Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial, Entrepreneurial Skill Dan Innovativeness Terhadap Kinerja Penjualan UMKM Handicraft Di Kabupaten Aceh Tamiang Andini Andini; Moch Heikal; Nurainun Nurainun; Rahmaniar Rahmaniar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Media Sosial, Entrepreneurial Skill Dan Innovativeness Terhadap Kinerja Penjualan Umkm Handicraft Di Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 115 responden yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Regresi Linier Berganda dan juga pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel dependen (Media Sosial, Entrepreneurial Skill dan Innovativeness) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Penjualan. Pada variabel Media Sosial (X1) tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,012). Kemudian variabel Entrepreneurial Skill (X2) tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,106). Selanjutnya untuk variabel Innovativeness (X3) juga tidak mempengaruhi Kinerja Penjualan dengan koefisien (0,098). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut tidak menjadi determinan utama dalam mendorong performa penjualan, sehingga diperlukan perhatian terhadap variabel lain yang lebih berpengaruh, seperti strategi pemasaran, kualitas produk, jaringan distribusi, maupun kondisi pasar lokal.
Digitalisasi Keuangan UMKM: Pelatihan Pengelolaan dan Akses Pembiayaan di Kota Lhokseumawe Hilmi Hilmi; Razif Razif; Rahmaniar Rahmaniar; Fuadi Fuadi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu mesin penggerak roda perekonomian masyarakat. Berdasarkan data dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menyebutkan adanya trend peningkatan jumlah UMKM yang masuk dalam ekosistem digital. Terhitung sejak bulan Mei – Juli 2022 jumlahnya meningkat 230% atau dari 84.443 ke 279.900. Kondisi ini menjadi indikasi yang baik terhadap literasi keuangan digital dari pelaku UMKM. Akan tetapi pada sisi lain, beberapa pelaku bisnis UMKM belum memahami betul pengelolaan keuangan. Bahkan beberapa bisnis rintisan ada yang masih awam pengelolaan keuangan secara professional. Profesionalisme pengelolaan keuangan menjadi kendala dalam pengembangan UMKM salah satunya adalah pencatatan yang merupakan bagian terpenting dalam pengelolaan keuangan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pengelolaan keuangan yang dihadapi UMKM di Kota Lhokseumawe, mengeksplorasi potensi solusi inovatif seperti fintech dalam mengatasi masalah akses pembiayaan, memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan literasi keuangan dan efisiensi pengelolaan keuangan UMKM dengan melakukan digitalisasi keuangan secara konsisten, serta memahami kontribusi UMKM dalam pemulihan ekonomi dan pertumbuhan inklusif di tingkat lokal. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat lebih konsisten dalam menyusun pembukuan serta menerapkan pola manajemen keuangan yang baik. Kesadaran untuk mulai melakukan digitalisasi keuangan perlu dibangun sejak sekarang.
Pengaruh Green Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Skin Care Npure Di Kota Lhokseumawe Budy Geotama; Sapna Biby; Adnan Adnan; Rahmaniar Rahmaniar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh empat dimensi green marketing – yaitu green product (produk hijau), green price (harga hijau), green place (saluran hijau), dan green promotion (promosi hijau) –terhadap keputusan pembelian konsumen Skin Care Npure di Kota Lhokseumawe. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kesadaran lingkungan konsumen modern terhadap sampah dan sumber daya alam. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa konsep green marketing mendorong niat beli produk skincare di kalangan konsumen muda. Dalam konteks itulah penelitian ini dilakukan. Data dikumpulkan dari 114 responden yang pernah membeli produk Npure, dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda (SPSS versi 22) untuk menguji pengaruh parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial green place (saluran distribusi ramah lingkungan) dan green promotion (promosi berkelanjutan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan green product dan green price tidak signifikan. Artinya, konsumen Npure lebih mempertimbangkan kemudahan akses dan kampanye hijau dalam membeli produk ketimbang perbedaan bahan atau harga premium. Temuan ini mengindikasikan distribusi ramah lingkungan dan promosi hijau memainkan peran penting mendorong keputusan beli konsumen. Hasil ini sejalan dengan literatur sebelumnya (misalnya Amalia dkk., 2024) yang menunjukkan pengaruh positif promosi hijau pada keputusan pembelian konsumen.
Pelatihan Pembuatan Konten Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Penjualan Produk UMKM Fuadi Fuadi; Rahmaniar Rahmaniar; Saharuddin Saharuddin
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran produk, sehingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang efektif. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di Gampong Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe masih menghadapi keterbatasan dalam menyusun konten pemasaran digital yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam membuat konten pemasaran digital guna mendukung peningkatan penjualan produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan berbasis praktik (learning by doing) yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi awal, identifikasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, praktik pembuatan konten menggunakan aplikasi Canva, pelatihan teknik fotografi produk dengan telepon pintar, penyusunan caption pemasaran, simulasi publikasi konten pada media sosial, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai konsep pemasaran digital, teknik fotografi produk, desain konten promosi, penulisan caption yang persuasif, serta strategi publikasi konten. Selain itu, setiap peserta berhasil menghasilkan minimal satu konten pemasaran digital yang siap dipublikasikan sebagai media promosi usahanya. Pendekatan pelatihan berbasis praktik memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga mampu meningkatkan keterampilan dalam menghasilkan konten promosi yang lebih menarik, informatif, dan sesuai dengan karakteristik konsumen digital. Program ini diharapkan dapat mendukung transformasi digital UMKM melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif, sehingga mampu meningkatkan visibilitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong peningkatan penjualan secara berkelanjutan.
Sosialisasi Literasi Digital pada Masyarakat Gampong Murong-Aceh Utara Sapna Biby; Hilmi Hilmi; Mursalin Mursalin; Rahmaniar Rahmaniar; Muhammad Ali
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 3, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan banyak kemudakan bagi masyarakat, salah satunya kemudahan dalam mendapatkan informasi/berita secara cepat. Disatu sisi hal ini menjadi suatu keuntungan yang baik akan tetapi, disisi lain informasi/berita yang tersampaikan dengan cepat juga dapat menjadi suatu permasalahan jika informasi/berita yang disampaikan itu tidak benar atau hoaks. Berita hoaks sendiri akan sangat berbahaya jika disebarkan di sosial media terutama bagi orang-orang yang pemahaman literasi digital nya masih sangat rendah seperti masyarakat pedesaan dalam mengidentifikasi sebuah berita hoaks. Oleh karena itu melalui pengabdian ini dilakukan sosialisasi kepada masyarakat gampong Murong terkait pemahaman kepada masyarakat agar bisa mengidentifikasi dan mengenali hoaks. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan sosialisasi tentang berita hoaks adalah metode presentasi dilanjutkan dengan tanya jawab ataupun diskusi. Materi ini mengenai definisi berita hoaks, contoh berita hoaks, bahaya berita hoaks, ciri-ciri berita hoaks, cara mengecek kebenaran berita, sikap dalam menghadapi hoaks, dan manfaat mengecek kebenaran berita. Kegiatan pengabdian ini memiliki dampak yang besar terhadap pemahaman masyarakat gampng Murong dimana tingkat pemahaman masyarakat gampong Murong yang awalnya hanya ada 20% yang paham cara mengidentifikasi konten media sosial yang mengandung hoaks, kemudian mengalami kenaikan menjadi 90% masyarakat mampu mengidentifikasi konten media sosial yang mengandung hoaks.
Penguatan Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih melalui Pendampingan Manajemen Organisasi, Keuangan, dan Pengembangan Usaha Produktif Saharuddin Saharuddin; Fuadi Fuadi; Rahmaniar Rahmaniar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa. Namun, implementasi koperasi desa di berbagai wilayah masih menghadapi permasalahan tata kelola, terutama pada aspek organisasi, manajemen keuangan, dan pengembangan usaha produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola Koperasi Desa Merah Putih di Desa Uteunkot, Kota Lhokseumawe, melalui pendampingan manajemen organisasi, keuangan, dan pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi kondisi eksisting, analisis kebutuhan, pelaksanaan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan kapasitas pengurus dalam menjalankan fungsi organisasi secara terstruktur, perbaikan praktik pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel, serta perubahan orientasi koperasi menuju pengelolaan usaha produktif yang lebih terencana. Selain itu, kegiatan ini berdampak pada meningkatnya partisipasi anggota dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun fondasi kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan di Desa Uteunkot.
ANALISIS KLASIFIKASI MODEL PEMILIHAN LOKASI PERUMAHAN DALAM MENINGKATKAN STRATEGI MANAJEMEN PENJUALAN MENGGUNAKAN MODEL K-NEAREST NEIGHBOR Rahmaniar Rahmaniar
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2023): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/sisfo.v7i2.15373

Abstract

Analisis pemilihan penentuan klasifikasi model pemilihan lokasi perumahan merupakan salah satu peneltiian yang penting dalam menentukan klasifikasi model pemilihan lokasi perumahan dalam meningkatkan strategi manajemen penjualan menggunakan model K-Nearest Neighbor. Tujuan penelitian ini dapat membantu strategi penjualan dalam memberikan gambaran pada calon pembeli rumah dan lokasi sesuai dengan preferensi dan kriteria. selanjutnya proses Klasifikasi pemilihan lokasi perumahan yang bertujuan untuk menentukan lokasi yang paling sesuai untuk membangun perumahan berdasarkan beberapa kriteria, seperti ketersediaan lahan, aksesibilitas, kelayakan lingkungan, dan preferensi konsumen. adapun langkah-langkah dalam penelitian ini berupa pengumpulan data, analisis kriteria dan hasil peringkat klasifikasi dan proses pengolahan analisis pemilihan lokasi perumahan dalam meningkatkan strategi manajemen penjualan menggunakan model K-Nearest Neighbor untuk mendapatkan hasil peringkat yang layak untuk dijadikan perumahan. hasil penelitian dari klasifikasi model KNN  dapat membantu para pengembang / calon pembeli dalam memilih lokasi perumahan dalam merencanakan dan mengimplementasikan proyek-proyek perumahan yang efisien, efektif, dan berkelanjutan.