Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE ROUGH SET Muhammad Ardiansyah Sembiring; Raja Andri Tama Agus; Mustika Fitri Larasati Sibuea
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i2.647

Abstract

Data mining adalah proses dari Knowledge Discovery from Databases (KDD). KDD adalah kegiatan yang meliputi pengumpulan, pemakaian data, historis untuk menemukan keteraturan, pola atau hubungan dalam set data besar. Metode Rough Set berhubungan dengan discreet data, rough set biasanya digunakan bersamaan dengan teknik lain untuk melakukan discreetization pada dataset. Tujuan utama dari analisis rough set adalah untuk mensintesis pendekatan konsep dari data yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan
PENERAPAN METODE ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) Muhammad Ardiansyah Sembiring; Raja Tama Andri Agus; Mustika Fitri Larasti Sibuea
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 3 (2021): October 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i3.712

Abstract

DBD umumnya disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk tersebut biasa hidup di lingkungan yang kotor. Penelitian ini bertujuan untuk  menerapkan konsep data mining menggunakan algoritma K-Means (clustering) untuk pemetaan desa yang terjangkit Demam Berdarah Dengue. Pemetaan yang dilakukan untuk mencari daerah yang banyak  terjangkit penyakit DBD, dan daerah yang jarang terjangkit penyakit DBD  Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 cluster untuk tingkat penyebaran penyakit DBD yakni cluster 1 dengan kategori sedang, cluster 2 dengan kategori tinggi dan cluster 3 dengan kategori rendah. Performance yang dihasilkan menggunakan Devies Bouldin Index (DBI) adalah sebesar 1.044 yang menunjukkan K=3 sebagai jumlah kelompok yang paling optimum dibandingkan K lainnya. Hasil pemetaan yang dilakukan dapat membantu pemerintah bertindak cepat dalam mengambil keputusan bagi daerah yang rawan terjangkit penyakit DBD di Kecamatan Setia Janji.
Analisa Kinerja Algoritma C.45 Dalam Memprediksi Hasil Belajar Muhammad Ardiansyah Sembiring; Mustika Fitri Larasati Sibuea; Andy Sapta
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 1, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.225 KB) | DOI: 10.54314/jssr.v1i1.110

Abstract

This research was done to predict the cumulative achievement index of students STMIK Royal Kisaran is based on students' academic history at the time of senior high school. This research will inform the student for early anticipation in following the lecture in order to get the maximum learning. The method used in solving this problem is by the method Decission tree C.45 algorithm starts from the formation of the decision system as preliminary data have attribute values and decision condition. Then calculate the entropy of each attribute. Calculating the highest gain value which would then be used as nodes. Determining Following the decision of the result tree Decission process using if-then logic begins from the highest to the root of the lowest roots. This research resulted in 7 pieces of pattern rules (rule) as a basis for predicting student achievement of learning outcomes. Keywords: data mining, algorithm C.45, learning Outcomes.
PENERAPAN METODE SAW UNTUK PEMBERIAN BEASISWA MAHASISWA BERPRESTASI Muhammad Ardiansyah Sembiring; Mustika Fitri larasati Sibuea
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 2, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.425 KB) | DOI: 10.54314/jssr.v2i1.326

Abstract

Dalam hal pemilihan mahasiswa mahasiswi yang terbaik berdasarkan kriteria kriteria oleh pihak panitia untuk mendapatkan beasiswa berprestasi. Sehingga tidak jarang panitia harus mengalami kesulitan saat jumlah mahasiswa mahasiswi yang mendaftar lebih banyak dari pada kuota beasiswa yang diberikan. Metode yang digunakan peneliti adalah metode SAW (Simple Additive Weight) yang merupakan salah satu metode pada Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Melalui penerapan metode ini, peneliti akan membandingkan setiap mahasiswa mahasiswi yang memenuhi kriteria untuk menerima beasiswa. Seperti kriteria IPK, kepribadian, keaktifan, kehadiran, prestasi non akademik. Sehingga akan menghasilkan sebuah informasi tentang mahasiswa mahasiswi terbaik berdasarkan semua kriteria yang ada. Berdasarkan perhitungan perangkingan di atas maka yang layak mendapatkan beasiswa berprestasi adalah Suci Syahrani dengan nilai 16,778.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH LOGIKA KOMPUTER Mustika Fitri L Sibuea; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Raja Tama Andri Agus; Dina Pertiwi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.1205

Abstract

Kemandirian dalam belajar berarti mahasiswa memiliki kesadaran sendiri untuk belajar, mampu menentukan sendiri langkah-langkah yang harus diambil dalam belajar, mampu memperoleh sumber belajar sendiri, dan melakukan kegiatan evaluasi diri serta refleksi atas kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan. Akan tetapi pembelajaran yang banyak terjadi saat ini kebanyakan berpusat pada dosen (teacher-centered) yang cenderung kurang mendukung terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa menjadi kurang mandiri dan menjadi tidak percaya pada diri sendiri karena dosen lebih banyak terlibat aktif dalam pembelajaran dan mahasiswa menjadi lebih banyak bergantung dengan dosen. Kurangnya penekanan pada aspek kemandirian belajar mahasiswa mengindikasikan bahwa aspek kemandirian belajar belum dianggap sebagai faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah logika komputer semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana setelah sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji linearitas. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai sig > 0,05 sehingga Ho diterima yang berarti bahwa tidak ada pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah logika komputer.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN OSBORN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Mustika Fitri Larasati Sibuea; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Muhammad Istaufa Arib Sinaga
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1411

Abstract

Model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting. Akan tetapi masih terdapat guru yang tidak memperhatikan hal ini sehingga mengakibatkan pembelajaran yang monoton dan menyebabkan siswa bosan dalam belajar serta dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar matematika siswa kelas VIII SMP dengan menerapkan model pembelajaran Osborn. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan terhadap tindakan (observing), dan refleksi terhadap tindakan (reflecting). Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Tamansiswa Sukadamai Kabupaten Asahan yang berjumlah 30 siswa. Dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Osborn dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk essay tes dan lembar observasi. Nilai rata-rata hasil observasi keaktifan siswa siklus I dan II sebesar 2,5 dan 3,8. Ketuntasan belajar tes awal diperoleh sebesar 23,33%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Osborn, terjadi peningkatan pada tes hasil belajar siswa siklus I dan II sebesar 63,33% dan 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Osborn dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa.
PENERAPAN NAVE BAYES UNTUK MENGETAHUI STATUS GIZI BALITA Muhammad Ardiansyah Sembiring; Mustika Fitri Larasati Sibuea; Ika Rahmanda Sitorus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1420

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk yang diiringi dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi merupakan salah satu upaya untuk menjaga derajat kesehatan dengan perbaikan gizi masyarakat, gizi yang seimbang dapat meningkatkan ketahanan tubuh, dapat meningkatkan kecerdasan dan menjadikan pertumbuhan yang normal. Dalam praktik sehari-hari status gizi didapatkan melalui pengukuran antropometri di posyandu. Umumnya masyarakat menggunakan indeks BB/U atau berat badan dibanding usia untuk menentukan status gizi sehingga membutuhkan waktu yang lama dan perhitungan yang bisa terjadi kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan penentuan status gizi balita menggunakan machine learning dengan algoritma naive bayes classification dengan 4 kali pengujian data. Dimana pengujian rasio yang menghasilkan nilai akurasi terbaik dalam 4 pengujian akurasi dengan rasio 90:10, 80:20, 70:30 dan 60:40 diantaranya rasio pertama 90:10, rasio kedua 80:20, dan rasio ketiga 70:30 pada Data training dan data testing. Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 100.0%. Maka Naive bayes Classification dikategorikan baik untuk pengujian status gizi balita.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HABIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Mustika Fitri Larasati Sibuea; Masitah Handayani; Raja Tama Andri Agus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diimplementasikan Model Pembelajaran Habit. Metode penelitian yang digunakan meliputi desain penelitian eksperimental dengan pengumpulan data melalui tes. Sampel penelitian terdiri dari dua kelompok siswa, satu kelompok menerima pembelajaran berdasarkan Model Pembelajaran Habit sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model Pembelajaran Habit secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kebiasaan belajar yang positif, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Temuan ini didukung oleh analisis statistik yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dalam hasil belajar siswa. Selain itu, temuan kualitatif dari wawancara juga mendukung efektivitas Model Pembelajaran Habit dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif. Diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu nilai thitung =2,847 dan nilai ttabel =2,079, maka 2,847 >2,079. Nilai signifikansi bernilai < 0,05 yaitu sebesar 0,007. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara peningkatan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
OPTIMASI MODEL CLUSTERING DALAM PEMETAAN STUNTING DI KABUPATEN ASAHAN Handayani, Masitah; Sibuea, Mustika Fitri Larasati
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.1417

Abstract

Peningkatan angka stunting di Kabupaten Asahan pada tahun 2022 mencapai 15,3%, belum memenuhi atas target nasional yang ditetapkan sebesar 14% pada tahun 2024. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan wilayah rentan terhadap stunting menggunakan pendekatan teknologi data science yang lebih komprehensif. Namun, upaya tersebut belum dilakukan secara optimal sehingga program penanganan stunting belum efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan model clustering dalam pemetaan stunting di Kabupaten Asahan dengan menggunakan data dari berbagai puskesmas. Metode yang digunakan mencakup normalisasi data dengan Z-Score untuk mengurangi dampak outlier, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan metode Elbow, dan inisialisasi pusat klaster menggunakan K-Means++. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah 3, dan evaluasi clustering menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) menghasilkan skor sebesar 0.589, yang menunjukkan performa model clustering yang baik. DBI yang lebih rendah mengindikasikan bahwa cluster yang terbentuk cukup kompak dan terpisah dengan baik, sehingga dapat membantu pemetaan wilayah untuk alokasi sumber daya yang lebih efisien dalam penanganan stunting di Kabupaten Asahan.Kata kunci: Stunting; K-Means++; Elbow Method; Z-Score, Davies-Bouldin Index.The increase in stunting rates in Asahan Regency in 2022 reached 153%, far above the national target set at 14% in 2024. To overcome this problem, local governments need to map areas vulnerable to stunting using a more comprehensive data science technology approach. However, these efforts have not been carried out optimally so that the stunting management program has not been effective. This research aims to optimize the clustering model in stunting mapping in Asahan Regency using data from various community health centers. The method used includes data normalization with Z-Score to reduce the impact of outliers, determining the optimal number of clusters using the Elbow method, and initializing cluster centers using K- Means++. The results of the analysis show that the optimal number of clusters is 3, and clustering evaluation using the Davies-Bouldin Index (DBI) produces a score of 0.589, which shows good clustering model performance. A lower DBI indicates that the clusters formed are quite compact and well separated, so they can help map areas for more efficient resource allocation in handling stunting in Asahan Regency. Keywords: Stunting; K-Means++; Elbow Method; Z-Score; Davies-Bouldin Index. 
PENERAPAN METODE VIKOR DALAM OPTIMASI PEMILIHAN JURUSAN DI UNIVERSITAS ROYAL Agus, Raja Tama Andri; Julita, Rina; Sibuea, Mustika Fitri Larasati; Safira, Gina
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2724

Abstract

Abstract: Promotion is an activity carried out to convey, disseminate, and offer products, so that potential consumers are interested in buying. In the implementation of the promotion, CV. Pentaland Jaya abadi uses website media and brochures that still contain 2-dimensional images and information about housing so that potential consumers are less interested because consumers cannot see the exterior and interior shapes directly. Potential consumers usually get brochures through project locations that are still under construction, after that contact the marketing department. One way to solve this problem can be to use augmented reality technology with the appropriate development method is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) which includes Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, and Distribution so that this research can produce an android-based augmented reality application that can display 3 dimensional virtual shapes from 3 housing estates including calista haus, grand ayahanda residence and calista homey. From each housing produces 3 dimensional objects on the exterior and interior so that it can provide interest in buying house objects and in addition to that it also helps in the marketing department in promoting housing objects without the need to show many miniatures that require time and also large places. Keywords: Promotion, Brochure, Multimedia Development Life Cycle, Augmented Reality Abstrak: Pemilihan jurusan di universitas merupakan salah satu keputusan penting yang mempengaruhi karier dan masa depan seorang. Proses ini sering kali melibatkan berbagai pertimbangan, seperti minat pribadi, prospek karier, serta biaya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode VIKOR dalam membantu calon mahasiswa dalam memilih jurusan yang paling sesuai dengan preferensi mereka, berdasarkan kriteria-kriteria yang relevan. Metode VIKOR digunakan untuk mengatasi masalah pengambilan keputusan multi-kriteria, yang memungkinkan penentuan alternatif terbaik dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang saling bertentangan. Dalam penelitian ini, tiga kriteria utama yang dipertimbangkan adalah minat pribadi, prospek karier, dan biaya pendidikan. Data diperoleh melalui survei yang melibatkan calon mahasiswa untuk mengidentifikasi preferensi mereka terhadap kriteria-kriteria tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode VIKOR dapat menghasilkan urutan prioritas jurusan yang optimal, di mana jurusan yang paling sesuai dengan preferensi seseorang dapat dipilih secara objektif dan terstruktur. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam penggunaan teknik pengambilan keputusan multi-kriteria untuk membantu calon mahasiswa dalam menghadapi proses pemilihan jurusan yang kompleks dan penuh pertimbangan. Kata kunci: Promosi, Brosur, Multimedia Development Life Cycle, Augmented Reality