Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Perilaku Masyarakat terhadap Kepatuhan Penggunaan Masker dalam Upaya Pencegahan Penularan Covid-19di Pasar Wameo Kota Baubau Sitraati Andi; Wahyuddin; Wa Ode Azfari Azis
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56467/jptk.v5i2.44

Abstract

Kasus Covid-19 saatini di Sulawesi Tenggara kasus Covid-19 yang terkonfirmasi yaitu sebesar 20.110 kasus dengan jumlah kematian 527 jiwa. Hal ini disebabkan karena kurangnya kepatuhan penerapan penggunaan masker untuk menekan agar kasus Covid-19 tidak meningkat. Berkaitan dengan himbauan pemerintah Kota Baubau dalam penerapan protokol kesehatan yaitu kepatuhan penggunaan masker. Dalam hal ini pengetahuan pedagang pasar tentang manfaat sesuatu hal akan dapa tmengakibatkan sikap positif terhadap hal tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat terhadap kepatuhan penggunaan masker dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di Pasar Wameo. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif denganran cangan cross sectional, jumlah populasi sebanyak 1045 orang dengan besar sampel sebanyak 289 orang menggunakan pendekatan teknik accidental, waktu penelitian dilakukan September-Oktober 2021. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat, menggunakan uji chi-square dengan meninjau uji nilaip-valuejika< alpha (α<0.05) maka dikatakan bermakna. Hasil penelitian diperoleh variabel pengetahuan (p=0,000), sikap p=0,000), Tindakan (p=0,000), bahwa terdapat hubungan antara variabel perilaku masyarakat terhadap kepatuhan penggunaan masker dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara perilaku masyarakat terhadap kepatuhan penggunaan masker dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan pengetahuan, sikap dan Tindakan pada pedagang di Pasar Wameo. Saran berupa adanya kesadaran dari para penjual untuk lebih mematuhi dalam menggunakan masker saatmenjual di pasar agar meminimalisir timbulnya penyakit pada dirimereka.
Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Melalui Pembuatan Bubur Kacang Merah Sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting di Desa One Waara Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah: Innovation In Local Food Processing Through The Production Of Red Bean Porridge As A Strategy To Reduce Stunting Rates In One Waara Village, Lakudo District, Central Buton Regency Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Irwan Amar; Rininta Andriani; Jumadi; Wa Ode Azfari Azis; Eky Endriana Amiruddin; Muh. Subhan; Fitriani; Wahyuddin; Taswin; Nurhidayati; Dahmar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9057

Abstract

Pengolahan pangan lokal di Desa One Waara masih terbilang bersifat tradisional karena dilakukan berdasarkan kebiasaan secara turun temurun. Pada umumnya pangan lokal terbanyak di desa One Waara yaitu kacang merah. Selain itu kacang merah banyak dikonsumsi masyarakat setempat sebagai makanan sehari-hari seperti sop, bubur, es kacang merah. Kejadian stunting dapat dihindari apabila mempunyai cukup pengtahuan tentang cara pemeliharaan gizi dan mengatur makanan anak. Tujuan dari Program Pengelolaan ini yaitu dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal yang melimpah di Desa One Waara. Metode yang digunakan meliputi diskusi, tanya jawab serta praktek pembuatan bubur kacang merah. Hasil kegiatan pengabdian adalah kacang merah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dari segi penampilan, warna dan rasa sehingga mempengaruhi penampilan dari produk-produk olahan, menjadikan produk olahan pangan dan dapat menjadi salah satu alternatif yang dikaitkan dengan kesehatan, meningkatnya wawasan para kelompok pengolah makanan dan kelompok ibu-ibu.