Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi Kreativitas Sosial Media Dengan Pelatihan Content Creator Ainin Bashiroh; M. Mutammam Mushtofa; Indrika Dwi Febianti; Nola Riwibowo; Wulan Zuni Anggraeni Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1732

Abstract

Sosial media berkembang sangat cepat sehingga memberikan dampak pada peran sosial media itu sendiri. Sosial media telah menjadi wadah multifungsi, hal tersebut terjadi karena setiap orang memiliki kebebasan untuk menyampaikan ide dan pendapatnya kepada masyarakat tanpa batasan jarak. Salah satu potensi sosial media saat ini adalah menjadi media konten dengan pelakunya yang disebut content creator. Akan tetapi untuk menjadi seorang content creator banyak aspek yang perlu diperhatikan agar tetap menarik para penonton. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan content creator dipilih dengan maksud untuk meningkatkan pemahaman masyarakat luas sebagai upaya optimalisasi kreativitas sehingga konten yang diproduksi dapat disaksikan secara luas. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan kerja secara komunitas yang dilaksanakan di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan pelatihan ini bekerjasama dengan salah satu lembaga Balai Latihan Kerja Komunitas Al-Muaawanah sehingga diharapkan peserta pelatihan akan memiliki skill dan memiliki daya saing untuk melanjutkan ke dunia kerja dalam bidang content creator ataupun advertisement. Jumlah mitra yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah Lembaga Balai Latihan Kerja Al-Muaawanah. Metode yang digunakan dalam pegabdian ini adalah metode pelatihan yang mana pelatihan dilakukan dalam waktu lima hari. Pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman mengenai konten kreator, perencanaan konten, konsep konten, produksi dan pengeditan konten sehingga peserta mampu mencapai tahap publikasi yang baik. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai modal untuk menyalurkan bakat serta peningkatan bakat peserta dalam bidang content creator dan dapat ditingkatkan sebagai peluang untuk mendapatkan penghasilan serta bersaing di dunia kerja. Optimizing Social Media Creativity With Content Creator Training Social media is developing so fast that it has an impact on the role of social media itself. Social media has become a multifunctional platform, this happens because everyone has the freedom to convey their ideas and opinions to the public without distance restrictions. One of the potentials of social media today is to become a content medium with the perpetrators being called content creators. However, to become a content creator, there are many aspects you need to pay attention to in order to keep attracting viewers. Therefore, content creator training activities were chosen with the aim of increasing public understanding as an effort to optimize creativity so that the content produced can be widely viewed. This activity was carried out in the form of community work training which was carried out in Medali Village, Puri District, Mojokerto Regency. This training activity is in collaboration with one of the Al-Muaawanah Community Job Training Center institutions institutions so that it is hoped that the training participants will have the skills and competitiveness to continue into the world of work in the field of content creator or advertisement. The number of partners involved in this research is the Al-Muaawanah Job Training Institute. The method used in this service is a training method where training is carried out within five days. This training can increase understanding of content creators, content planning, content concepts, content production and editing so that participants are able to reach a good publication stage. This activity can be used as capital to channel talents and improve participants' talents in the content creator field and can be increased as an opportunity to earn income and compete in the world of work.  
Analysis of Project Duration Acceleration using the Crashing Method with Additional Working Hours Menik Ariyanti; Nola Riwibowo; Wahyu Tri Prambudi; Ema Hidayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3976

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi merupakaan kumpulan sistem pekerjaan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Pada umumnya suatu proyek konstruksi yang dikerjakan akan selalu memiliki resiko yang tinggi. Adapun permasalahan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan waktu pelaksanaan, tenaga kerja, biaya, peralatan dan sebagainya. Sumber daya direncanakan untuk mencapai target proyek dengan batasan waktu, biaya dan mutu. Selain mutu, waktu dan biaya merupakan hal yang sangat penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, karena biaya yang akan dikeluarkan pada saat pelaksanaan erat kaitannya dengan waktu pelaksanaan pekerjaan. Ukuran keberhasilan dari suatu proyek dilihat dari waktu penyelesaian yang singkat dengan biaya minimal tanpa mengesampingkan mutu hasil pekerjaan. Pelaksanaan pekerjaan pada suatu proyek membutuhkan tidak hanya sumber daya manusia yang handal, tetapi juga suatu manajemen yang baik. Dengan pengendalian suatu proyek yang baik, percepatan waktu penyelesaian diharapkan dapat secara efektif berjalan tanpa menimbulkan kerugian. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis durasi proyek dan prosentase efektivitas durasi proyek setelah dilakukan percepatan dengan metode crashing pada proyek Pembangunan Kantor Pelayanan Haji dan Umroh Kabupaten Lamongan. Adapun Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja pada kondisi normal, menghitung kebutuhan upah tenaga kerja pada kondisi normal, menghitung produktivitas harian normal, menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja perhari dan menghitung kebutuhan upah tenaga kerja perhari. Berdasarkan analisis data, maka diperoleh hasil perhitungan waktu penyelesaian atau durasi penyelesaian optimum yaitu 160 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 1,941,293,076. Sedangkan, durasi penyelesaian normal 180 hari kerja dengan biaya total proyek Rp. 1,899.880000. Terjadi pengurangan durasi kerja selama 20 hari kalender dan peningkatan biaya akibat lembur 3 jam sebesar Rp. 41,475,076.
Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk Dalam Upaya Pengendalian Demam Berdarah Dengue Achmad Farid Dedyansyah; Nola Riwibowo; David Fahmi Abdillah; Ilham Basri K.; Yanuangga Galahartlambang
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 3 No 1 (2024): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v3i1.133

Abstract

Kabupaten Lamongan sering mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Upaya promotif dan preventif penting dilakukan, termasuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan DBD. Kegiatan edukasi pemberantasan sarang nyamuk dilakukan di Balai Desa Kedungsari, Kembangbahu, Lamongan, diikuti oleh 50 Ibu PKK. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi, dengan bantuan media audio visual dan alat peraga. Materi meliputi pelatihan pemantauan jentik dan edukasi kesehatan. Evaluasi pre dan post dilakukan melalui kuisioner. Hasil menunjukkan 83% peserta menilai kegiatan bagus, 14% netral, dan 3% kurang tertarik. Mayoritas merasa senang dan mendapat manfaat, ditambah pembagian gratis serbuk pembasmi nyamuk dari panitia.
LINEAR HIERARCHY REGRESSION USING SLICE SAMPLING MARKOV CHAIN MONTE CARLO Fibia Sentauri Cahyaningrum; Nola Riwibowo; Wahyu Tri Prambudi; Menik Ariyanti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6700

Abstract

Abstract: Multilevel regression analysis is a regression analysis that assumes there is data that has a hierarchical structure with one response variable measured at the lowest level and predictor variables at various levels. The simplest multilevel linear regression model consists of 2 hierarchical levels, where level 1 is the lowest level data, and level 2 is the data that has a higher level. The Human Development Inde HDI is one indicator that can be used to measure the success of a particular country or region in efforts to improve the quality of life of its population. This study aims to determine the factors that influence the HDI in East Java, Central Java, and West Java. The data used in this study are the HDI, per capita expenditure adjusted at the district or city level categorized at level 1, while the growth rate of Gross Regional Domestic Product GRDP at the provincial level categorized at level 2. The results of the multilevel linear regression analysis indicate that the variables of per capita expenditure and GRDP growth rate significantly influence the HDI in East Java, Central Java, and West Java. Keywords: GDRP, HDI, MCMC, Multilevel Regression, Per Capita Expenditure, Slice Sampling.   Abstrak: Analisis regresi multilevel adalah analisis regresi yang mengasumsikan adanya data dengan struktur hierarkis, di mana satu variabel respons diukur pada tingkat terendah dan variabel prediktor berada pada berbagai tingkat. Model regresi linear multilevel yang paling sederhana terdiri dari dua tingkat hierarkis: tingkat 1 merupakan data pada tingkat terendah, sedangkan tingkat 2 merupakan data pada tingkat yang lebih tinggi. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu negara atau wilayah dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penduduknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi IPM di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi IPM serta pengeluaran per kapita yang disesuaikan pada tingkat kabupaten/kota (dikategorikan sebagai tingkat 1), sedangkan laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tingkat provinsi dikategorikan sebagai tingkat 2. Hasil analisis regresi linear multilevel menunjukkan bahwa variabel pengeluaran per kapita dan laju pertumbuhan PDRB berpengaruh signifikan terhadap IPM di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Kata kunci: GDPR, HDI, MCMC, Regresi Multilevel, Pengeluaran Per Kapita, Pengambilan Sampel Irisan.