pola kepariwisataan bahari di Kabupaten Bintan menunjukkan partisipasi aktif dari pengusaha maupun warga lokal dan telah menunjukkan ciri pariwisata berkelanjutan. Model Pengelolaan Wisata Bahari secara Berkelanjutan di Kabupaten Bintan adalah model desa wisata sebagai bagian dari pariwisata alternatif dengan berbasis pada empat Kategori yakni Alam, Aktivitas, Budaya dan Event. Berdasarkan data di lapangan ditemukan bahwa orientasi potensi wisata bahari yang sudah ada dapat dilanjutkan dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial dan budaya dengan tujuan kesejahterahaan masyarakat. Namun melihat situasi dan kondisi di lapangan, perencanaan Wisata Bahari Kabupaten Bintan tidak dapat diterapkan secara serentak di seluruh kecamatan/desa. melainkan terlebih dahulu dipilih empat desa sebagai pilot project. Selain itu, Pembangunan juga harus berfokus pada prioritas seperti pengembangan SDM, membangun kemitraan dan penguatan kelembagaan.
STRATEGI PEMASARAN CITILINK DALAM MEMENANGKAN PERSAINGAN DI PASAR TANGJUNGPINANG IMAM OZALI; RUDY MAX DAMARA GUGAT; IDA RAHAYU
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 6 No 02 (2024): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI MEI -ADUSTUS 2024
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pemasaran yang diterapkan oleh Citilink untuk meraih keunggulan dalam persaingan pasar Tanjungpinang. Dalam konteks industri penerbangan yang semakin ketat, penelitian ini menyoroti pentingnya strategi pemasaran yang efektif dalam mengamankan pangsa pasar dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Masalah utama yang menjadi fokus penelitian adalah bagaimana Citilink berhasil memenangkan persaingan di pasar penerbangan Tanjungpinang yang semakin sengit. Karena diketahui bahwa pesaing Citilink tidak hanya berasal dari Low cost Airlines saja, tetapi juga datang dari Full service Airline, seperti Garuda Indonesia dan Batik Air. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci untuk mendorong Citilink dalam meraih keunggulan di pasar Tanjungpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mix method) melibatkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT (Strength-Weakness-Opportunity-Threat), matriks EFE (External Factor Evaluation) dan matriks IFE (Internal Factor Evaluation), untuk mengetahui secara internal kekuatan Citilink dan secara eksternal untuk mengetahui peluang yang potensial, sebagai dasar untuk menyusun Strategi Pemasaran Citilink untuk memenangkan persaingan di pasar Tanjungpinang. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka, wawancara, observasi, survey, analisis dokumen dan data skunder. Kegiatan wawancara dilakukan terhadap manajemen Citilink dan pihak-pihak yang punya kepentingan bisnis dengan Citilink. Hasil penelitian berupa Strategi Pemasaran Citilink yang dapat digunakan untuk memenangkan persaingan di pasar Tanjungpinang. Dengan fokus pada efisiensi operasional, pelayanan pelanggan yang unggul, dan diferensiasi produk, Citilink mampu mendapatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan di kawasan tersebut.