Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN ESTIMASI BIAYA DENGAN METODE SNI DAN KONTRAKTOR (Studi Kasus Pekerjaan Aspal di Proyek Pembangunan Jembatan Air Genting Desa Pumu Kecamatan Tanjung Sakti) Hermansyah, Daud; Firda, Ani; Umari, Zuul Fitriana
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 6 No. 2 Juli 2018
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.193 KB)

Abstract

Abstrak: Keuntungan yang diperoleh kontraktor berasal dari kecakapannya mengestimasi biaya, sehingga diperlukanpengawasan untuk mengefisiensikan biaya pekerjaan.Maka pemerintah menjadikan analisa SNI sebagai standar untukmengefisiensikan biaya yang dilokasikan.Adapun permasalahan yang dibahas yaitu selisih persentase estimasi biayaantara metode SNI dan kontraktor serta faktor perbedaan dan persamaaan kedua metode tersebut.Dalam penelitian ini,penulis mengangkat kasus pekerjaan perkerasan aspal di Proyek Pembangunan Jembatan Air Genting Desa PumuKecamatan Tanjung Sakti. Berdasarkan perhitungan diperoleh selisih estimasi biaya pekerjaan perkerasan aspal antarametode SNI dan kontraktor sebesar Rp. 60,309,819.98 atau 7,07 %, dimana estimasi biaya metode SNI lebih besar darimetode kontraktor. Perbedaan estimasi biaya disebabkan perbedaan indeks tenaga, bahan dan peralatan yangdigunakan sedangkan persamaannya yaitu penggunaan harga satuan tenaga, bahan dan peralatan dari Dinas PUKabupaten Lahat tahun 2014.Kata kunci: estimasi biaya, metode sni, metode kontraktor
STUDI LITERATURE REVIEW PERKEMBANGAN PENELITIAN ASPAL PORUS (TAHUN 2017 – 2021) Jimmyanto, Hendrik; Firda, Ani; Al Faritzie , Hariman; Fuad, Indra Syahrul; Misdalena, Felly; Lubis, Lega Reskita
LATERAL: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil LATERAL
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/lateral.v2i1.642

Abstract

Road pavement is composed of layers that are hardened with a mixture of aggregate and asphalt (flexible pavement) or aggregate and cement (rigid pavement). Each of these types of pavement has a different behavior. Environmental factors such as high rainfall can influence pavement performance where flexible pavement is very susceptible to waterlogging, therefore there is a type of porous asphalt called porous asphalt. This article discusses the results of a literature review of the development of existing porous asphalt from 2017 to 2021 using an international journal database. The results of the literature review show that there are several modifications to the porous asphalt mixture, namely by using rubber materials, polymer materials, fiber materials, and filler materials. Each of these materials produces a different performance. For this reason, further research is needed regarding the use of rubber and fiber materials in modifying porous asphalt mixtures to complete information regarding the development of porous asphalt.
Strategy for Increasing Solid Waste Levy Revenue in Ogan Ilir Regency, South Sumatera Province Permatasari, Rosmalinda; Firda, Ani
Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability Vol. 7 No. 3 (2023): September
Publisher : Magister Program of Material Science, Graduate School of Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/ijems.2023.7.3.104-115

Abstract

Solid waste management (SWM) is still a big challenge for cities around the world, especially in rapidly developing metropolitan cities in developing countries, one of which is in South Sumatera Province. This province consists of several regencies and cities that already have their own waste management systems. Ogan Ilir Regency is one of the districts that has its own waste management system, but it has not run effectively because the waste retribution has not been optimally implemented. This writing paper aims to analyze potential sources of waste retribution, analyze aspects of willingness to pay and recommend new amounts of waste retribution in accordance with existing circumstances. The research method used is in the form of surveys, observations and interviews with the intended respondents. The new levy analysis is based on Regulation Number 7 of the Indonesian Minister of Home Affairs (Permendagri) for 2021. The findings revealed that there were various possible waste retributions emanating from the market sector of IDR 437,635,000, however only IDR 85,144,500 were realized. The willingness to pay study results suggest that education level and income have a large influence on the readiness to pay for waste retribution. The newly obtained levy is IDR 237,922 per ton for the recommended outcomes. The new levy analysis is based on Regulation Number 7 of the Indonesian Minister of Home Affairs (Permendagri) for 2021. The findings revealed that there were various possible waste retributions emanating from the market sector of IDR 437,635,000, however only IDR 85,144,500 were realized. The availability to contribute study results suggests that education level and income have a large influence on the readiness to spend money on waste retribution. The newly obtained levy is IDR 237,922 per ton for the recommended outcomes.
Ekplorasi Peran Lintas Sektor dalam Membangun Kesehatan Mental Remaja Suku Osing sebagai Daerah Zero Suicide Cases Putri, Novita Surya; Ikhsan, Maulana Malik; Anggraini, Leni; Firda, Ani; Yuliyasari, Ricka Ayu; Sholihin, Sholihin
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): In Progress Issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.960

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan masa transisi dari seorang anak menuju ke tahap dewasa, sehingga terdapat perubahan seperti aspek fisik, sosial mental dan emosional, remaja diharapkan dapat beradaptasi dengan baik pada usia ini. Remaja suku osing memiliki kemampuan asertif (kemampuan apa yang diinginkan, dirasakan, dipikirkan kepada orang lain) yang cukup tinggi dibandingkan dengan remaja suku lainnya. Tujuan mengeksplorasi peran lintas sektor dalam kesehatan mental remaja suku osing sebagai daerah zero suicide cases. penelitian ini adalah mengesplorasi peran stressor sosial dan lingkungan. Metode: Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 3 partisipan yang mewakili dari setiap sektor. Partisipan penelitian 1) Sektor pemerintah desa yaitu Kepala Desa Kemiren, 2) Sektor Pendidikan Non Formal yaitu Kepala Sekolah Adat Osing Pesinauan, dan sektor kesehatan yaitu perawat wilayah Desa Kemiren. Penelitian menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Data dikumpulkan kemudian ditranskrip dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Analisis pengkodean menggunakan software Nvivo 12. Hasil: Teridentifikasi 4 tema dan 8 subtema pada panelitian ini. Tema yang teridentifikasi 1) Pemberdayaan, 2) Dukungan pemerintah, 3) Pendidikan non formal, 4) Pencegahan penyakit. Kesimpulan: Peran lintas sektor pada Desa Kemiren seperti sektor pemerintahan desa, masyarakat sekitar yang mewujudkan adanya sanggar kesenian dan sekolah adat pesinauan dengan tujuan melestarikan budaya, yang secara langsung mengaktifkan generasi muda agar tidak hanya mempelajari budaya asing. Pembelajaran yang diberikan tersebut membuat emosi dan energi perubahan segala aspek yang dialami oleh remaja tersalurkan sehingga terjadinya relaksasi otot dan terstimulasinya hormon kebahagiaan yaitu hormon endorphine.
Analisis Penetapan Harga Jual Unit Rumah dengan Metode Analisa Titik Impas (Perumahan Bukit Sentosa Residence dan Griya Revari Indah) Firda, Ani; Fikri, Ahmad
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2320

Abstract

Dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia khususnya di Kota Palembang, maka kebutuhan masyarakat akan tersedianya sebuah tempat tinggal semakin meningkat. Hal tersebut berdampak pada semakin banyaknya kegiatan konstruksi hunian, terutama perumahan. Penelitian ini memaparkan penetapan harga jual unit rumah. Studi kasus perumahan Bukit Sentosa Residence dan Griya Pesona Borang. Penetapan harga jual dilakukan dengan metode analisa titik impas yang mempertemukan kurva biaya dan kurva permintaan. Berdasarkan analisa tersebut didapat harga jual Rp. 122.397.934,- untuk perumahan Bukit Sentosa Residence dan Rp. 120.736.618,- untuk perumahan Griya Revari Indah.
Ekplorasi Peran Lintas Sektor dalam Membangun Kesehatan Mental Remaja Suku Osing sebagai Daerah Zero Suicide Cases Putri, Novita Surya; Ikhsan, Maulana Malik; Anggraini, Leni; Firda, Ani; Yuliyasari, Ricka Ayu; Sholihin, Sholihin
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.960

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan masa transisi dari seorang anak menuju ke tahap dewasa, sehingga terdapat perubahan seperti aspek fisik, sosial mental dan emosional, remaja diharapkan dapat beradaptasi dengan baik pada usia ini. Remaja suku osing memiliki kemampuan asertif (kemampuan apa yang diinginkan, dirasakan, dipikirkan kepada orang lain) yang cukup tinggi dibandingkan dengan remaja suku lainnya. Tujuan mengeksplorasi peran lintas sektor dalam kesehatan mental remaja suku osing sebagai daerah zero suicide cases. penelitian ini adalah mengesplorasi peran stressor sosial dan lingkungan. Metode: Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 3 partisipan yang mewakili dari setiap sektor. Partisipan penelitian 1) Sektor pemerintah desa yaitu Kepala Desa Kemiren, 2) Sektor Pendidikan Non Formal yaitu Kepala Sekolah Adat Osing Pesinauan, dan sektor kesehatan yaitu perawat wilayah Desa Kemiren. Penelitian menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur. Data dikumpulkan kemudian ditranskrip dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Analisis pengkodean menggunakan software Nvivo 12. Hasil: Teridentifikasi 4 tema dan 8 subtema pada panelitian ini. Tema yang teridentifikasi 1) Pemberdayaan, 2) Dukungan pemerintah, 3) Pendidikan non formal, 4) Pencegahan penyakit. Kesimpulan: Peran lintas sektor pada Desa Kemiren seperti sektor pemerintahan desa, masyarakat sekitar yang mewujudkan adanya sanggar kesenian dan sekolah adat pesinauan dengan tujuan melestarikan budaya, yang secara langsung mengaktifkan generasi muda agar tidak hanya mempelajari budaya asing. Pembelajaran yang diberikan tersebut membuat emosi dan energi perubahan segala aspek yang dialami oleh remaja tersalurkan sehingga terjadinya relaksasi otot dan terstimulasinya hormon kebahagiaan yaitu hormon endorphine.