Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Optimalisasi Top Schedule dalam Audit: Strategi Penyusunan yang Efektif Zefania, Anggy; Habibie , Samas Adimisa Mishbah
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i2.6140

Abstract

The Top Schedule plays a vital role in the audit process by summarizing the accounts being examined. Despite its importance, the preparation of this document is often hindered by human errors and psychological pressures faced by auditors, such as tight deadlines and fatigue. These challenges can result in inaccurate analysis and delays in audit completion. This study explores the implementation of standardized templates as a strategic approach to enhance the accuracy and consistency of Top Schedule preparation. A consistent format allows auditors to perform their tasks more methodically, thereby minimizing errors in documentation. Furthermore, the research examines how psychological factors influence auditors' attention to detail and how the use of templates can help alleviate these effects. Utilizing a literature review method, this study evaluates the effectiveness of standardized templates. The findings suggest that adopting such templates can significantly reduce human error, improve the efficiency of audit documentation, and streamline the overall audit process.
Indonesian Local Community Livestock Deposit As A Step For Joint Benefits Habibie, Samas Adimisa Mishbah
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v2i2.3692

Abstract

This study aims to describe and discuss in writing about Cattle Deposits in the Style of the Indonesian Local Community in terms of profitability, risk and the social importance of humanity from the cattle production sharing system. At the same time, it provides knowledge to encourage the wider community to participate in investing (Desposito) their money in the form of cooperation for local livestock production. So later, it is expected to be a value for the common good and a driver of the quality of local livestock products. The method used is a literature review from a web browser and several research-related books. The main objects of this literature review research are local cattle farmers who use a profit-sharing system and cattle investors. The results of this study say that the profit sharing for local livestock, especially cattle, is very profitable for these livestock investors. The existence of capital also helps local farmers to buy cows to be raised. This collaboration will help local farmers earn income and benefit the community from livestock investment so that the common good is created.
ANALISIS IMPLIKATIF VIRALITAS DAN QUALITY PRODUCT SEBAGAI STRATEGI ATTRITION DEFENSIVE PADA ERA DIGITAL Mulya, Diki Akhwan; Sahat, Sahat; Mishbah Habibie, Samas Adimisa; Santoso, Ribut
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 11, No 2 (2025): VOLUME XI NO. 2 OKTOBER 2025
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v11i2.7413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan penting implikatif viralitas dan kualitas produk sebagai upaya defensif atas consumer churn agar usaha tersebut sustainability. Pendekatan menggunakan metode campuran antara kuantitatif dan kualitatif, dengan mengkaji literatur terkait viralitas dan kualitas produk dalam konteks mempertahankan konsumen. Responden penelitian ini adalah sample acak para pelaku usaha di Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viralitas sangat efektif dapat meningkatkan eksposur merek secara signifikan, sementara kualitas produk berperan dalam mempertahankan kepuasan pelanggan. Justru apabila suatu produk tidak mementingkan kualitasnya dan hanya fokus pada viralitas akan membuat brand product tersebut akan cepat kehilangan konsumen karena kepuasan konsumen yang negatif. Kombinasi kedua strategi ini sangat penting atas sustainability suatu perusahaan, terutama dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis. Studi ini memberikan wawasan bagi praktisi bisnis mengenai pentingnya integrasi viralitas dan kualitas produk sebagai yang tidak bisa dipisahkan dan langkah proaktif dalam bisnis.Kata Kunci: Viralitas, Kualitas Produk, Attrition, Consumer Churn, Bisnis, Sustainability.
ANALISIS KEPATUHAN PUSKESMAS ABC PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN PSAP 13 DAN PSAP 04 Ahad, Agnes Theresia; Mishbah Habibie, Samas Adimisa
Account: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol. 12 No. 2 (2025): DECEMBER EDITION
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/account.v12i2.7702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kepatuhan Puskesmas ABC, yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), telah mematuhi ketentuan dalam penyusunan Laporan Keuangan dan Catatan atas Laporan Keuangan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) No. 13 dan No. 04. Melalui pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, penelitian ini mengandalkan metode studi dokumenter guna menganalisis dan memahami isi dokumen yang berkaitan dengan pelaporan keuangan sektor publik, dengan fokus pada laporan keuangan Puskesmas ABC tahun 2024. Proses analisis dilakukan dengan mencocokkan isi laporan dan CaLK dengan standar yang telah ditetapkan dalam PSAP 13 dan PSAP 04. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyusunan laporan keuangan dan CaLK oleh Puskesmas ABC telah mematuhi ketentuan standar yang berlaku.
Eksplorasi Ketidaksesuaian Pengelolaan Aset Tetap Terhadap Psap No. 07: Studi Pada Puskesmas Dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ramadhani, Zakia; Habibie, Samas Adimisa Mishbah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3535

Abstract

Manajemen aset tetap memainkan peran kritis dalam memastikan efisiensi operasional dan akuntabilitas keuangan di institusi sektor publik, terutama di organisasi layanan kesehatan seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Penyimpangan dari Standar Akuntansi Pemerintah, khususnya PSAP No. 07, dapat merusak keandalan laporan keuangan dan berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab ketidakpatuhan dalam praktik manajemen aset tetap di Puskesmas dan RSUD. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pengelola aset dan analisis dokumen catatan keuangan serta kebijakan internal. Temuan penelitian ini mengungkapkan empat masalah utama: pengadaan tidak berdasarkan kebutuhan riil, penyusutan dicatat untuk aset yang tidak digunakan, ketidaksesuaian antara dokumen aset dan inventaris fisik, dan lemahnya pengendalian aset yang mengakibatkan kehilangan barang. Ketidakpatuhan ini didorong oleh tekanan sistem anggaran, keterbatasan keahlian teknis dan profesionalisme staf, serta budaya organisasi yang lebih mengutamakan kepatuhan administratif daripada efektivitas fungsional. Penelitian ini menyoroti perlunya reformasi sistemik, termasuk validasi kebutuhan pengadaan yang lebih ketat, peningkatan kompetensi staf, penunjukan personel manajemen aset yang berdedikasi, dan prosedur penghapusan aset yang terstruktur. Selain itu, penggunaan teknologi berbasis awan direkomendasikan untuk meningkatkan pelacakan dan keamanan aset. Temuan ini menekankan bahwa manajemen aset tetap yang efektif tidak hanya memerlukan kepatuhan terhadap regulasi formal, tetapi juga penanaman tanggung jawab manajerial dan budaya akuntabilitas di institusi publik.
Penerapan SA 500 pada Prosedur Audit Utang Usaha Dila Arigra Putri; Habibie, Samas Adimisa Mishbah
Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurimbik.v6i1.1535

Abstract

Accounts Payable Audit is an essential part of the financial statement examination process to ensure the accuracy and completeness of a company's liabilities. Auditing Standard (SA) 500 on Audit Evidence serves as the primary guideline for auditors in collecting and evaluating sufficient and appropriate audit evidence. This study discusses the application of SA 500 in the audit procedures of accounts payable, starting from planning, implementation, to the documentation of audit evidence. The method used is literature study and procedural analysis based on SA 500. By understanding SA 500, auditors can conduct audits more effectively and ensure that accounts payable are recorded accurately in accordance with applicable standards.
Strategic Development of Capital-intensive Sectors in Coastal East Java: Infrastructure-energy Integration and Input-output Policy Simulation 2025 Habibie, Samas Adimisa Mishbah; Santoso, Ribut; Akmal, Yusma Abinaya Tahsina; Azhar, Daffa Akbar
East Java Economic Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53572/ejavec.v10i1.199

Abstract

East Java, Indonesia’s second-largest economic contributor, holds strategic potential for capital-intensive industrial transformation, particularly in its coastal regions, which are endowed with surplus electricity, natural gas, and port access. This study applies a regional input–output framework to simulate the economic impacts of infrastructure–energy integration on key sectors. Four policy scenarios are examined: business as usual, infrastructure acceleration, energy optimization, and integrated infrastructure–energy intervention, focusing on gross regional domestic product (GRDP), sectoral output, employment multipliers, and intersectoral linkages. The results indicate that the integrated scenario yields the most transformative outcomes, with GRDP growth reaching 6.7%, the highest employment multiplier of 1.45, and substantial output increases in construction (+58.65%) and manufacturing (+49.71%). These findings highlight that synchronized infrastructure and energy policies generate stronger systemic spillovers than isolated interventions, reinforcing forward and backward linkages while enhancing regional competitiveness. The study contributes to regional development discourse by providing evidence-based insights on how infrastructure–energy synergies can accelerate structural transformation in coastal East Java. Furthermore, it aligns with Indonesia’s 2025 national agenda under the Red-and-White Cabinet, emphasizing downstream industrialization, energy sovereignty, and localized resilience.
ANALISIS AUDIT BUKU KAS UMUM OLEH KAP TBW DAN EVALUASI KEPATUHAN PENCATATAN TERHADAP PERMENDAGRI NOMOR 77 TAHUN 2020 PADA PUSKESMAS K Ferdianto, Mohammad Akbar Dwi; Habibie, Samas Adimisa Mishbah
Jurnal Riset Ilmu Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026: Maret 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jria.v7i1.6717

Abstract

Audit terhadap pengelolaan keuangan BLUD, khususnya dalam pencatatan BKU, merupakan bentuk pengawasan eksternal yang bertujuan untuk memastikan akuntabilitas, ketertiban administrasi, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana audit terhadap BKU pada Puskesmas K dilakukan oleh KAP TBW, serta mengevaluasi sejauh mana pencatatan tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan auditor eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu penerimaan dokumen, penentuan sampel transaksi, dan kunjungan lapangan untuk memverifikasi dokumen pendukung. Secara umum, pencatatan dalam BKU telah sesuai dengan ketentuan, namun masih ditemukan kekurangan administratif, seperti tidak dicantumkannya nomor BKU pada beberapa kuitansi atau dokumen pendukung lainnya. Kekurangan tersebut menghambat keterlacakan transaksi dan mengurangi efisiensi proses audit. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan pada sistem dokumentasi keuangan guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam lingkungan BLUD.