Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Dengan Menggunakan Sodium Tripolyphosphate Terhadap Karakteristik Mutu Produk Udang Kupas Mentah Beku Peeled And Deveined: Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Dengan Menggunakan Sodium Tripolyphosphate Terhadap Karakteristik Mutu Produk Udang Kupas Mentah Beku Peeled And Deveined Rizky Ayu Lestari; Asnani; Andi Besse Patadjai; Muh Aksa Azis
JSIPi (JURNAL SAINS DAN INOVASI PERIKANAN) (JOURNAL OF FISHERY SCIENCE AND INNOVATION) Vol 7 No 1 (2023): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v7i1.168

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk megetahui variasi konsentarsi STPP dan lama perendaman yang berbeda terhadap kemunduran mutu udang segar, dengan menggunakan parameter uji sensorik dan kimia. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan jumlah sampel pengujian sensorik sebanyak 6 sampel, pengujian rendemen dan kadar pospat sebanyak 18 sampel, pengujian nilai pH, kadar air, kadar abu dan TPC masing-masing sebanyak 6 sampel, TVB dan histologi masing-masing sebanyak 2 sampel. Hasil pengujian udang segar mentah beku perlakuan variasi konsentrasi STTP dan NaCl dengan waktu perendaman yang berbeda meliputi: berdasarkan uji ANOVA perlakuan kombinasi STPP dan NaCl dengan waktu perendaman yang berbeda berpengaruh tidak nyata terhadap rendemen dan berpengaruh sangat nyata terhadap uji sensorik variabel kenampakan, tekstur dan rasa, sedangkan perlakuan mandiri kombinasi STTP dan NaCl serta perlakuan mandiri waktu perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, sensorik kenampakan, teksur dan rasa tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap bau. Pengujian mikrobiologi dan kimia dari sampel terpilih (C1T3 = kombinasi STPP dan NaCl 2,5% : waktu perendaman 3 jam) TPC 41,67,nilai pH 7,54, TVB 15,69 mg/100g, kadar air 81,12(%), kadar abu 1,82 (%) dan protein 33,56(%).
Bimbingan Teknis Produk Olahan Ikan Menjadi Cemilan Sehat dan Kekinian Sebagai Peluang Wirausaha serta Untuk Mencegah Stunting Bagi Anak Nelayan di Desa Wawobungi Kabupaten Konawe Asnani; Andi Besse Patadjai; Azis, Nurdiana A; Wa Ode Piliana; Hasnia Arami; Wellem H Muskita; Baru Sadarun
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.66

Abstract

Pengabdian ini dilakukan berdasarkan data survei bahwa sebagian besar para wanita nelayan/istri nelayan di Desa Wawobungi hanya melakukan aktivitas domestik dalam rumah tangga saja, tanpa melakukan kegiatan yang bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, sebagian besar ibu rumah tangga juga belum mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana cara mengolah sumberdaya ikan menjadi panganan yang bergizi tinggi untuk mencegah stunting anak nelayan serta berpeluang untuk dikomersialkan dilingkungan desa maupun di swalayan di Kota Kendari. Hal tersebut menjadi permasalahan khususnya mitra sasaran, diantaranya rendahnya atau kurangnya informasi dan pengetahuan oleh mitra sasaran dan keterampilan dalam pengolahan hasil perikanan yang bernilai gizi tinggi untuk mencegah stunting bagi anak nelayan, kemudian guna menumbuhkan jiwa wirausaha dan peningkatan kreatifitas wanita nelayan serta meningkatkan penghasilan keluarga. Hasil pengabdian menperlihatkan respon dan partisipasi sangat baik dari mitra sasaran, hal tersebut dibuktikan dengan tingginya antusias dari peserta bimtek. Sehingga kedepannya perlu pendampingan lanjutan dalam hal pendampingan perizinan usaha dan kemasan produk serta manajemen usaha yang berkaitan dengan pembukuan usaha keluarga, sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat serta menciptakan generasi anak nelayan yang sehat dan cerdas
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Pesisir di Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Nambo Kota Kendari Ermayanti Ishak; Andi Besse Patadjai; Waode Nilda Arifiana Effendy; Chairun Annisa Aryanti; Asriyana; Wa Jali
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.230

Abstract

Kelurahan Tondonggeu, yang terletak di pesisir Kecamatan Nambo, memiliki kekayaan sumber daya alam dan hayati yang berlimpah, seperti hasil laut, ekosistem lamun, dan potensi wisata bahari. Namun, pemanfaatan potensi ini masih didominasi oleh kegiatan ekonomi tradisional yang nilai tambahnya rendah.  Selain itu, permasalahan lain seperti permasalahan lingkungan berupa penumpukan sampah plastik dan sampah organik, dan pemanfaatan hasil laut yang kurang optimal menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat.  Tujuan Kegiatan ini adalah untuk memberdayakan masyarakat pesisir untuk pengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi pesisir yang ramah lingkungan, memanfaatkan potensi lokal, dan menciptakan peluang usaha baru. Untuk mengatasi permasalahan yang ada di Kelurahan Tondoggeu maka beberapa program kerja telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu sosialisasi dan diskusi mengenai tahapan-tahapan kegiatan/program, pembentukkan tim atau kelompok kerja dari mahasiswa untuk mendamping anggota kelompok nelayan, pengumpulan dan pemilahan sampah plastik dengan menyediakan wadah pengumpulnya, pengolahan sampah anorganik (botol plastik) menjadi produk bernilai jual, serta pelatihan pembuatan inovasi produk turunan dari ikan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha berbasis potensi lokal. Masyarakat tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mampu mengubah limbah dan hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.