Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENCEGAHAN DINI STUNTING PADA PKK REMAJA WATANG BACUKIKI KOTA PAREPARE Usman Usman; Fitriani Umar; Muhammad Nur Maallah; Sudirman Sudirman; Syamsurijal Tabang; Sri Resky Ananda; Atikah Wulandari; Melani Asmiranda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.421-428

Abstract

Masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di Indonesia salah satunya adalah kasus stunting pada anak balita. Pemberian edukasi mengenai stunting sebaiknya dimulai sejak usia remaja sebagai persiapan memasuki masa prakonsepsi. Upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Watang Bacukiki dalam menurunkan prevalensi stunting salah satunya dengan membentuk kelompok PKK Remaja. Anggota PKK Remaja sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan kelurahan termasuk pencegahan stunting, namun mereka hanya ikut membantu dalam setiap kegiatan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan anggota kelompok mitra dalam pencegahan stunting serta meningkat pemahaman dan keterampilan mereka dalam pemberian makan bayi dan anak. Dalam pelaksanaan program kegiatan ini, kami telah melakukan penyusunan tahapan yang akan dilakukan yang meliputi: 1). Koordinasi dengan kelompok mitra dan sosialisasi kegiatan yang akan dilakukan kepada semua anggota PKK Remaja, 2).Kegiatan edukasi/ sosialisasi dilakukan dengan melibatkan anggota kelompok mitra dengan materi edukasi tentang pencegahan stunting, 3).Pelatihan konseling PMBA diikui oleh anggota kelompok PKK Remaja dengan melibatkan fasilitator dari Dinas Kesehatan Kota Parepare, 4). Kegiatan pendampingan PMBA dilakukan dalam bentuk praktek langsung melakukan konseling PMBA. Hasil kegiatan dan kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1).Kegiatan Edukasi Pencegahan Stunting dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok mitra  dalam upaya pencegahan stunting khususnya mengenai definisi dan kriteria, faktor risiko stunting serta pencegahannya, inisiasi menyusu dini (IMD) dan pemberian ASI, 2).Kegiatan pelatihan dan pendampingan konseling PMBA dapat meningkatkan keterampilan anggota kelompok mitra dalam membuatan dan penyajian PMBA kepada bayi dan anak sesuai umur
OPTIMALISASI POTENSI PENDAMPINGAN MELALUI KONSELING PADA REMAJA NAISYIATUL AISYIYAH DALAM UPAYA PREVENTIF KANKER SERVIKS Makhrajani Majid; Muhammad Nur Maallah; Nur Ainun Anita Saleh; Yusriana Yusriana; Citra Aprilia Nursam; Atikah Wulandari H
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2502-2507

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang perempuan. Melihat perkembangan jumlah penderita dan kematian akibat kanker servikks, diperkirakan bahwa sekitar 10% wanita di dunia sudah terineksi Human Pappiloma Virus  (HPV). Muncul fakta baru bahwa semua perempuan mempunya risiko untuk terkena infeksi HPV. Ineksi jenis HPV tertentu merupakan penyebab utama kanker serviks hampir 20-100 kali lipat dan kebanyakan diderita oleh perempuan, terutama pada kelompok umur muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya remaja putri agar dapat memberikan pengetahuan dan perubahan sikap kepada remaja putri agar mengetahui cara melakukan perawatan kebersihan pada organ reproduksi dan alternatif penggunaan pembalut yang terhindar dari zat dioksin dan klorin yang bisa memicu kanker. Kegiatan dilakukan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media flipchar dan leaflet. Peserta kegiatan adalah remaja Putri dan Nasyiatul Aisyiah sebagai mitra pada kegiatan ini yang dilakukan di Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare. Setelah memberikan edukasi diperoleh peningkatan pengetahuan dan sikap peserta tentang upaya pencegahan kanker serviks. Hasil perubahan pengetahuan dari 20,7% meningkatkan mencapai 85,3%. Diharapkan dari kegiatan ini peserta dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga sekitar sehingga para remaja putri dapat secara mandiri melakukan upaya pencegahan kanker serviks sehingga kasus kanker serviks ini dapat segera dicegah perkembangannya.
Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan produk keripik batang pisang di Desa Eran Batu Febrianto; Nadia Eka Patimah; Sy. Fathya Farhana; Musmunandar; Via Meilana; Salman Taha; Djihan Fadhilah; Abdul Assam; Munira; Indah Purwanengsi; Muhammad Nur Maallah
Jurnal Dedikasi Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Dedikasi Masyarakat
Publisher : P3HKI - Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jdm.v7i2.3171

Abstract

This community service aims to empower women's economy in Eran Batu Village through product innovation based on local resources. By utilizing banana stems previously considered waste, this activity succeeded in creating a chip product with promising market potential. Through a series of processing training and mentoring, this service has made a significant contribution to increasing women's knowledge, skills, and self-confidence in entrepreneurship. As a result, new products with added value are created, and a strong social network between women is formed. Furthermore, this service has succeeded in changing people's perceptions regarding the economic potential of local resources and encouraging the use of simple technology in the production process. Thus, this service has an economic impact and a social and cultural impact on the people of Eran Batu Village.
OPTIMALISASI POTENSI PENDAMPINGAN MELALUI KONSELING PADA REMAJA NAISYIATUL AISYIYAH DALAM UPAYA PREVENTIF KANKER SERVIKS Makhrajani Majid; Muhammad Nur Maallah; Nur Ainun Anita Saleh; Yusriana Yusriana; Citra Aprilia Nursam; Atikah Wulandari H
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2502-2507

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker yang banyak menyerang perempuan. Melihat perkembangan jumlah penderita dan kematian akibat kanker servikks, diperkirakan bahwa sekitar 10% wanita di dunia sudah terineksi Human Pappiloma Virus  (HPV). Muncul fakta baru bahwa semua perempuan mempunya risiko untuk terkena infeksi HPV. Ineksi jenis HPV tertentu merupakan penyebab utama kanker serviks hampir 20-100 kali lipat dan kebanyakan diderita oleh perempuan, terutama pada kelompok umur muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya remaja putri agar dapat memberikan pengetahuan dan perubahan sikap kepada remaja putri agar mengetahui cara melakukan perawatan kebersihan pada organ reproduksi dan alternatif penggunaan pembalut yang terhindar dari zat dioksin dan klorin yang bisa memicu kanker. Kegiatan dilakukan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media flipchar dan leaflet. Peserta kegiatan adalah remaja Putri dan Nasyiatul Aisyiah sebagai mitra pada kegiatan ini yang dilakukan di Kelurahan Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare. Setelah memberikan edukasi diperoleh peningkatan pengetahuan dan sikap peserta tentang upaya pencegahan kanker serviks. Hasil perubahan pengetahuan dari 20,7% meningkatkan mencapai 85,3%. Diharapkan dari kegiatan ini peserta dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga sekitar sehingga para remaja putri dapat secara mandiri melakukan upaya pencegahan kanker serviks sehingga kasus kanker serviks ini dapat segera dicegah perkembangannya.
PENDAMPINGAN PENCEGAHAN DINI STUNTING PADA PKK REMAJA WATANG BACUKIKI KOTA PAREPARE Usman Usman; Fitriani Umar; Muhammad Nur Maallah; Sudirman Sudirman; Syamsurijal Tabang; Sri Resky Ananda; Atikah Wulandari; Melani Asmiranda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.421-428

Abstract

Masalah kesehatan yang perlu diwaspadai di Indonesia salah satunya adalah kasus stunting pada anak balita. Pemberian edukasi mengenai stunting sebaiknya dimulai sejak usia remaja sebagai persiapan memasuki masa prakonsepsi. Upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Watang Bacukiki dalam menurunkan prevalensi stunting salah satunya dengan membentuk kelompok PKK Remaja. Anggota PKK Remaja sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan kelurahan termasuk pencegahan stunting, namun mereka hanya ikut membantu dalam setiap kegiatan tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan anggota kelompok mitra dalam pencegahan stunting serta meningkat pemahaman dan keterampilan mereka dalam pemberian makan bayi dan anak. Dalam pelaksanaan program kegiatan ini, kami telah melakukan penyusunan tahapan yang akan dilakukan yang meliputi: 1). Koordinasi dengan kelompok mitra dan sosialisasi kegiatan yang akan dilakukan kepada semua anggota PKK Remaja, 2).Kegiatan edukasi/ sosialisasi dilakukan dengan melibatkan anggota kelompok mitra dengan materi edukasi tentang pencegahan stunting, 3).Pelatihan konseling PMBA diikui oleh anggota kelompok PKK Remaja dengan melibatkan fasilitator dari Dinas Kesehatan Kota Parepare, 4). Kegiatan pendampingan PMBA dilakukan dalam bentuk praktek langsung melakukan konseling PMBA. Hasil kegiatan dan kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, yaitu: 1).Kegiatan Edukasi Pencegahan Stunting dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok mitra  dalam upaya pencegahan stunting khususnya mengenai definisi dan kriteria, faktor risiko stunting serta pencegahannya, inisiasi menyusu dini (IMD) dan pemberian ASI, 2).Kegiatan pelatihan dan pendampingan konseling PMBA dapat meningkatkan keterampilan anggota kelompok mitra dalam membuatan dan penyajian PMBA kepada bayi dan anak sesuai umur
Resiliensi Pendidikan Islam Pasca Krisis: Dampak Ekonomi terhadap Akses Pendidikan Madrasah dan Strategi Adaptasi Keluarga Muslim Sukriati Sukriati; Muhammad Nur Maallah; Hamran Hamran; Jupri Jupri; Rapia Kahri
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.439

Abstract

Krisis ekonomi global yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk akibat pandemi dan ketidakstabilan ekonomi dunia, telah memberikan dampak signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan di berbagai jenjang, termasuk madrasah. Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis resiliensi pendidikan Islam pasca krisis dengan fokus pada dampak ekonomi terhadap akses pendidikan madrasah serta strategi adaptasi keluarga Muslim dalam mempertahankan pendidikan anak-anak mereka. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menelaah hasil-hasil penelitian terdahulu dari berbagai jurnal nasional dan internasional antara tahun 2018 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa krisis ekonomi berdampak langsung pada keterbatasan biaya pendidikan, meningkatnya angka putus sekolah, serta ketimpangan akses antara daerah perkotaan dan pedesaan. Namun, resiliensi pendidikan Islam tampak melalui peran aktif keluarga, lembaga zakat, dan madrasah dalam menciptakan sistem adaptif berbasis solidaritas sosial dan digitalisasi pembelajaran. Strategi adaptasi keluarga Muslim meliputi optimalisasi sumber daya ekonomi, partisipasi dalam komunitas keagamaan, serta pemanfaatan teknologi daring dalam pendidikan anak. Studi ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, madrasah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pendidikan Islam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan
Spiritual Habituation and Character Development in Elementary Education: A Qualitative Study from Indonesia Jumsir Jumsir; Dadang Sumarna; Rosmiati Ramli; Sumadin Sumadin; Muhammad Nur Maallah
Journal of Education and Learning Sciences Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/jels.v6i1.333

Abstract

The growing concern over moral decline and weakening spiritual values among young learners has highlighted the need for effective approaches to character and spiritual development in schools. Although previous studies have emphasized the importance of character education, limited research has explored how habituation-based spiritual education contributes to students’ spiritual character formation in elementary school settings. This study investigates the implementation of spiritual education through habituation practices and examines its impact on students’ spiritual attitudes and behaviors at SD Negeri Kecil Banua, Indonesia. A qualitative descriptive design was employed using theological, pedagogical, and psychological perspectives. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving the principal, Islamic Religious Education teachers, and students. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while trustworthiness was ensured through triangulation techniques. The findings reveal that spiritual education is effectively implemented through structured habituation activities, including daily prayers, congregational Dhuha prayer, Qur’anic recitation, greetings, and the cultivation of honesty, discipline, and respect. These practices have contributed significantly to the development of students’ spiritual awareness, worship discipline, moral responsibility, and positive social behavior. The study also identifies teacher role-modeling, supportive school policies, and a conducive religious environment as key supporting factors, whereas limited instructional time and inconsistent reinforcement outside school remain major challenges. The findings suggest that habituation-based spiritual education serves as an effective strategy for strengthening students’ spiritual character and fostering holistic development in elementary education. The study contributes to the growing literature on spiritual pedagogy and character education in primary school contexts.
Cultivating Religious Character in Students Through the Storytelling Method About the Morals of the Prophet Muhammad SAW at SDN 88 Loka, Enrekang Regency Pina Pina; Amir Patintingan; Muhammad Nur Maallah; M. Nasri Hamang; Andi Fitriani Djollong
Journal of Education and Learning Sciences Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/jels.v6i1.379

Abstract

Religious character education has become a strategic priority in elementary education, particularly within Islamic educational contexts where moral values are expected to be integrated into daily learning. Storytelling about the exemplary character of Prophet Muhammad (peace be upon him) is considered an effective pedagogical approach to fostering students' religious values through meaningful and contextual learning experiences. This study aimed to examine the implementation of the storytelling method in cultivating students' religious character at SDN 88 Loka Enrekang, Indonesia. A qualitative case study approach was employed over a three-month period. Data were collected through non-participant observations, semi-structured interviews with the principal and teachers, and document analysis. The collected data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, while trustworthiness was ensured through source triangulation and methodological triangulation. The findings revealed that storytelling effectively strengthened students' understanding and practice of religious values, particularly honesty, patience, compassion, responsibility, and justice. Students demonstrated greater engagement in learning and showed positive behavioral changes after participating in storytelling activities. The effectiveness of the method was supported by teachers' enthusiasm, the creative use of visual learning media, and a conducive classroom environment. However, several challenges remained, including limited instructional time, inconsistent implementation across grade levels, and the limited availability of age-appropriate storytelling materials. Overall, the study concludes that storytelling centered on the moral virtues of Prophet Muhammad is an effective strategy for promoting religious character development while simultaneously enhancing students' moral awareness, learning motivation, and social behavior. These findings provide practical implications for strengthening character-based Islamic education in elementary schools.