Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kepuasan Wajib Pajak terhadap Penggunaan E-Filing Kasriana, Kasriana; Indrasari, Arum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10708

Abstract

Latar Belakang:Pemahaman teknologi secara umum juga merupakan kesiapan diri sendiri, bila wajb pajak tersebut belum paham untuk menggunakan teknologi terkait maka tentu tidak akan mudah untuk menggunakan teknologi tersebut. Maka dari itu sangatlah penting dalam mencari tahu apa persepsi dari sudut pandang masyarakat yang berhubungan penggunaan e- filing. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh positif persepsi kegunaan terhadap penggunaan sistem e-filing, 2) pengaruh positif persepsi kemudahan terhadap penggunaan sistem e-filing, 3) pengaruh positif persepsi kepuasan terhadap penggunaan sistem e-filing di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.Metode Penelitian:Penelitian ini dilakukan pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang ada di Labuhanbatu Seletan dengan menggunakan masyarakat sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Teknik pengumpulan data dari laporan tahunan di Indonesia dan anaslisis data menggunakan uji statistic deskriptif, uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, uji heteroskeidastisitas dan uji ihipotesis.Hasil Penelitian:Kegunaan dari sistem e-filing penting bagi responden dalam memengaruhi niat untuk menyampaikan SPT secara elektronik. Persepsi kegunaan semakin positif maka penggunaan e-filing semakin meningkat. Sistem ini dirasa mudah digunakan oleh Wajib Pajak dan sangat membantu dalam pelaporan pajak mereka dibandingkan dengan menggunakan secara manual. Penelitian ini juga mengngkapkan bahwa banyaknya Wajib Pajak yang tidak merasa puas saat melaporkan pajaknya.Keterbatasan Penelitian:Dalam pengambilan data, dikarenakan adanya pandemic Covid-19 maka dalam penelitian ini hanya terbatas dengan menggunakan google form. Adapun jumrlah penelitian ini hanya terbatas 106 responden, dimana peneliti hanya menggunakan Wajib Pajak Orang Pribadi yang berada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tidak termasuk Wajib Pajak Badan.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini mengangkat isu persepsi terhadap penggunaan e- filing yang masih sangat terbatas dalam penelitian di area ini.
Pengaruh Tingkat Keseriusan Pelanggaran dan Edukasi terhadap Whistleblowing Intentions dengan Pemahaman sebagai Variabel Pemediasi Fathmaningrum, Erni Suryandari; Pratama, Rizky Aji; Indrasari, Arum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i2.26303

Abstract

Latar Belakang: Kasus pelanggaran dan kecurangan, termasuk korupsi, masih menjadi tantangan utama di berbagai sektor di Indonesia. Di tengah lemahnya penegakan hukum dan kurangnya perlindungan bagi pelapor pelanggaran (whistleblower), sistem pelaporan seringkali tidak optimal. Keadaan ini diperburuk oleh rendahnya pemahaman mengenai whistleblowing, baik di tingkat individu maupun kelembagaan, seperti yang terjadi pada kasus pengadaan proyek Dinas Perhubungan Karawang, yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis pengaruh tingkat keseriusan pelanggaran, edukasi whistleblowing, dan pemahaman whistleblowing terhadap niat pelaporan pelanggaran (whistleblowing intentions) di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karawang.Metode Penelitian: Sampel penelitian ini adalah pegawai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karawang yang berjumlah 120 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Penelitian ini dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM)Hasil Penelitian: Edukasi whistleblowing dan pemahaman whistleblowing berpengaruh signifikan terhadap niat whistleblowing. Tingkat keseriusan pelanggaran tidak berpengaruh langsung, namun berpengaruh secara tidak langsung melalui pemahaman whistleblowing (full mediating). Pemahaman whistleblowing juga memediasi sebagian pengaruh edukasi terhadap niat whistleblowing (partial mediating). Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan pengenalan pemahaman whistleblower sebagai variabel mediasi merupakan aspek baru dari penelitian ini. Tambahan ini memperkaya literatur dengan mengeksplorasi faktor yang sebelumnya kurang dibahas dalam niat whistleblower. Studi ini juga menyoroti peran pendidikan whistleblower dalam meningkatkan pemahaman dan keberanian untuk melaporkan pelanggaran. Fokus pada program pendidikan ini sebagai sarana untuk meningkatkan mekanisme pelaporan merupakan kontribusi unik untuk lapangan.