Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENCEGAHAN DINI STUNTING PADA PKK REMAJA WATANG BACUKIKI KOTA PAREPARE Usman Usman; Fitriani Umar; Muhammad Nur Maallah; Sudirman Sudirman; Syamsurijal Tabang; Sri Resky Ananda; Atikah Wulandari; Melani Asmiranda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.421-428

Abstract

Masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di Indonesia salah satunya adalah kasus stunting pada anak balita. Pemberian edukasi mengenai stunting sebaiknya dimulai sejak usia remaja sebagai persiapan memasuki masa prakonsepsi. Upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Watang Bacukiki dalam menurunkan prevalensi stunting salah satunya dengan membentuk kelompok PKK Remaja. Anggota PKK Remaja sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan kelurahan termasuk pencegahan stunting, namun mereka hanya ikut membantu dalam setiap kegiatan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan anggota kelompok mitra dalam pencegahan stunting serta meningkat pemahaman dan keterampilan mereka dalam pemberian makan bayi dan anak. Dalam pelaksanaan program kegiatan ini, kami telah melakukan penyusunan tahapan yang akan dilakukan yang meliputi: 1). Koordinasi dengan kelompok mitra dan sosialisasi kegiatan yang akan dilakukan kepada semua anggota PKK Remaja, 2).Kegiatan edukasi/ sosialisasi dilakukan dengan melibatkan anggota kelompok mitra dengan materi edukasi tentang pencegahan stunting, 3).Pelatihan konseling PMBA diikui oleh anggota kelompok PKK Remaja dengan melibatkan fasilitator dari Dinas Kesehatan Kota Parepare, 4). Kegiatan pendampingan PMBA dilakukan dalam bentuk praktek langsung melakukan konseling PMBA. Hasil kegiatan dan kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1).Kegiatan Edukasi Pencegahan Stunting dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok mitra  dalam upaya pencegahan stunting khususnya mengenai definisi dan kriteria, faktor risiko stunting serta pencegahannya, inisiasi menyusu dini (IMD) dan pemberian ASI, 2).Kegiatan pelatihan dan pendampingan konseling PMBA dapat meningkatkan keterampilan anggota kelompok mitra dalam membuatan dan penyajian PMBA kepada bayi dan anak sesuai umur
PENDAMPINGAN PENERAPAN PROGRAM CERIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DINI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Rini Anggraeny; Usman Usman; Sry Reski Ananda; Melani Aspiranda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3102-3106

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk dukungan pelaksanaan program Ceria sebagai bagian dari pencegahan dini anemia pada remaja putri  yang meliputi kegiatan edukasi dan pelatihan deteksi dini anemia. Kelompok yang dilibatkan adalah PD. Nasyiatul Aisyiyah Kota Parepare dengan alasan bahwa kelompok ini memiliki program pos edukasi dan pos layanan deteksi dini anemia melalui program Phasmina yang sasarannya merupakan remaja putri. Beberapa permasalahan prioritas yang dialami oleh mitra dalam menjalankan program phasmina tersebut, antara lain:1) Pengetahuan anggota kelompok mitra tentang anemia, faktor risiko dan pencegahannya masih rendah. Hal ini disebabkan mereka masih kurang mendapatkan edukasi/ sosialisasi, 2) keterampilan kelompok mitra dalam melakukan pengukuran seteksi dini anemia masih rendah yang disebabkan karena mereka belum pernah diberikan pelatihan dalam program tersebut. Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah pengurus PD. Nasyiatul Aisyiyah Kota Parepare kelompok mitra memiliki keterampilan dalam melakukan edukasi dan deteksi dini anemia sehingga dapat melakukan program phasmina secara rutin dan mandiri. Target khusus yang ingin dicapai yaitu adanya peningkatan pengetahuan anggota kelompok mitra tentang anemia dan adanya keterampilan kelompok mitra dalam melakukan pengukuran deteksi dini anemia. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu meliputi tahapan sebagai berikut, 1). Tahap sosialisai program dengan menghadirkan kelompok mitra, 2) Kegiatan edukasi/sosialisasi kepada anggota kelompok mitra dengan menggunakan media power point, 3). Pelatihan Deteksi Dini Anemia kepada anggota kelompok mitra meliputi pengukuran deteksi dini anemia dan pengukuran kadar hemoglobin (hb). Kesimpulan dari hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1).Kegiatan Edukasi Pencegahan Anemia dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok mitra dalam upaya pencegahan anemia khususnya mengenai definisi dan kriteria, faktor risiko dan pencegahan anemia, 2).Kegiatan pelatihan deteksi dini anemia dapat meningkatkan keterampilan kelompok anggota mitra dalam pencegahan dini anemia.