Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nusantara Journal of Multidisciplinary Science

Mencermati Korelasi antara Motivasi kerja dan Kinerja Guru Nur Kholilah; Ida Rindaningsih
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 5 (2024): NJMS - Desember 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi merupakan upaya atau dorongan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jika dalam pekerjaan, maka motivasi kerja merupakan dorongan bagi pekerja melakukan pekerjaannya dengan semaksimal mungkin. Menurut Maslow teori kebutuhan dapat mendorong motivasi pekerja. Terdapat lima tingkatan yaitu: kebutuhan fisiologis, keselamatan atau keamanan, sosial atau kasih sayang, penghargaan, dan aktualisasi diri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara motivasi dan kinerja guru. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode literature review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap performa seorang pendidik. Dengan motivasi yang tinggi maka pendidik atau guru mampu bekerja dengan maksimal.
Peran Apresiasi terhadap Stres dan Burnout pada Guru: Systematic Literature Review Siti Fatimatuz Zuhroh; Ida Rindaningsih
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 6 (2025): NJMS - Januari 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki peran sentral dalam dunia pendidikan, tetapi sering menghadapi stres dan burnout akibat beban kerja tinggi, tuntutan administratif, dan kurangnya apresiasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara apresiasi, stres, dan burnout pada guru melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa apresiasi, baik dalam bentuk finansial seperti insentif dan bonus, maupun non-finansial seperti pengakuan verbal dan formal, berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan motivasi kerja guru. Strategi apresiasi ini juga terbukti mengurangi tingkat burnout, meningkatkan keterlibatan guru, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif. Selain itu, dukungan emosional, pelatihan pengembangan diri, serta kepemimpinan yang melayani turut memperkuat efektivitas apresiasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan apresiasi yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan guru. Temuan ini diharapkan menjadi landasan dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia di institusi pendidikan