Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC

Peningkatan Kemampuan Matematika Siswa Sekolah Dasar Melalui Media Pembelajaran Ular Tangga Aljabar Mustika Fitri Larasati Sibuea; Hommy Dorthy Ellyany Sinaga
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.466 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.304

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out whether by using algebra ladder snake learning media can improve students' math ability and can improve student learning activity. This research is a Classroom Action Research. The subject of this research is the third grade students of SD Tamansiswa Sukadamai of Asahan Regency, amounting to 30 students. And the object in this study is the use of learning media ladder algebra snake in improving students' math skills and student learning activeness. The instrument used in this research is the students' math test in the form of test essay and observation sheet. The average value of student activity observation observation cycle I and II is 2.6 and 3.9. Exhaustiveness of preliminary test was obtained at 23.33%. After learning by using algebra ladder learning medium, there was an increase in the students' mathematics ability test of cycles I and II of 62.33% and 93.33%. It can be concluded that learning using algebra stepping snake learning media can improve the mathematics ability of elementary school students. Keywords: mathematical ability, learning activity, learning media of algebra ladder snake  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa dan dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Tamansiswa Sukadamai Kabupaten Asahan yang berjumlah 30 siswa. Dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penggunaan media pembelajaran ular tangga aljabar dalam meningkatkan kemampuan matematika siswa dan keaktifan belajar siswa.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan matematika siswa dalam bentuk essay tes dan lembar observasi. Nilai rata-rata hasil observasi keaktifan siswa siklus I dan II sebesar 2,6 dan 3,9. Ketuntasan belajar tes awal diperoleh sebesar 23,33%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar, terjadi peningkatan pada tes kemampuan matematika siswa siklus I dan II sebesar 62,33% dan 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan media pembelajaran ular tangga aljabar dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa sekolah dasar. Kata kunci:  kemampuan matematika, keaktifan belajar, media pembelajaran ular tangga aljabar 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI MATEMATIKA (MONOTIKA) mustika fitri larasati sibuea; Masitah Handayani
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 4, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.248 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v4i1.761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media pembelajaran monopoli matematika (Monotika) dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Eksperimen. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Tamansiswa Sukadamai dan siswa kelas III SD Tamansiswa Sidodadi. Penelitian ini menggunakan dua jenis instrumen yaitu tes hasil belajar dalam bentuk essay tes dan angket motivasi belajar. Sebelum pembelajaran, rata-rata hasil belajar siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah menggunakan media Monotika (kelas eksperimen) hanya sebesar 21,375, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa yang memperoleh pembelajaran biasa (kelas kontrol) dengan rata-rata sebesar 21,267. Setelah pembelajaran, terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar kedua kelompok siswa tersebut. Untuk kelas eksperimen rata-rata hasil belajar sebesar 40,3125, sementara untuk kelas kontrol mendapatkan rata-rata hasil belajar sebesar 37,867. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 3,45 dan ttabel = 1,67, sehingga thitung > ttabel pada taraf signifikansi α sebesar 0,05. Dengan demikian, hasil belajar siswa kelas eksperimen memiliki perbedaan dengan hasil belajar siswa kelas kontrol. Untuk motivasi belajar, sebelum pembelajaran rata-rata motivasi belajar siswa kelas eksperimen hanya sebesar 49,19, sedangkan nilai rata-rata motivasi belajar siswa kelas kontrol sebesar 49,07. Setelah pembelajaran, rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen sebesar 50,91, sementara rata-rata motivasi belajar kelas kontrol sebesar 50,77. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 2,48 dan ttabel = 1,69, sehingga thitung > ttabel pada taraf signifikansi α sebesar 0,05. Dengan demikian, motivasi belajar siswa kelas eksperimen memiliki perbedaan dengan motivasi belajar siswa kelas kontrol.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN DISPOSISI MATEMATIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Mustika Fitri Larasati Sibuea
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.956 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan komunikasi dan disposisi siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran biasa, (2) interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa SMK Tamansiswa Sukadamai, sedangkan sampelnya terdiri 30 siswa pada kelas X Akuntansi sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa pada kelas X RPL sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematik, angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada pembelajaran biasa. Hasil rerata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberi pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran biasa masing-masing sebesar 0,69 dan 0,53, dan rerata peningkatan motivasi belajar siswa masing-masing sebesar 0,32 dan 0,17. (2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik dan motivasi belajar siswa. Kata kunci:   pemecahan masalah matematik, motivasi belajar, Pembelajaran berbasis masalah