Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH SEKTOR PENDIDIKAN DAN SEKTOR KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA LHOKSEUMAWE Saidah Saidah; Saharuddin Saharuddin; Irfan Irfan
Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN) STIE Lhokseumawe Vol 3 No 3 (2017)
Publisher : LPPM STIE Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to Determine the effect of government spending Sector Education and Health Sector Against Human Development Index In the city of Lhokseumawe. Data are Obtained from BPS Kota Lhokseumawe with the time period 2002-2015. The method used for the data analysis is linear regression. Results of the study are: There Effect of Government Spending Against Health Sector Human Development Index and there Effect of Government Spending Education Sector Against Human Development Index. Based on the result, the authors recommend further research can be done by adding the data and other macroeconomic variables that satisfactory results, so as to have an influence on the Human Development Index
Factors Influencing Young Muslim Women's Decisions in Buying Halal Skincare Halida Bahri; Naufal Bachri; Saharuddin Saharuddin; Sutriani Sutriani; Zulkifli Zulkifli
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 24, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v24i1.1003

Abstract

This study aims to examine the influence of lifestyle factor, religiosity, and consumer perceptions on young Muslim women's decisions to buy halal skincare in the Kota Lhokseumawe. This study uses primary data obtained by distributing structured questionnaires to 112 respondents. The sample was selected with a purposive sampling approach. The data analysis method used is multiple linear regression with the help of SPSS Software. The results of the study indicate that lifestyle, level of religiosity, and consumer perception have positive dan significant effect on young Muslim women's decisions in buying halal skincare products in Kota Lhokseumawe. This finding has implications for the development of the concept of purchasing halal products.
Edukasi Literasi Perencanaan Keuangan dan Investasi di Kalangan Masyarakat Khususnya Gen Z Azhar Azhar; Wahyuddin Wahyuddin; Saharuddin Saharuddin; Khairina Khairina
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern ini, pemahaman tentang perencanaan keuangan dan investasi sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi semua lapisan masyarakat, lintas generasi. Literasi keuangan adalah kapasitas seseorang dalam memanfaatkan informasi untuk pengambilan keputusan finansial. Laporan proyeksi penduduk Indonesia dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh Generasi Z (lahir antara 1997-2012), tingkat literasi keuangan Generasi Z (44,04%) lebih rendah 3,94% dibandingkan Generasi Milenial. Rendahnya tingkat literasi keuangan menunjukkan bahwa pengetahuan generasi saat ini tentang tabungan, pinjaman, asuransi, dan investasi masih minim. Hal ini mengakibatkan pandangan finansial mereka belum matang, karena literasi keuangan sangat berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Kegiatan edukasi ini bertujuan agar Generasi Z memahami literasi perencanaan keuangan dan investasi. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah sosialisasi dengan tahapan penyampaian materi, pemberian motivasi, pemecahan masalah dan pengisian kuesioner. Literasi keuangan penting bagi generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara mandiri, mengurangi risiko finansial, dan memanfaatkan fintech dengan bijak. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tersebut, mengingat banyaknya generasi muda yang terjebak pinjaman online. Dengan literasi keuangan yang baik, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi perubahan ekonomi, memanfaatkan peluang, dan mencapai tujuan finansial.