Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Program Pelayanan Sosial Pada Anak Bermasalah di Panti Sosial Anak dan Remaja Kota Kendari Darmin Tuwu
Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi Mei
Publisher : Laboratorium Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UHO Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jkps.v4i1.6

Abstract

Penelitian ini tentang implementasi program pelayanan sosial kepada anak bermasalah di Panti Sosial Anak dan Remaja Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara, merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Obyek peneltian adalah lima puluh orang anak bermasalah yang tinggal di UPTD-PSAR. Teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui penyajian data, reduksi data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sosial Panti PSAR yang diberikan kepada anak berupa: Pertama, pelayanan sosial bidang pendidikan sekolah formal mulai dari jenjang SD-SMA; Kedua, pelayanan sosial dalam bentuk penyediaan tempat tinggal gratis; Ketiga, pelayanan sosial makan-minum gratis, Terakhir, adalah pelayanan sosial dalam bentuk pembinaan mental spiritual. Melalui pelayanan sosial anak yang diberikan oleh Panti Sosial Anak dan Remaja, diharapkan anak dapat menjalankan fungsi sosialnya di dalam keluarga dan di dalam kehidupan bermasyarakat secara baik. Anak juga diharapkan dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Anak juga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang telah diprolehnya, sehingga pada akhirnya, setelah menamatkan pendidikan SMA, anak dapat diterima dengan baik oleh lingkungan sosialnya sebagai mana mestinya. Dengan demikian, target pelayanan social sebagai sebuah program atau kegiatan yang didesain secara konkret untuk menjawab masalah, kebutuhan anak ataupun meningkatkan taraf hidup anak dapat dicapai.
Pemberdayaan Remaja Kurang Mampu Melalui Keterampilan Tata Rias Di UPTD-Panti Sosial Anak Dan Remaja Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara Darmin Tuwu; Muhammad Arsyad; Bahtiar Bahtiar; Suharty Roslan
Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi November
Publisher : Laboratorium Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UHO Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jkps.v4i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi proses dan hasil pemberdayaan remaja melalui pelatihan keterampilan tata rias di Panti Sosial Anda dan Remaja (PSAR) Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian adalah 10 remaja peserta pelatihan, pengelola panti, dan instruktur. Metode pengambilan data menggunakan observasi partisipan, wawancara secara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data melalui display data, reduksi data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: proses pemberdayaan remaja dari keluarga kurang mampu melalui pemberian pelatihan keterampilan tata rias di UPTD-PSAR berlangsung dengan baik dalam 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pemberdayaan remaja, dan tahap evaluasi. Pertama, tahap perencanaan meliputi waktu kegiatan, seleksi peserta, instruktur, anggaran, kesiapan tempat, peralatan, dan bahan ajar. Kedua, tahap pelaksanaan yang terdiri dari pemberian motivasi, pengenalan alat dan bahan beserta fungsinya, proses pembelajaran dan praktek kerja; Ketiga, tahap pemberdayaan remaja; dan terakhir tahap evaluasi, dilakukan oleh instruktur dalam bentuk pujian bagi yang pintar dan perbaikan bagi peserta yang belum bisa. Dengan bertambahnya keterampilan peserta dalam bidang tata rias, akan membuka peluang peserta untuk berwira usaha, dan mendorong terciptanya kemandirian remaja.
IMPLEMENTASI PROGRAM PLAY THERAPY UNTUK MENGURANGI TINDAKAN KEKERASAN PADA ANAK INDONESIA Darmin Tuwu
Journal Publicuho Vol. 8 No. 4 (2025): November - January - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v8i4.999

Abstract

Violence against children remains a serious problem in Indonesia's social welfare system. This study aims to analyse the implementation of play therapy programs as a psychosocial intervention strategy to reduce the impact of violence against children. Using a qualitative approach with a case study design, the research was conducted at a Child Social Welfare Institution in Yogyakarta through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The results showed that play therapy was effective in reducing aggressive behaviour, improving emotional expression, and strengthening children's sense of security after trauma. Social workers act as therapeutic mediators who bridge children's emotional recovery with the support of family and social environment. Local cultural adaptation through traditional games increases the acceptance and effectiveness of therapy. However, limited human resources and national guidelines are major obstacles to implementation. This study emphasises the importance of developing a play-based and locally cultural intervention model as part of child social rehabilitation services in Indonesia.
The Dynamics of Poverty and Social Support: Longitudinal Evidence from Urban Households Darmin Tuwu
Social Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2026): February
Publisher : Inovasi Saintific Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the dynamics of poverty and the role of social support among urban households, with a focus on understanding how welfare conditions evolve over time. The research aims to analyze patterns of chronic and transient poverty, as well as the influence of formal and informal support systems on household resilience. The study is based on a qualitative longitudinal design involving 30 poor urban households selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and were analyzed using thematic analysis to identify key patterns and relationships. The findings reveal that urban poverty is highly dynamic, with households frequently transitioning in and out of poverty due to economic shocks and unstable livelihoods. Social support plays a crucial role as both a coping mechanism and a protective factor; however, its effectiveness is constrained by weak social networks and unequal access to formal assistance. The study also finds that survival strategies adopted by households are often short-term and insufficient to ensure long-term economic stability. This research contributes to the literature by integrating poverty dynamics and social support within a longitudinal qualitative framework, offering a more comprehensive understanding of urban poverty. It also provides important policy insights for strengthening inclusive and sustainable social protection systems.
Evaluasi Implementasi Program Keluarga Harapan Untuk Mengurangi Angka Kemiskinan di Indonesia Darmin Tuwu
DIALEKTIKA PUBLIK Vol. 10 No. 1 (2026): Dialektika Publik: Pelayanan Publik dan Kebijakan Publik
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/dialektikapublik.v10i1.11551

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Program Keluarga Harapan (PKH), in Sawa Village, Sawa District, North Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving beneficiary families, program facilitators, local officials, and community leaders. The study applies a policy evaluation framework focusing on effectiveness, targeting accuracy, compliance, and program impact. The findings reveal that PKH has contributed significantly to reducing the financial burden of poor households, particularly in accessing education and healthcare services. However, several critical challenges remain. First, targeting inaccuracies persist, as evidenced by inclusion and exclusion errors due to outdated and less adaptive social welfare data. Second, beneficiaries’ compliance with program conditions tends to be administrative rather than substantive, limiting behavioral change outcomes. Third, the limited number and capacity of program facilitators affect the quality of assistance and monitoring processes. Fourth, while PKH effectively functions as a short-term social protection mechanism, its impact on long-term economic empowerment remains limited. Additionally, issues of transparency, community participation, and weak monitoring systems hinder optimal program performance. The study concludes that the effectiveness of PKH is not solely determined by its policy design but also by implementation quality, institutional capacity, and local socio-economic context. Strengthening data systems, enhancing facilitation, integrating empowerment programs, and improving governance are essential to maximize program outcomes. This research contributes to the development of evidence-based social protection policies, particularly in improving conditional cash transfer programs in localized contexts.