Wilda Yunita
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora, Medan, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Dietary Education on Improving Maternal Nutritional Behavior Among Mothers of Stunted Toddlers at the Pratama Kesira Mutiara Clinic Wilda Yunita; Dwi Ris Hasanah. S; Lili Nurmaliza; Rhina Chairani Lubis
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 1 (2026): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i1.26904

Abstract

Proper feeding practices are essential for preventing stunting in toddlers, yet many mothers lack adequate knowledge about nutrition. Education on feeding patterns can help mothers to make wiser decisions about their children’s diets.  This study employed a single-group quasi-experimental design with a pre-test–post-test, conducted at the Pratama Kesira Mutiara Clinic between November 2024 and April 2025. The sample consisted of 43 mothers of toddlers, selected through purposive sampling technique from a population of 76 clinic visitors, who met the inclusion criteria: having healthy toddlers, being able to communicate effectively, and agreeing to participate. Dietary education served as the independent variable, while improvements in mothers' nutritional behaviour served as the dependent variable. Data were collected using structured instruments and analysed descriptively (univariate) and inferentially (bivariate) with paired t-tests for normally distributed data or Wilcoxon tests for non-normal data.  Results showed that dietary education significantly improved mothers’ feeding behaviour, shifting the majority from inappropriate practices before the intervention to appropriate practices afterward (p < 0, 05). These findings are consistent with previous evidence that dietary education enhances feeding practices and support better child nutrition. Overall, structured educational interventions delivered by health workers play a crucial role in empowering mothers and advancing sustainable stunting prevention efforts. Keywords: Education, Stunting, Toddlers, Nutrition.
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LIMAU MUNGKUR KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Emayani Emayani; Hadiah Kurnia Putri; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5657

Abstract

Latar Belakang : Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) yang mengakibatkan resiko bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api (129 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/longsor. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir di daerah aliran sungai Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dimana variabel independen dan dependen diteliti secara bersamaan yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Masyarakat. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengetahuan dari 92 responden, responden yang pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (38,0%) Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, lama tinggal, dan sosialisasi dengan kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana banjir. Saran : Kepala keluarga perlu memberikan arahan kepada anggota keluarganya untuk mengetahui tanda dan gejala akan terjadinya banjir agar lebih siap dalam menghadapi bahaya banjir
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT Hadiah Kurnia Putri; Emayani Emayani; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5650

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan salah satu masalah yang menghambat perkembangan manusia secara global. Stunting merupakan masalah gizi yang harus diperhatikan demi generasi bangsa yang maju. Menurut Word Health Organization (WHO), prevalensi balita pendek dan sangat pendek menjadi masalah kesehatan masyarakat jika prevalensinya 20% atau lebih. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apa faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang Kabupaten Langkat. Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian analitik dengan desain crossectional yang menjelaskan Hubungan Pengetahuan, Pola Asuh, Sosial Ekonomi dan Akses Sanitasi, Pemberian ASI Ekslusif Dengan kejadian Stunting Pada Balita. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan kurang baik lebih tinggi balita mengalami stunting dibandingkan dengan yang tidak stunting dan demikian sebaliknya. Secara statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan amtara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita (p < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Secanggang. Saran : Diharapkan kepada setiap para ibu perlu memastikan anak mendapatkan cukup zat besi, baik melalui makanan yang mengandung zat besi maupun suplemen zat besi jika diperlukan serta konsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan untuk dosis yang tepat.
DETERMINAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI LIMAU MUNGKUR KECAMATAN BINJAI BARAT KOTA BINJAI Emayani Emayani; Hadiah Kurnia Putri; Wilda Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5657

Abstract

Latar Belakang : Indonesia terletak di kawasan Cincin Api Pasifik yang secara geografis dan klimatologi mempunyai tantangan untuk melindungi dan memperkuat masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pergerakan tiga lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo Australia di bagian selatan, lempeng Samudera Pasifik di sebelah timur, lempeng Eurasia di sebelah utara dan disertai daerah aliran sungai (5.590 DAS) yang mengakibatkan resiko bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung api (129 gunung api aktif) maupun gerakan tanah/longsor. Tujuan Penelitian : Untuk menganalisis determinan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir di daerah aliran sungai Limau Mungkur Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Metode Penelitian : Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dimana variabel independen dan dependen diteliti secara bersamaan yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan Masyarakat. Hasil Penelitian : hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengetahuan dari 92 responden, responden yang pengetahuan kurang baik sebanyak 35 responden (38,0%) Kesimpulan : Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, lama tinggal, dan sosialisasi dengan kesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana banjir. Saran : Kepala keluarga perlu memberikan arahan kepada anggota keluarganya untuk mengetahui tanda dan gejala akan terjadinya banjir agar lebih siap dalam menghadapi bahaya banjir