Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan dan Modal Sosial terhadap Kinerja dan Keberlanjutan Usaha Pelaku UMKM Masdiantini, Putu Riesty; Devi, Sunitha; Kusyanda, Made Riki Ponga
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v12i1.73258

Abstract

This research aims to obtain empirical evidence regarding the influence of financial literacy and social capital on the performance and business sustainability of MSMEs in Buleleng Regency. The population in this research is all MSMEs in Buleleng Regency that are registered in the Dinas Perdagangan, Perindustrian, and Koperasi, UKM of Buleleng Regency until 2022. The determination of the sample size was carried out using non-probability sampling techniques to obtain a sample of 115 respondents. This research is a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis analyzed using SEM SmartPLS 3.0. The research results show that financial literacy has a positive significant effect on the business performance of MSMEs; financial literacy has a positive significant effect on the business sustainability of MSMEs; social capital has a positive significant effect on the business performance of MSMEs; and social capital has a positive significant effect on the business sustainability of MSMEs.
Pengaruh Financial Technology, Locus of Control, dan Pengelolaan Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng Angraini, Fina; Masdiantini, Putu Riesty
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v16i02.92311

Abstract

Penurunan pada aspek penjualan, keuntungan, modal usaha, dan kemampuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran angsuran pinjaman bank mengarah pada peningkatan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang berdampak negatif bagi kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Fenomena ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti terbatasnya penerapan financial technology, rendahnya tingkat pengendalian diri (locus of control internal) para pelaku usaha, serta kurangnya kualitas pengelolaan keuangan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh financial technology, locus of control, dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini diambil melalui teknik purposive sampling sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode analisis regresi linear berganda melalui IBM SPSS Statistics. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Financial technology memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng, (2) Locus of control juga memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng, dan (3) Pengelolaan keuangan turut berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng.
Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, dan Kontrol Perilaku terhadap Niat Berinvestasi Peer To Peer Lending pada Masyarakat Kota Denpasar Joplinitha, Ni Made Janis; Masdiantini, Putu Riesty
Vokasi : Jurnal Riset Akuntansi Vol. 13 No. 3 (2024): Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/vjra.v13i3.81251

Abstract

Peer to peer lending merupakan industri fintech yang masih sangat muda, namun perkembangannya sangat cukup cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat berinvestasi pada peer to peer lending Masyarakat Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Denpasar yang sudah bekerja. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan metode non-probability dengan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 111 responden. Analisis data digunakan dengan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini diperoleh bahwasannya variabel sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku berpengaruh positif signifikan terhadap niat berinvestasi peer to peer lending pada Masyarakat Kota Denpasar. Hal ini mengindikasikan semakin besar nilai sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku maka akan semakin meningkatkan niat berinvestasi peer to peer lending pada Masyarakat Kota Denpasar.  
Pengaruh Kualitas SDM, Pemahaman Akuntansi, Ukuran Usaha, dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi pada Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng): Studi pada Pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng Yanti, Ketut Krisnayanti; Masdiantini, Putu Riesty
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v15i1.83723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas SDM, pemahaman akuntansi, ukuran usaha, dan sosialisasi SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian pada penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebanyak 85 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Penilaian variabel dalam instrumen penelitian yang digunakan yaitu menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui kuesioner (angket) penelitian. Uji coba instrumen penelitian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik dalam menganalisis data pada penelitian ini menggunakan teknik uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas SDM, pemahaman akuntansi, ukuran usaha dan sosialisasi SAK-EMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kualitas laporan keuangan.
Pengaruh Fintech Payment Gateway, Financial Self-Efficacy, dan Sikap Keuangan terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng Dewi, Ni Putu Ayu Kusuma; Masdiantini, Putu Riesty
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 15 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v15i1.92318

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh fintech payment gateway, financial self-efficacy, dan sikap keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech payment gateway berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Financial self-efficacy juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Sikap keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Temuan ini mendukung Resource-Based Theory (RBT), yang menyatakan bahwa sumber daya internal dan eksternal dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain seperti literasi keuangan, modal sosial, dan kebijakan pemerintah.
Pengaruh Financial Technology, Literasi Keuangan, Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja Umkm Di Kabupaten Badung Sihombing, Lydia Dumaria; Masdiantini, Putu Riesty
Jurnal Akuntansi Profesi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Akuntansi Profesi
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jap.v16i01.79890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial technology, literasi keuangan, dan inklusi keuangan terhadap Kinerja UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Kabupaten Badung. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan metode non-probability dengan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 100 responden yang dihitung menggunakan bantuan rumus slovin. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data digunakan dengan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwasannya variabel financial technology berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Badung. Selanjutnya variabel literasi keuangan juga berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Badung. Terakhir variabel inklusi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja UMKM di Kabupaten Badung. Hal ini mengindikasikan semakin besar financial technology, literasi keuangan, dan inklusi keuangan maka akan semakin meningkatkan kinerja UMKM di Kabupaten Badung. Implikasi dari penelitian ini secara praktis menyatakan bahwasannya Kinerja UMKM dipengaruhi ketiga faktor tersebut, semakin besar pelaku UMKM memahami keuangan dan memanfaatkan teknologi, maka semakin baik kinerja dari suatu UMKM di Kabupaten Badung. Keywords: Financial Technology, Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Kinerja UMKM
Logic model evaluation and the analysis of job motivation for pre-paring the performance indicators of government institution: case of Klungkung, Bali Prayudi, Made Aristia; Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari; Masdiantini, Putu Riesty
The Indonesian Accounting Review Vol. 10 No. 2 (2020): July - December 2020
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v10i2.2039

Abstract

When compared to other districts in Bali Province, Klungkung has the lowest performance accountability score. The current study aims to evaluate the technical and psychological aspects of performance indicators development process of the local government. The technical aspect evaluation was done by implementing logic model analysis procedures and adopting a four-quadrant analysis approach. The  psychological aspect analysis was conducted by examining the motivational factors taken from the perspective of Institutional Theory for determining individual behavior in developing performance indicators in governmental organizations. The results show that there is a discrepancy in the number of performance indicators presented in the planning and performance reporting documents, as well as an absence of logical relationships among them. Psychologically, the quality of Klungkung’s performance indicators development is determined by the perception of the performance indicators matrix difficulty, the perceived usefulness of technical training, the level of top management commitment, the assertiveness enforcement of the regulations, and the existence of social pressure and pressure on professionalism. It can be implied that technical policies need to be formulated by local government organizations.  
MSMEs' Perceptions of QRIS Use in Financial Transactions and Recording in Singaraja City Sanjaya , Ketut; Masdiantini, Putu Riesty; Julianto, I Putu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.102220

Abstract

Some MSMEs do not fully understand the benefits and ease of using QRIS for financial transactions. Furthermore, the low utilization of QRIS in financial recording hinders the optimization of transparency and efficiency of business management. This study aims to analyze the perceptions of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Singaraja City regarding using the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) in financial transactions and recording. This study used a qualitative approach with in-depth interviews with five MSMEs actively using QRIS. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the Miles & Huberman model, including data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that most MSMEs viewed QRIS as an efficient, easy-to-use transaction tool that supports orderly financial recording. QRIS is considered to increase business professionalism, speed up transactions, and provide digital transaction evidence that can be integrated into the bookkeeping system. However, challenges exist, such as low digital literacy, limited internet access, and resistance from consumers who are not yet accustomed to digital payments. The implications of this research indicate that the success of QRIS implementation depends on increased digital education, infrastructure improvements, and ongoing support from financial institutions and local governments. This research contributes to understanding the adoption of digital payment technology in semi-urban areas and supports a more modern and transparent financial transformation for MSMEs.
INOVASI BUKU MENGGAMBAR DAN MEWARNAI SEBAGAI MEDIA REGENERASI PELUKIS DAN PROMOSI LUKISAN WAYANG KAMASAN Pascima, Ida Bagus Nyoman; Ariningsih, Kadek Ayu; Putra, I Gusti Lanang Agung Raditya; Masdiantini, Putu Riesty; Putri, Ni Putu Meyka Pradnya; Putra, I Komang Apriyatama Sukarma; Wiguna, I Wayan Adi Maha
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.140

Abstract

Desa Kamasan merupakan salah satu desa di Kabupaten Klungkung Bali yang sejak zaman kerajaan telah dipercaya memproduksi barang-barang kerajinan tangan untuk digunakan di kerajaan. Barang tersebut berupa olahan logam dan lukisan diatas kain bertemakan wayang yang terkenal dengan nama Lukisan Wayang Kamasan. Tahun 90an, lukisan wayang mengalami puncak kejayaan dan banyak wisatawan yang membeli karya tersebut. Namun sekarang pelukis wayang Kamasan memiliki berbagai masalah diantaranya: 1).Minimnya regenerasi pelukis, 2) masyarakat Terdapat dari desa lain, dari kabupaten lain ataupun wisatawan yang memiliki minat untuk belajar namun terkendala jarak ke sanggar untuk belajar, 3) terkendala dalam bidang pemasaran, 4) kurangnya teknologi dan inovasi pemasaran, 5) kurangnya inovasi media lukis. Sekalipun memiliki berbagai permasalahan, desa Kamasan memiliki beberapa potensi seperti, SDM terampil, budaya, filosofi hidup masyarakat, agama, dll. Beranjak dari potensi dan permasalahan maka dilakukan pengabdian dengan tujuan: 1) meningkatkan keteampilan pemasaran dan branding, 2) bersama berinovasi untuk metode pemasaran dengan buku sektsa dan buku mewarnai, 3) mengadaptasi teknologi untuk memperkenalkan lukisan wayang kamasan, 4 mempengaruhi generasi muda dalam menghancurkan budaya melukis wayang dan mempermudah gerenasi muda dalam belajar dengan harapan regenerasi generasi penerus.
Optimizing MSME Performance: The Impact of Accounting Bookkeeping, Cash Management, and Working Capital Maharani, Ni Kadek Marsya; Masdiantini, Putu Riesty; Pasek, Nyoman Suadnyana
INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2025): INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/invest.v6i2.1669

Abstract

The use of digital payment services with credit facilities, such as Shopee Paylater, has become increasingly popular among university students, potentially affecting their financial stability. This study aims to analyze the influence of financial literacy, financial behavior, and financial risk on the financial stability of active undergraduate Accounting students at Universitas Pendidikan Ganesha who use Shopee Paylater. This research employs a quantitative approach using a survey method and purposive sampling technique involving 100 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that financial literacy and financial behavior have a positive and significant effect on students’ financial stability, while financial risk has a negative and significant effect on financial stability. These findings emphasize that good financial literacy and sound financial behavior can promote the creation of financial stability among students, whereas a high level of financial risk tends to reduce that stability. This research is expected to serve as a reference for students in managing their finances wisely in the era of digital financial services.